Become A Villain Aristocrat'S Son

Become A Villain Aristocrat'S Son
Bab 07: Shocking News



Di pelelangan kota Blackhunt, Noah, yang duduk di lantai VIP menatap sang pembawa acara wanita yang sedang memperkenalkan barang dengan mulutnya yang lihai.


"...Harganya dimulai dengan 20 Koin Emas!!"


Setelah pengumuman itu, beberapa orang mengangkat nomor ditangan mereka dan secara perlahan harganya mulai naik karena diperebutkan banyak orang.


Noah tersenyum melihat mereka. Untuk apa menghabiskan uang untuk sesuatu yang tak berguna?


Setelah menunggu beberapa lama. Noah pun melihat suatu kotak hitam yang dibawa oleh petugas pelelangan masuk kedalam panggung.


"Dan, ini adalah barang utama hari ini!! Namun untuk menjaga keamanan dari pemiliknya nanti, kami tidak akan menampilkan bagaimana bentuknya!!" Pembawa acara berbicara dengan sangat antusias. Beberapa orang dibawah pun mulai menjadi penasaran dengan barang tersebut.


"Barang ini, adalah benda sihir yang dapat meningkatkan penguasaan penggunaan sihir dalam tingkat tertentu! Dan dapat menyalurkan mana ke orang lain dengan lambaian tangan!! Karena itu...Mari kita buka dengan 900 Koin Emas!!" Teriak Pembawa acara.


Orang biasa yang ada dibawah pun terperangah dengan harga awalnya. 900 Emas? Itu sama saja dengan membeli puluhan rumah yang cukup besar!!


Lalu tiba-tiba, dari lantai VIP, seorang bangsawan bertopeng mengangkat tangannya.


"910 Emas!!" Pembawa acara terlihat begitu semangat mendengar ucapan pelayan disamping bangsawan tersebut.


"930 Emas!!" Bangsawan lain pun tak mau kalah.


"1.000 Emas!!!" Ucap seorang Bangsawan dengan topeng rubah miliknya.


Ruang pelelangan menjadi ramai dan saling berperang harga satu sama lain. Para Bangsawan di lantai VIP pun saling memandang dengan tatapan bermusuhan. Namun harga yang dinaikkan hanya lima koin emas.


Hingga akhirnya harga meningkat secara perlahan. Noah pun tersenyum dari balik topengnya kala mendengar itu, "Alfred, cepat tawar barang itu seharga 2.000 Emas."


Mendengar ucapan tuannya, Alfred pun menurut tanpa melawan. "2.000 Emas!!" Ucapnya sambil mengangkat nomor ditangannya.


Para bangsawan pun terperangah dan tidak bisa bernafas mendengar harga tersebut.


"2.000 Emas untuk nomor 4!! Apakah tidak ada yang menawar lagi?" Ucapnya dengan senyum.


"3...2...1!! Barang ini terjual kepada Tuan VIP Nomor 4!!!"


*Bang!


Dia pun memukulkan palunya pada tempat pukul yang ada di atas podium didepannya.


Noah tersenyum puas mendengar itu. "Alfred, ambil barang itu dan serahkan uangnya," Ucap Noah sambil mengeluarkan sebuah kartu hitam yang tertera 100.000 Koin diatasnya. Alfred pun mengangguk dan segera pergi kearah belakang panggung.


"Heh, bukankah ini terlalu mudah?"


Ucapnya dengan lucu, dia sendiri juga tak mau kalah dalam memperebutkan barang sebeharga itu.


[Menyalurkan] adalah sifat unik dari salah satu elemen langka, yaitu Cahaya. Karena itulah, para Bangsawan segera tergoda dengan barang seberharga itu. Barang yang juga terbuat dari elemen Cahaya, juga memiliki harga yang sangat tinggi dan langka. Karena itulah mereka tergiur dengan barang tersebut.


"Hehe, sayang sekali....Kalian tidak sekaya Aku."


...----------------...


Di Eltrez Manor, Noah kembali kekamarnya dan memandangi anting ditangannya dengan kepuasan menyembur didalam hatinya.


