Between Insecurity and Obsession

Between Insecurity and Obsession
eps. 01



Mona berjalan jalan dikoridor apartemen mewah dia sedang menuju kamar temannya,saat melihat lihat sekitar banyak sekali pintu apartemen terbuka banyak orang namun mereka nampak tak ramah sama sekali terlihat diwajah mereka banyak kemunafikan tanpa sadar mona telah melewati satu kamar yang begitu ramai namun tertutup mungkin mereka sedang ada pesta privat.


Mona mempercepat langkahnya menuju kamar 13.A sampailah dikamar milik temannya saat memencet pintu bel temannya sudah membuka pintunya dan segera menarik tangan mona kedalam dengan cepat mona tanpa reaksi apapun hanya bisa menuruti permintaan temannya untuk cepat cepat masuk.


Saat telah masuk kedalam pintu segera ditutup temannya mona segera memeluknya dengan erat sambil menangis.Diana adalah teman baru mona namun dia baru pulang dari luar negeri jadi tak disebutkan diepisode sebelumnya.


Mona mengusap pundak diana mona bingung kenapa temannya tiba tiba menangis begitu menyedihkan keadannya seperti orang prustasi.


"Huhuhuuhuh.... u.. mm.. hiks..hiks.. " isak diana


"Kamu ini kenapa hah tolong bicara dulu jangan menangis dulu aduh.. gk jelas tau aku jadi bingung.." tanya mona.


"Hueeee..aku putus dengan roy aku harus gimna Mon sedangkan aku udah hamil duluan hueee"


Mona terdiam dan mulai berpikir kenapa?kenapa wanita jaman sekarang lemah dengan janji manis ucapan yang tak nyata bahkan mereka rela berkorban demi kesenangan laki laki yang tak jelas jodohnya atau bukan dan bertanggung jawab atau tidak huh menyebalkan wanita jaman sekarang kebanyakan bodoh.


Mona memapah diana yang masih menangis dipelukkanya dan dibawa kesofa untuk duduk saat duduk pun diana malah rebahan dipahami mona dan mulai menangis baju mona sudah mulai basah oleh airmata diana, mona hanya bisa maklum dengan kelakuan temannya yang nangis gak jelas menangisi satu cowok tolol berengsek bajingan itu.


"Sudah jangan menangisi cowok berengsek itu,terus lanjutanya yang dipikirin tuh bayi mu ini.. "


"T-tpi mon aku masih mencintainya.. "


"Bodoh.. "telunjuk mona menekan dahi diana.


"Ih kamu ini gak tau apa aku begitu jatuh cinta sama roy dia tuh laki laki sempurna.."


"Lalu kalo emang sempurna kenapa dia nutupin kamu?".


"Dia.. ehmm.. anu.. "


"Anu aku aku hanya salah goyang jadi dia marah dan ninggalin aku.. "


"Astaga... "


Antara lucu atau gimana kenapa diana sang jenius yang begitu pintar cerdas malah bodoh saat sudah punya pasangan.Alasan macam apa itu?salah goyang? apa maksudnya otakku yang kurang cerdas atau apa?ayolah para viwers tolong beri tahu aku!


"Eh mon terus aku harus gimana apakah anak ini harus aku gugurin?"


"What the ****! "


"Dih serius lah mon.. "


"Aku gak berpengalaman soal kayak ginian tapi hmm apa kamu tega ngebunuh anak darah dagingmu sendiri? "


"Hm.."


"Sudahlah gapapa lanjutin hidup urus bayimu dikandungan itu jangan dibuang sayang darahmu terbuang sia sia.. "


"Hueeee makasih mon udah ada buat aku hiks..hiks.."


"Sudahlah aku sebagai temanmu memang sudah wajib menemanimu..."


"Muachh mona memang ter the beast!"


"Satu lagi pelajaran ini harus kamu ingat pengalaman buruk jangan diulangi itu merugikan dirimu sendiri jangan mentang mentang kamu cinta seenaknya dan semudah itu memberikan kenikmatan sementara pada pria yang tak tau serius apa nggak.."


Akhirnya siang itu mona seharian menemani diana curhat sampai malam ditemani berbotol botol teh susu yang diracik diprancis oleh pamannya diana pokoknya malam itu dua wanita itu partyan.