
Khayalan seperti itu pun segera mona tepis jauh jauh mengerikan juga jika semua yang ada dikhyalannya itu jadi kenyataan.Diana muncul lagi didepan wajah mona dengan memakai masker putih pingky dikiranya hantu mona tak sengaja mencubit pipi diana,diana yang memakai masker wajah dengan susah payah itu malah ancur oleh cubitan mona diana agak kesal dengan kelakuan temannya itu.
"Ayolah lain kali jangan muncul dengan muka yang menyebalkan itu lagi..."
"Terserah!ck ck masker gua ancur nih"
"Bhahaha.. ngakak gua.. "
"Serah lu dah..."
"Salah lu sih... "
"Eh ngomong ngomong lu mau pesen apa mon?"
"Burger,pizza,bakso,roti bakar,jus anggur,susu macha camilan ringan tambah soda"
"Lu serius?itu perut apa pembuangan?"
"Ngadi ngadi luh.. "
"Lagian lu pesen makan banyak kali..."
"Pelampiasan wanita adalah makanan bukan mainin anak orang.."
"Sa ae luh.. "
Mona membuka kembali layar handphone nya terlihat ada satu pria dengan gaya yang modus rambut hitam yang begitu keren hidung mancung serta bibir seksi yang menggoda.Ups!no no ini adalah bos bloodcrep yang galak dingin dan tak berperasaan itu kenapa tiba tiba mona berteman dimedsos lagian si cowok batu ini jarang berfoto!?
Masih banyak pertanyaan lainnya dipikirannya berkecamuk muka ini hampir mirip sekilas dengan almarhum banu bedanya laki laki ini lebih fres dan lebih menggoda.Kembali obsesi dari mona bangkit untuk bisa memiliki satu laki laki ini.
Namun jika dipikir ulang bagaimana mungkin laki laki itu akan menyukainya lihatlah wajahnya yang ada bekas goresan luka huh menjijikkan sekali tak ada lagi wajah mulus.
"Ting tong.."
Bel berbunyi tanda sang pengantar makanan sudah tiba saat dibuka....
What?kenapa wajah ini?bukannya laki laki ini adalah bos bloodcrep yah?atau cuma mirip!what!Omg!ini seperti mimpi wajah ini hampir mirip tapi kok?...
Pengantar makanan ini berbeda dia sangat ramah mudah tersenyum dan berbeda dengan bos bloodcrep yang dingin dan sekeras batu itu.
"Dih lu naksir dia mon?"
"Ngadi ngadi luh.. "
"Lagian lu ngapain mangap gitu gak lepas pandangan liatin tu pengantar makanan"
"Udah udah yup makan.. "
"Oh iya lupa gua mhehe.. "
Mona berusaha mengalihkan pembicaraan dan perhatian diana yang mulai mengintrogasinya.Diana begitu lahap memakan spageti itu adalah makanan kesukaannya sedangkan mona sibuk memakan pizza mulutnya sudah hampir blepotan.
Diana mengambil kaset film dikamarnya dia memutar drama korea dikasetnya selang beberapa saat dua gadis ini mulai berteriak sorak gak jelas menangis tertawa marah marah maklum mereka terbawa suasana oleh sebuah drama korea itu.
Mona tak sadar handphone nya terus berdering tanpa henti hentinya tapi karena handphone itu tertindih oleh bantal suaranya takkan terdengar jelas.Diana mencoba memutar beberapa drama korea lagi sudah dua hari ini dia ditemani mona dan setiap hari malas malasan tanpa hentinya.
Mona beranjak mengambil es batu dikulkas saat sadar ada yang menelpon dia segera mengambil handphone nya ternyata kabar yang mengesalkan pun tiba perusahaannnya hancur lebur dilahap si jago merah dengan kesal mona membanting handphone nya.
Diana yang melihat mona marah dan membanting handphone nya itu segera bangun dan menghampiri temannya itu.Diana mencoba menenangkan mona namun percuma mona sedang emosi barang diapartemen diana hampir setengahnya hancur karena amarah mona yang agak kurang baik itu.