
Zevandra Wijaya ,iya namanya Zevan dia anak kedua dari bunda . Bisa di katakan dia adalah tuan muda yang sangatlah tampan.
Zevan kaget melihat rumah orang tuanya rame sekali . Zevan melihat gadis cantik yang sedang duduk di shofa . Dia melihat Ola yang sedang memeluk gadis itu .
Siapa tamu ini ? Penampilan nya sangat kusut sekali . Kenapa Ola memeluknya begitu erat? . Dan Ola membantu luka nya gadis itu . Ola kan tidak mau dekat sama siapapun . Selain keluarganya sendiri. Aah tanya bunda aja deh . Batin zevan
"Bunda ". Zevan mencium punggung tangan bundanya.
"Zevan ,kamu sudah pulang nak. Gimana pekerjaan mu hari ini? ".tanya bunda yang merasa senang anaknya sudah pulang .
"Baik bunda . Bunda bisa bicara sebentar? Tapi bukan disini bunda". Zevan membisiki telinga bundanya.
"Iya bisa"."sebentar ya nona bunda tinggal dulu". Ucap bunda.
Zevan menarik bundanya ke dapur . Dipikiran Zevan penuh pertanyaan kepada bundanya . Dan bunda nya menjelaskan bagaimana kejadiannya.
Jadi gadis ini menolong Ola . Batin zevan.
Mereka duduk kembali ke ruang tamu yang ada Salwa dan Ola.
"Nona , terimakasih ya sudah menyelamatkan ponakan kecil saya''.ucap zevan
"Sama sama tuan dengan senang hati saya menolong Ola".menjawab dengan senyum khasnya yang ada lesung pipinya.
"Oh iya nona siapa namamu?".tanya zevan .
"Salwa tuan".singkat dan tersenyum dengan gigi nya yang gingsul.
"Saya zevan senang berkenalan dengan mu Salwa . Pakaian mu sangat kotor dan penampilan mu juga seperti orang baru melamar pekerjaan . Apakah dirimu sedang mencari pekerjaan?". Zevan sangat memperhatikan karena penasaran .
"Iya tuan saya tadi melamar pekerjaan . Tetapi saya tidak di terima . Dan saya kalah 2 angka saja sama pria waktu tes . Hanya satu orang saja yang di terima tuan". Raut wajah sedih dan lesu.
Kasihan gadis ini saya liat juga orangnya berpendidikan tinggi dan raut wajahnya pun terlihat cerdas hanya 2 angka saja tidak di terima. Aku mau membantunya tapi perusahaan ku sudah penuh . Tidak ada lowongan sama sekali. Membantu apa ya?. Batin zevan .
"Om ,aku mau minta sesuatu boleh?".tanya Ola kepada zevan.
"Boleh dong sayang . Ola mau minta apa om pasti turuti kok kalau buat Ola cantik". Zevan mencubit pipi Ola yang sangat menggemaskan.
"Aku minta Tante ini jadi babysitter nya aku . Tante nya baik ,cantik . Aku suka sama Tante Salwa om".ucapan Ola yang unyu banget. Sambil mengedipkan matanya yang belong sekali.
"Bener Ola mau di temenin sama Tante Salwa? ". Tanya zevan sambil terheran heran.
"Tanya tantenya dulu . Tante nya mau apa tidak ".ucap zevan.
"Boleh ya Tante ". memohon sama Salwa.
Aduh aku kan mau kerja di kantor . Gaji nya lebih gede . Aku sayang sih sama Ola . Dia lucu sekali . Aku tidak bisa menolaknya karena dia anak kecil . Apa lagi dia yang mau . Aduh aku harus apa ya . Kalau menolak tidak enak . Aku kan tidak berpengalaman tentang babysitter. Batin Salwa.
"Eee , gini Ola , Tante tidak paham di bidang itu . Jadi Tante takut salah mengurus kamu Ola . Sebenernya Tante suka sekali sama anak kecil apalagi seperti Ola . Tapi Tante kayak nya tidak bisa jadi babysitter".ucap Salwa sambil mengelus pipi Ola.
"Begini kami akan memberikan jadwal kedamu Salwa agar tidak salah saat mengurus Ola . Bunda akan dampingi kamu sal . Tapi bunda hanya bisa bicara dan melihat saja ".saran bunda
"Iya bener apa kata bunda . Aku tidak tega Ola memohon sama kamu sal . Baru kali ini Ola suka sama orang ." Ucap zevan
"Aku tau kalau dirimu ingin sekali bekerja di kantor . Aku akan menggaji mu di atas gaji kantor . Gimana?". Sambung zevan.
Salwa tidak berfikir panjang.
"Baiklah tuan , bunda , aku bisa dan semoga saja bisa. Karena aku lagi membutuh kan uang dan harus segera bekerja untuk membantu orang tua saya. Jadi mulai kapan saya bekerja?". Ucap Salwa.
"Horeeee Tante Salwa besok kita main ya tante". Ola jingkrak-jingkrak melihat Salwa menerima jadi babysitter nya.
"Besok kamu bisa bekerja Salwa". Sekali lagi saya berterima kasih ya Salwa . Sudah mau menjadi babysitter dadakan buat Ola.
"Sama sama bunda . Ya sudah , saya permisi ya bunda saya pamit pulang ". Mencium punggung tangan bunda .
"Permisi".sambung Salwa.
"Mari saya antar kamu pulang . Sudah malam tidak baik seorang gadis jalan kaki sendiri tengah malam ". Zevan menawarkan dirinya untuk Salwa.
"Tidak tuan saya pasti merepotkan . Saya bisa pulang sendiri ". Menolak tuan muda.
"Saya tidak suka dibantah Salwa jadi turuti saja apa mau saya".dengan sifat keras kepala nya zevan .
"Baik tuan terimakasih".
Akhirnya Salwa mau di antar pulang sama zevan .
#ikutin terus ceritanya ya . saya baru disini 🤗