
Meraka berdua sampai rumah.
"Van ayo kita siap-siap menuju rumah tuan Bram untuk acara makan malam". Ucap bunda.
"Males Bun". Ucap zevan yang sudah tidak semangat.
"Eh tidak boleh begitu lah Van, kita harus menghargai undangan mereka". Ucap bunda.
"Iya Van ,betul apa kata bunda, Meraka juga dulu dekat sama keluarga kita". Ucap ayahnya Zevan .
"Ya sudah deh , tapi aku tidak mau ya lama-lama disitu". Ucap zevan.
Zevan pun naik ke atas untuk siap-siap .
"Bunda , tuan besar , saya bagaimana? Apakah ada pekerjaan yang bisa saya bantu? ". Ucap Salwa.
"Kamu boleh pulang sal, pekerjaan nya sudah selesai semua". Ucap bunda.
"Ya sudah bunda , saya permisi pulang dulu ya". Ucap Salwa.
"Eh tunggu sebentar , kamu di antar Zevan ya". Ucap bunda.
"Tidak bun, tidak usah , saya bisa sendiri". Ucap Salwa sambil tersenyum.
Zevan turun dari tangga dan mendengar apa kata bundanya.
"Iya sal , biar aku antar saja ya". Ucap zevan.
"Tapi tuan , tidak usah , tuan kan mau pergi". Ucap salwa menolak dengan tersenyum.
Tiba-tiba Fino datang.
"Selamat malam tuan ,bunda tuan muda". Ucap Fino.
"Ada apa Lo kesini Fin?". Ucap zevan .
"Ini tuan , saya mau mengantar berkas yang hari ini saya kerjakan , soalnya besok pagi-pagi presentasi di kantor B". Ucap Fino.
"Oh ya sudah , taruh saja di meja ya". Ucap zevan.
"Baik tuan". Ucap Fino.
"Ya sudah saya permisi dulu ya tuan". Ucap Fino.
"Bunda saya juga permisi ya , terimakasih tuan atas tawarannya , saya bisa pulang sendiri , dan tidak baik kalau menunda acara". Ucap Salwa.
"Baik lah kalau begitu, apa mau saya pesenin taksi online sal?". Ucap zevan.
"Tidak perlu tuan , terimakasih banyak". Ucap Salwa.
"Saya permisi ya tuan besar , bunda ,tuan". Sambung Salwa mencium punggung tangan bunda dan ayah Zevan.
Zevan ,ayahnya dan bunda nya sudah meninggalkan rumah menuju rumah taun Bram .
Salwa seperti biasa dia jalan kaki menuju pangkalan ojek yang ada di pertigaan jalan dekat rumah Zevan.
"Hai sal, mau saya antar?". Ucap Fino.
"Eh tuan Fino, bukannya tadi tuan pulang bukan arah sini ya". Ucap Salwa.
"Ingin saja sih lewat sini". Ucap Fino.
"Mari saya antar tidak baik malam-malam begini gadis jalan kaki sendiri". Ucap Fino.
"Makasih tuan, saya bisa sendiri , sudah dekat kok pangkalan ojek nya". Ucap Salwa menolak ajakan Fino.
"Ya sudah , saya antar sampai pangkalan ya". Ucap Fino.
"Baik kalau begitu". Ucap Salwa.
Sampai di pangakalan Salwa naik ojek dan Fino pun meninggalkan Salwa. Di dalam perjalanan Salwa kepikiran tentang Zevan.
Melamun sampai depan gang rumah kontrakan Salwa.
"Nona , sudah sampai nona". Ucap tukang ojek.
"Nona? ". Sambung tukang ojek karena Salwa tidak turun dari motor tukang ojek.
"Eh iya pak , maaf ya pak, sudah sampai ya". Ucap Salwa.
Salwa turun dan meninggalkan tukang ojek beberapa langkah.
"Nona , belum bayar nona". Ucap tukang ojek.
"Oh iya pak maaf ya saya lupa". Salwa memutar kan badan nya .
"Cantik-cantik kok pelupa nona nona". Ucap tukang ojek sambil menggelengkan kepalanya.
"Hehe bapak bisa saja, ini pak uangnya". Ucap Salwa.
