Between Insecurity and Obsession

Between Insecurity and Obsession
eps.02



Mona terbangun dari tidurnya yang hanya beberapa jam itu mungkin hanya satu jam ya karena dia sibuk minum dan makan sampai ketiduran menemani diana yang sedang diposisi kondisi tak baik itu.Mona bangun dan ingin menuju dapur untuk menyeduh susu hangat dan menikmati udara pagi dibalkon.


Saat menuju dapur mona menghampiri kulkas yang lumayan melebihi tinggi badannya itu dan hasilnya saat dibuka!what?**** ****!!Isinya hanya minuman beralkohol gila diana pantas saja sampai berisi ternyata mereka tiap malam selalu minum dimana pun berada bahkan diapartemen sementara pun malah memiliki stok seperti ini.


Dengan hati hati mona menutup kembali kulkas dan menghampiri kulkas pendek disebelah nya lagi lagi isinya sama hanya dibagikan bawah ada sayuran dan bahan lainnya sedangkan dibagian pinggirnya ada sebotol susu literan dan beberapa jus kotak.


Mona membawa susu botol itu dan menaruhnya dipanci lalu dia memanaskannya sebentar ya ini adalah cara lama untuk menyeterilkan kuman yang ada disusu karena terlalu lama dikulkas apalagi disatukan dengan bahan dan lebih parahnya ini dengan minuman haram yang menggoda itu.


Setelah selesai memanaskan susu mona mengambil cangkir dan menuangkannya kedalamnya sedangkan teman camilan paginya adalah sandwich tak lupa dia siapkan satu porsi lagi untuk si bocah bodoh temannya itu.


Mona berjalan kedepan dan duduk diruangan tamu dia malas keluar dan duduk dibalkon tetangga apartemennya diana pagi pagi sudah bergosip didepan balkon ini mengerikan bagaimana diana bisa tahan dengan mulut seribu ini sungguh telinga dan mental yang kuat.


Mona menikmati sepotong sandwich itu dan menenguk susu hangatnya itu,mona segera membuka layar handphone nya terlihat beberapa wanita pansos ala ala selebgram kampungan yang sedang memamerkan wajah bangun tidurnya itu tak ada yang menarik hanya sebuah caper publik mengerikan dunia ini lebih mementingkan kedok virtual dibanding memberikan dominan realiti.


Setelah puas melihat lihat para orang panas mona membuka chat terakhir dan foto terakhir banu,mona segera teringat kembali dengan kepiluannya itu yang harus kehilangan orang satu satunya yang dia cintai dan sayangi.


Dalam lamunannya yang begitu dalam tiba tiba wajah familiar sudah menatapnya dengan muka menyebalkan mimik mengejek ya itu diana dengan mulut yang penuh dengan sandwich buatan mona itu.Mona mendengus kesal temannya ini memang kurang ahlak sampai sampai teman sedang melamun pun dia ganggu memang menyebalkan sekali.


"Bodoh!kemaren lu nangis gak jelas tuh.. "


"Ya jangan gitu juga kalee...slow.. "


"Ngeselin bet lu.. "


"Eh lu mau makan apa mon kita do aja lah males gua harus masak.. "


"Terserah lu gua oke oke aja.. "


"Gua pesen makanan dulu digofood oke tunggu gua mau bawa HP dikamar.."


Wanita dengan badan yang sedang membawa satu nyawa itu berjalan perlahan kedalam kamar.Mona hanya memperhatikan diana mona mulai berkhayal lagi mona berpikir jika dia seperti diana akan kah dia kuat dengan cacian makian dari orang terlebih lagi mungkin orang tuannya yang super sibuk itu akan angkat mulut dan mengeluarkan kata kata yang berbisa mengerikan itu terlalu jauh dari pandangan halusinasi mona yaampun ini mengerikan bahkan lebih mengerikan dari author yang sering menimbun episode.