"Setidaknya, anting ini dapat membantuku menyamar," Ucap Noah dengan puas.


Seperti yang dijelaskan oleh Pembawa acara di pelelangan. Benda ini, dapat menyalurkan mana kepada orang lain dan meningkatkan penggunaan sihir. Namun selain menyalurkan mana, jika pengguna memiliki pemahaman terhadap rune, maka dia bisa saja mengubah dari "Menyalurkan" ke "Menyerap".


Itu sama seperti mengalihkan Cahaya ke Kegelapan. Dari Menyalurkan yang berupa Cahaya, ke Menyerap yang berupa Kegelapan.


Jika seseorang ingin menyamar, tentu akan lebih baik jika mereka harus sama persis dengan samaran mereka. Termasuk juga dalam hal sihir, yang memang sulit untuk ditiru jika target penyamaran mereka memiliki sihir unik. Namun dengan anting yang dia dapatkan, dia dapat meniru setidaknya 35% kekuatan aslinya.


"Jika kau ingin menghancurkan benteng yang kuat, maka hancurkanlah mereka dari dalam," Gumam Noah.


Dalam perebutan Night River Flower, pihak Kerajaan akan ikut campur dan memperumit keadaan. Namun jika sedari awal dia berhasil memasang benangnya ke pihak Kerajaan, tentu saja dia justru akan menjadi pihak yang diuntungkan dalam perebutan ini.


Namun wajah Noah kini menjadi serius, dan memandangi orang yang berdiri didepan pintu kamarnya dengan rumit. Aisha, pengawal pribadinya telah kembali, namun aura sihir dalam tubuhnya membuat Noah terkejut.


Karena dia sekarang adalah Vampir, makhluk sihir yang terkutuk, dia dapat melihat aura orang yang terkena radiasi dari dua elemen utama, Dark Abyss dan Pure Light seperti sebuah benang yang terjalin. Kedua elemen itu adalah elemen tertua didunia yang melahirkan elemen lainnya. Namun sebenarnya, elemen itu tidak sekuat itu jika mereka sendiri tidak menerima izin dari pemilik dari kedua elemen itu. Dan didalam tubuh Aisha, sebuah benang cahaya mengelilingi tubuhnya dengan halus dan lambat.


"Dia....Apakah Plot cerita akan dimajukan?" Gumamnya dengan kerutan didahinya.


Jika beberapa orang dengan cermat membaca novel aslinya, mereka akan mengetahui bahwa kerja sama mereka itu tidak lebih dari satu sampai dua tahun sebelum plot terjadi.


Dan salah satu ciri kedua elemen itu adalah radiasi. Orang yang memiliki elemen itu, dapat mempengaruhi orang lain hanya dengan bertatap muka saja.


Sebenarnya, dia bukan takut kepada Sang Karakter utama. Namun lebih takut ke Plot armor yang dia miliki. Bagaimana jika saat dia akan membunuhnya tiba-tiba dia terpeleset dan serangannya menjadi meleset? Yah, walau dia akui bahwa kemampuan Sang Karakter utama memang tak masuk akal.


Lalu dia teringat dengan kemampuan yang membuatnya memiliki Plot armor yang merupakan salah satu skill merepotkan miliknya. Yaitu [Infinite Lucky], karena tidak ada yang mustahil dihadapan keberuntungan berupa Plot armor. Apalagi, jika dia tak salah ingat, Sang Karakter utama diberkati oleh Dewi Keberuntungan. Yang membuat skillnya meningkat berkali-kali lipat.


"Maksudku...Kenapa setiap kali dia akan mati, tiba-tiba saja ada hal kecil yang membuatnya tetap hidup? Itu sangat konyol," Gumamnya dengan sebal.


Namun dia menyesap minumannya yang sudah dia beli di pasar gelap, dan bersandar di kursi dengan kepuasan tersembur diwajahnya.


"Hah, darah kelinci memang sangat manis," Ucapnya dengan senyum tipis.


Dia pun menghabiskan seluruh minumannya dan segera bersiap-siap, mengganti bajunya ke pakaian yang memudahkannya untuk bergerak dan mengangguk puas di depan cermin.