"Nona, helm nya juga jangan dibawa juga dong ". Ucap tukang ojek.
"Ya bapak maaf sekali lagi, ini pak ". Ucap Salwa.
______
Zevan dan keluarga nya sudah sampai di rumah tuan Bram. Mereka disambut meriah oleh keluarga Bram .
"Selamat datang , terimakasih ya sudah datang keluarga Wijaya". Ucap tuan Bram.
"Om , bunda , tuan Zevan". Ucap Tasya .
Zevan hanya memutar kan bola matanya. Dan malas sekali melihat muka Tasya yang centil.
Tuan Bram dan Tasya mempersilahkan keluarga Wijaya untuk masuk ke rumah mereka untuk makan malam.
Selesai makan malam mereka mengobrol di dekat dengan kolam renang.
"Sudah lama kita tidak bertemu ya tuan bara". Ucap Bram.
"Iya Bram , 5 tahun kita tidak bertemu semenjak perjodohan Anak kita". Ucap Bram.
"Iya , tapi ternyata malah anak kita dua-duanya menyukai yang lain ". Ucap Bram.
"Haha iya Bram lucu sekali ya hehe". Ucap bara.
"Terus anak kamu sekarang bagaimana? Sudah nikah kah? Atau mungkin sudah punya anak". Ucap Bram.
"Dia sudah menikah , dia juga sudah punya anak , tapi". Ucap bara dengan sedih.
"Tapi kenapa?". Ucap Bram .
"Dia sudah meninggal bersama istri nya , anaknya selamat ". Ucap bara dengan perasaan sedih.
"Saya ikut berduka ya tuan, saya benar-benar tidak tau ". Ucap Bram.
"Tidak apa Bram". Ucap bara.
__
''tuan Zevan, ini saya ambilkan minuman buat tuan". Ucap Tasya yang begitu centil.
"Saya tidak mau , tolong dong jangan bersikap seperti itu". Ucap zevan.
"Baik tuan, saya hanya ingin lebih dekat sama tuan Zevan dan lebih mengenal tuan". Ucap Tasya.
"Tidak perlu kamu mengenal saya". Ucap zevan.
Zevan pun pergi meninggalkan Tasya yang duduk disampingnya.
"Bun, ayo kita pulang, ayah ayo udah malam ,besok aku banyak tugas". Ucap zevan.
"Oh ya sudah , tuan Bram terimakasih atas undangannya ".ucap bara .
"Iya tuan , kapan-kapan saya bertamu ya di rumah tuan , sudah lama saya tidak main". Ucap Bram.
"Oke di tunggu kedatangannya". Ucap bara.
Meraka pun pulang dan meninggalkan rumah tuan Bram.
Tasya sangat kesal dengan sikap Zevan kepadanya , tapi Tasya tidak menyerah untuk mendapat kan apa yang harus dia dapat.
__
Tuan Zevan dan keluarga nya pasti lagi bergembira, Meraka sedang apa ya? , Kalau ada pertemuan dua keluarga pasti membahas kalau tidak lain itu perjodohan. Batin salwa.
Aah kenapa sih mikirin dia, mau bagaimana ya terserah lah , emang aku siapa dia. Batin Salwa.
___
sampai rumah Zevan pun langsung bergegas naik ke atas menuju kamarnya.
"Van, tolong kabarin Salwa, besok dia suruh datang ke alamat Oma nya Ola untuk jemput Ola". ucap bunda.
"iya bun". ucap zevan.
Zevan pun membersihkan diri dan siap-siap untuk tidur, dia tidak lupa pesan dari bunda nya.
...sal, tolong besok kamu ke rumah Omanya Ola , alamatnya nanti saya share ke kamu pagi-pagi. pesan untuk Salwa ....
cling cling...
suara pesan masuk dari hp Salwa.
tuan Zevan? kok tulisannya Zevan tampan ya, aku tidak pernah ngasih nama ini, apa jangan-jangan tuan Zevan ya waktu itu di rumah sakit, maksudnya apa coba. batin Salwa.
Salwa pun membacanya dan membalas chat dari bosnya itu.
...baik tuan besok saya menjemput Ola. pesan untuk Zevan....
bersambung...
#ikutin terus ya teman-teman 🤗😍🤗😍🤗😍