Because I Love You Impromptu Babysitter

Because I Love You Impromptu Babysitter
eps 13



Setelah turun Salwa , dek Ola , dan bunda duduk di meja makan . Makanan sudah siap semua . Tapi Zevan belum turun dari kamarnya .


"Zevaaaannnn !!!!!! ". Panggil bunda.


"Iya Bun sebentar lagi ". Jawab Zevan dengan kencangnya di balik pintu kamar.


"Bunda perginya tidak sama tuan Zevan kan?". Memastikan Zevan ikut apa tidak.


"Iya , nanti perginya sama Zevan , kamu dan dek Ola ". Menjawab pertanyaan Salwa .


"Apa? ". Sontak kaget dengan jawaban bunda.


Bunda hanya tersenyum karena bunda senang sekali .


Zevan turun dengan melangkah kan kakinya di tangga dan menuju ruang makan. Zevan membelalak matanya karena melihat Salwa sangat cantik , lebih cantik di bandingkan sebelumnya.


Zevan hanya melamun melihat kecantikan Salwa. Make up yang natural , senyum nya manis ,gigi gingsulnya yang mencolok dikanan dan lesung pipinya yang sangat cantik di kanan kiri.


Gadis ini cantik sekali kalau berpenampilan seperti ini . Batin Zevan.


Plok !!!! .


Tangan bunda yang menepuk pundak Zevan.


"Cantik". Ucap zevan karena refleks.


"Apa?". Jawab bunda dan Salwa bersamaan.


"Eehh apa? Aku tidak bilang apa-apa". Zevan berbohong.


Salwa hanya tersenyum malu .


Tapi Salwa melihat Zevan memakai baju kantor , memakai setelan jas seperti orang kantoran.


Bunda melihat Zevan memakai baju kantor yang sangat rapi , sontak bunda membentak Zevan karena tidak mendengar kan apa kata bunda nya.


"Zevan kamu kok malah pakai jas sih , kan mau jalan-jalan". Ucap bunda terheran heran.


Semua yang ada di ruang makan pun ketawa melihat penampilan Zevan .


"Tidak apa - apa bunda, kan memang ini bisa di buat jalan-jalan". Ucap zevan.


"Malu malu in , ayo ikut bunda biar bunda yang ngasih tau kamu fashion ". Menarik telinga Zevan .


"Auh bunda sakit , i..iya bunda ". Zevan memegang tangan bunda yang melekat di telinga Zevan.


Saat bunda memilihkan baju Zevan , Zevan pun memakainya , dengan celana pendek sampai lutut , memakai baju lengan pendek sampai siku , memakai kaca mata , rambut yang rapi hitam pekat , memakai sendal santai ,membuat ketampanan Zevan semakain tampan.


Setelah itu Zevan dan bunda turun menghampiri Salwa dan Ola untuk sarapan.


Salwa melihat Zevan sangat tampan ya karena memang tampan .


Semua makan bersama , setelah makan, Zevan , Salwa dan Ola , menuju depan rumah , disitu sudah disiapkan mobil dan supir untuk mereka jalan jalan.


"Bunda kenapa harus pake supir sih , Zevan kan bisa pakai mobil sendiri ". Ucap zevan.


"Emang kamu tau tempat-tempat yang buat jalan jalan? ". Tanya bunda meledek Zevan.


"Terserah bunda lah". Ucap zevan karena tidak tau mauksud bundanya.


Supir yang biasanya mengantar bunda kini mengantar Zevan ,Salwa dan Ola untuk jalan jalan. Supir sudah di berikan jadwal oleh bunda, kemana saja yang harus mengantar mereka.


Mereka pun berangkat dengan rasa canggung dan Zevan masih malu dengan kejadian tadi malam. Zevan duduk disebelah kiri , Ola di tengah , dan Salwa di kanan. Berasa mereka seperti keluarga yang harmonis.


Mereka diam saja terutama Zevan .


Salwa hanya tersenyum mengajak Ola dan fokus sama Ola.


Dan Zevan pun , mau tidak mau membuka percakapan.


"Kamu kan yang nyuruh bunda untuk kita jalan-jalan?".ucap zevan.


"Tidak tuan , saya tidak tau apa-apa , bahkan saya hari ini tidak tau kalau di suruh bunda jalan-jalan sama tuan dan ola ". Bicara sambil menunduk.


"Apasih maksud bunda ?". Ucap zevan terheran-heran.


"Ntah tuan , saya disini hanya mengikuti perintah , sebenernya saya tidak mau tuan , jalan-jalan seperti ini , apalagi sama tuan". Gerutu Salwa.


"Eh saya juga tidak mau , karena bunda mengancam ya saya ikut aja , siapa juga yang mau jalan sama situ". Melingkarkan bola mata dan melihat pemandangan di kaca mobil.


"Ya sudah apa saya turun saja tuan , biar tuan dan dek Ola bisa jalan jalan tanpa saya". Ucap Salwa.


"Kamu gila ya , sudah ikut saja perintah bunda , kalau kamu tidak ikut ! saya juga yang nanti kena omel bunda". Jawab Zevan.


"Baik tuan ".jawab Salwa.


Suasana hening setelah bercakap-cakap di mobil tadi. Zevan hanya memainkan ponselnya dan Salwa hanya melihat Ola yang sedang senang sekali .


#hay teman teman ikutin terus ya😍😍😍😍😁🤗