"Kau memang tampan....Sayang sekali, nasibmu begitu malang," Gumamnya dengan sedih.


...----------------...


"Perkenalkan, namanya adalah Claire, dia salah satu rekan termudaku di Divisi Red Chariot," Dengan senyum tipis, Fred memperkenalkan Claire kepada Noah.


Mata mereka saling bertatapan sebentar, namun segera Noah mengalihkan pandangannya kearah Fred.


"Lalu?"


"Um...Yah, aku akan ada beberapa misi yang mungkin tidak akan kembali selama beberapa bulan. Jadi, aku minta tolong kepadanya untuk melatihmu sebentar selama aku pergi," Jawab Fred dengan pandangan minta maaf.


Noah pun hanya menghela nafas dan hanya mengangguk mendengarnya. Setelah itu, Fred dengan terpaksa pergi meninggalkan mereka berdua sendirian di tempat latihan yang luas.


"Kudengar kau memiliki sihir Es, tunjukkan padaku sihirmu itu," Ucap Claire dengan senyum tipis.


Dia memiliki rambut cokelat pendek bob dengan mata hijau terang yang membuatnya terlihat anggun dan cantik.


Noah pun hanya mengangguk kepada Wanita yang lebih tua 6 tahun darinya.


*Crack!


Sebuah es gelap muncul dipermukaan dan membumbung tinggi dengan kecepatan yang luar biasa.


Mata Claire pun dilapisi dengan kekaguman melihat es tersebut. "Tak kusangka, itu benar-benar nyata! Maaf saja jika aku menyinggungmu, tapi kupikir kau itu hanya menyebar rumor palsu tentang kekuatanmu!"


"Untuk apa aku menyebar rumor itu?" Tanya Noah dengan sinis diwajah dinginnya.


Namun Claire mengabaikan sikap Noah seolah sudah terbiasa dan hanya menghela nafas kepada remaja lelaki didepannya.


"Yah, saatnya kita mulai pelajaran kita!" Ucap Claire dengan semangat membara.


Lalu mereka berdua pun berlatih penggunaan sihir dan pengendalian mana saat melepaskan sihir mereka.


Walau Noah awalnya ragu dengan Claire, namun perlahan dia menjadi sedikit hormat dan kagun dengannya.


Tak disangka, wanita yang berusia tujuh belas tahun ini memiliki pengalaman sihir dan bakat yang cukup tinggi. Dia bahkan terkejut mendengar bahwa Claire adalah salah satu anak berbakat dari masyarakat kalangan bawah saat bersekolah di Royal Academy.


Setelah matahari mulai terbenam, mereka berdua memutuskan untuk berhenti dan beristirahat ditepi tempat latihan.


"Omong-omong, kudengar kau akan pergi ke Royal Spade Academy tahun ini?" Tanya Claire.


"Ya, memangnya kenapa?" Tanya Noah sambil mengerutkan dahinya.


"Tidak, hanya saja, adikku juga akan masuk ke sekolah itu tahun ini. Kuharap kau akan berteman baik dengannya!" Ucap Claire dengan senyum indahnya.


"Adik? Apa manfaatnya aku berteman dengan adikmu?" Mendengar betapa kejamnya ucapan Noah, Claire hanya tertawa lembut mendengarnya. Lagipula, dia sudah biasa berhadapan dengan banyak anak bangsawan.


"Eh, asal kau tau, adikku itu memiliki elemen Pure Light! Salah satu elemen terkuat!"


Mendengar nya, Noah membeku. "Pure Light!?" Tanya Noah dengan wajah tidak percaya dengan ucapan Claire.


"Ya, Pure Light...Sayang sekali, kakinya lumpuh sejak kecil. Adik kecilku yang malang~" Wajah Claire tiba-tiba menjadi sedih mengingat penderitaan adiknya.


"Tuan muda!!"


Noah dan Claire pun melihat kearah seorang pelayan wanita yang berlari dengan tergesa-gesa.


"N-Nyonya Eltrez..."


"Kenapa dengan Dia?" Mendengar ini tentang ibunya, Noah menjadi lebih serius.


"D-Dia.....Sudah bangun!!!"