Because I Love You Impromptu Babysitter

Because I Love You Impromptu Babysitter
eps 20



Zevan masuk ke kamar pertama , dia mengintip dan membuka perlahan pintu kamar inap itu.


Dia melihat anak kecil yang berbaring di kasur , semua di ruangan kamar tersebut melihat sosok tampan , mereka melihat dengan mata yang membelalak.


"Maaf tuan, anda siapa ? ". Ucap ibu.


"Oh maaf ibu , saya salah kamar ". Ucap zevan.


"Baiklah tuan". Ucap ibu dengan tersenyum.


Zevan pun pergi keluar dan menutup pintunya , dia sangat malu .


Zevan menuju kamar kedua .


___


Salwa mengantarkan Mira , karena Mira mau pulang. Mira bisa sendiri tanpa di antar tapi Salwa keras kepala ingin sekali mengantar Mira. Salwa pun melihat bosnya masuk ke dalam kamar di sebelah nya , Salwa mengintip di jendela karena penasaran , siapa yang di jenguk bosnya itu.


Tuan Zevan menjenguk siapa ya , aku lihat ruangan ini pasiennya nenek-nenek , oh iya aku lupa , aku mau sekalian bilang ke tuan zevan kalau aku mau ijin ,pas sekali dia ada disini. Batin Salwa.


Salwa menunggu di depan pintu ruangan tersebut.


___


Zevan pun melihat sosok nenek-nenek .


"Cu, nenek kangen cu ". Nenek melihat Zevan yang disangka cucunya.


"Maaf nek , saya bukan cucu nenek". Jelas Zevan yang sudah berkeringat dingin.


"Cu , nenek tidak kamu anggep cu?". Ucap nenek setengah sadar.


"Bukan nek ". Jelas Zevan.


Duh bagaimana sih ini , aku pergi aja lah. Batin Zevan .


"Maaf ya nek saya pergi dulu , sekali lagi saya bukan cucu nenek , semoga cucu nenek menjenguk nenek ya". Ucap zevan .


Nenek pun tertidur pulas.


Saat Zevan membuka pintu keluar , Zevan menutup nya dengan pelan-pelan.


Salwa pun melihat Zevan dan menepuk punggung Zevan.


Plok!!!


"Uwaduuuuhh siapa sih iniaaa...Salwa?". Zevan pun kaget melihat Salwa yang tiba-tiba dibelakangnya.


"Maaf tuan hehe". Ucap Salwa sambil cengingisan.


"Kamu ini ngagetin saya saja , eh tunggu kamu kenapa tidak kerja hari ini? Kemana saja kamu ha?". Tanya Zevan yang beruntun memarahi Salwa.


"Maaf tuan , aauuuww ". Salwa kesakitan.


"Hey kamu kenapa ? Sini saya bantu ". Ucap zevan.


"Tidak usah tuan saya bisa sendiri". Bantah salwa.


"Sudah jangan membantah saya tidak suka". Bantah zevan.


Zevan pun menggendong Salwa di depan . Sontak Salwa pun membelalak dan kaget melihat tingkah tuannya yang berani menggendongnya. Salwa hanya diam dan ikut kata tuannya.


Orang-orang disana pun melihat keromantisan mereka berdua.


Zevan pun senyum-senyum melihat orang-orang yang melihatnya.


Tapi beda dengan Salwa yang mukanya malu sekali dilihat banyak orang.


Zevan pun meletakan badan Salwa ke kasur inap. Muka Zevan dekat sekali dengan muka Salwa. Mereka berdua melamun dan saling memandang .


Aduh perasaan apa ini aku deh degan . Batin Salwa.


Salwa cantik sekali meskipun tidak ber make up. Batin Zevan .


Kreeekkk!!!


Pintu kebuka dan bibi yang menjaga Salwa masuk.


Merekapun saling tidak pandang-pandangan lagi mendengar pintu kebuka .


Zevan pun mengangguk dan tersenyum.


