Between Insecurity and Obsession

Between Insecurity and Obsession
Bully



Perkenalkan namaku Mona Williams aku baru berumur 20 tahun aku bekerja sebagai pegawai supermarket.Aku tidak melanjutkan kuliahku dikarenakan ketidakmampuan soal uang,aku hanya bisa putus ditengah jalan saja. Tapi semua itu tidaklah penting bagiku. Aku melanjutkan hidupku sendiri karena kedua Orangtua ku hilang dinegeri orang,aku harus banting tulang sendiri mencari sesuap nasi untuk terus bisa bertahan hidup.


Kini aku berjalan dikoridor perkomplekan,dikarenakan komplek ku berbeda dari yang lain kamarku dipaling ujung koridor lumayan berjauhan dengan kamar2 komplek lainnya,yaa maklum aku menyewa komplek kecil yang dulunya bekas gudang karena itu cukup murah bagiku, aku menyusuri koridor yang lumyan panjang itu, dikomplek kecilku yang sering disebut kost2an ini hanya aku anak remaja yang tidak kuliah kebayakan dikost ini isinya anak kuliahan, yaa mereka teman2ku saat disekolah🙂.


Saat aku berjalan perlahan tiba-tiba rambutku terasa seperti ditarik seseorang.Saat aku membalikan tubuhku aku melihat tiga wajah familiar itu. Yaa mereka Lala Lilian dan Lulu gang badgirl dikomplek ini.


"Heh gendut!mana uang keamananmu hari ini! "Kata Lilian si ketua badgirl.


"maaf sekarang aku tidak banyak uang hanya cukup. untuk makan"...kataku gemetaran


"Heh jalang jerawat babi Gua gak nanya uang lu cukup apa nggak Gua cuma minta jatah kita! "kata lala


"Udah lah Lala Lili siMona ini gak usah dikasih bacot dia gak bakal ngasih klo kita gak kasih dia Pelajaran! "ucap Lulu malah mengompori.


Saat aku hendak berlari menjauh kepalaku terbentur sudut tiang dahiku berdarah,aku hanya mengerang kesakitan.


"Ahhhhhhhhh... to.....l..o.. ng!! "erangku sambil menutupi luka didahiku.


"Hhhhhhaaa...hhhaa... haaaa"mereka tertawa terbahak bahak.


"Ampunnn.. ak...u.. ak..u.. besok..aku.. bay..ar.. full bes.. sok!"ucapku terbata


"Lu lagi nego yah sama kita!?lu Kira lagi beli daleman hah! "kata mereka serempak.


"Udahlah tuh dompetnya keknya ada uang deh Lil! "kata lulu dan lala. aku hanya bisa berjongkok sambil memegang dahiku karena terasa perih pusing dan aku gemetaran.Mereka mengambil jatah uang makanku untuk hari ini,aku hanya bisa iklas saja dengan semuanya aku tidak bisa berbuat lebih.


Mereka kembali dengan dua ember berisi air yang bau seperti bau kecomberan,mereka menuangkannya kebadanku aku hanya bisa mengerang perih dan menangis saja. Mereka selalu tidak puas dengan sekali bully mereka selalu membullyku dengan seribu macam bullyan.


Badanku semuanya basah kuyup bau spiteng menjalar kemana mana, rambutku terbungkus kotoran kotoran yang menjijikan tasku pun ikut basah dan kotor aku berjalan sempoyongan menuju kamarku sepanjang koridor aku hanya menangis dan Menangis sambil berlinang airmata memikirkan nasibku yang selalu dibully dan terus dibully ini aku mengusap tetesan rembesan darah didahiku.


Setelah aku membersihkan kotoran kotoran yang menempel dibadanku aku segera membalut dahiku.Aku langsung merebahkan tubuhku ke kasur,aku memeluk guling sambil menangis.Setelah cukup lama menangis aku melihat tubuhku dicermin..


Wajahku yang bulat dan banyak jerawatnya, tubuhku yang penuh dengan daging lebih ya kalian tau lemaj, tubuhku gendut rambutku lurus hanya saja aku sangat jelek jelek jelek sekali...


Aku membenci tubuh dan rupa ini yang membuatKu terus minder tidak percaya diri,aku sangat berbeda dengan yang lainnya,gang badgirl saja sangat membuatku iri hati, mereka berbody seksi putih mulus wajah glow up dan rambut Coklat yang cantik serta bibir merah begitu menawan,sedangkan aku hanya si gendut yang berjerawat dan berambut lurus kusut ini bisa apa?


Begitu kejam kenyataan ini,aku berbanding jauh untuk mereka yang goodloking.


Kenyataanya aku kebanyakan insecure dan lupa bersyukur tapi aku sangatlah benci dengan Kenyataan ini Sangat lah benci aku benci wajah dan tubuhku ini...