"Hey kenapa ini kaki kamu ". Tanya zevan melihat kaki Salwa yang terluka .


"Maaf tuan kemaren malam saya habis pulang kerja , saya kepleset di selokan jadi begini jadinya tuan". Jelas Salwa.


"Sakit tidak?". Tanya Zevan.


"Ya sakit lah tuan , namanya juga keseleo terus berdarah ya tentu sakit sekali ". Ucap Salwa yang heran mendengar pertanyaan tuannya.


Zevan pun malu , kenapa dia bodoh sekali mempertanyakan yang harus nya tidak di pertanyakan.


Zevan hanya tersenyum tipis sambil menggaruk kepalanya dengan tangan nya.


"Terus kenapa kamu tidak ngabarin bunda atau saya?". Tanya Zevan.


"Tuan , saya baru dua hari kerja , hari pertama saya fokus bekerja mengurus dek Ola , kedua saya dan tuan pergi jalan-jalan , tentu saja bunda dan saya tidak ada waktu untuk mengobrol , wong saya sibuk dengan sendirinya mengurus dek ola". Jelas Salwa dengan cepat .


"Iyaaaaa, ini tak kasih nomer saya jangan banyak bicara". Ucap zevan .


"Mana hp kamu?". Sambung Zevan.


Salwa pun menodongkan hp nya ke tuan zevan.


Zevan pun mengetik nomer ya ke hp nya Salwa.


Dia menuliskan nama nya di hp Salwa dengan nama , zevandra tampan. Dia sengaja menulis namanya dan kata tampan. Agar salwa melihatnya.


Zevan pun menaruh hp Salwa di atas laci.


"tuan kok bisa tau saya ada disini?". tanya salwa.


"tadi saya ke rumah kontrakan kamu , tapi Bu kontrakan bilang kalau kamu tidak ada kabar dari kemaren malam, tapi kata Bu kontrakan Mira teman kamu baru saja pergi ke rumah sakit". ucap zevan.


"terus?". saut salwa.


"terus ya saya berfikir kalau Mira ada di rumah sakit kemungkinan kamu ada disini juga". ucap zevan.


"oh begitu , maaf ya tuan jadi nyari saya". singkat jawaban Salwa.


"hmm tidak apa , santai saja , toh juga sudah ketemu kan ". ucap zevan.


"iya tuan". ucap Salwa.


"mmmb ngomong-ngomong siapa yang menolong mu kesini?". Tanya Zevan.


"Tuan baik ". Ucap Salwa dengan senyum.


"Siapa? ". Tanya Zevan yang kaget melihat kata-kata tuan baik.


Hmm selama ini dia tidak anggap aku baik? Aku tidak pernah mendengar dia memuji ku. Batin Zevan dengan kesal.


"Ada deh , yang mesti bukan seperti tuan yang nyebelin ". Ucap Salwa .


Tuh kan dia anggep aku cuma orang nyebelin di hidupnya . Batin Zevan tambah kesal dan bibirnya cemberut.


Salwa melihat bosnya yang bertingkah seperti anak kecil yang lagi kesal.


Dia kenapa ya? Bos yang aneh . Tiba-tiba baik, tiba-tiba nyeselin. Batin Salwa.


"Ya sudah saya pulang dulu , disini terasa panas sekali ". Ucap zevan .


Padahal di ruangan tersebut AC nya dingin sekali.


"Silahkan , oh iya tuan , tolong kasih tau bunda ya kalau besok saya masih tidak bisa berangkat , karena inap saya dua hari" .ucap Salwa dengan santainya


"Hmm". Singkat padat dan jelas kata-kata yang dilontarkan Zevan.


Zevan pun meninggalkan Salwa di rumah sakit dia sangat kesal karena Salwa memuji laki-laki lain . Sedangkan dia di jelek-jelekin.


bos aneh , padahal disini dingin sekali . batin salwa.


bersambung...


#ikutin terus ya guys🤗🤗😍😍