Because I Love You Impromptu Babysitter

Because I Love You Impromptu Babysitter
eps 22



Tiba di kantor Zevan dan Salwa turun dari mobil. Zevan berjalan dengan gagah nya dan Salwa berjalan di belakang Zevan.


Semua yang ada dikantor tersebut melihat atasannya bersama seorang gadis yang cantik sekali. Mereka berbisik-bisik dan terheran-heran ,karena atasannya itu tidak pernah mengenal gadis dan pasti bersikap dingin kalau ada gadis yang mendekatinya.


Salwa dan Zevan pun masuk ke ruangan Zevan . Ruangan yang sangat luas dan megah.


"Sal, kamu duduk di situ !!". Zevan menunjuk Sofa yang ada di ruangan tersebut.


"baik tuan". ucap Salwa.


Zevan sangat sibuk dengan laptopnya dan fokus bekerja . Sedangkan Salwa hanya diam dan merasa canggung terhadap bosnya itu.


"tuan , apa saya boleh membantu tuan ?". tanya Salwa.


"bantu apa? sudah kamu duduk saja di situ". bantah Zevan.


"tapi tuan, saya tidak ada kerjaan sama sekali jadi saya bosan hanya duduk dan menunggu tuan". bantah Salwa.


"kamu aneh sekali sih , kan enak makan gaji buta". ucap zevan.


"saya tidak mau tuan , beri saya perkerjaan , kalau tidak saya pulang saja tuan". bantah Salwa.


"kenapa sih kamu selalu membantah saya?". ucap zevan.


"ya sudah saya pulang kalau tidak di beri pekerjaan". ucap Salwa.


"ya sudah , tolong kamu kerjain ini ,katanya dulu kamu sarjana , nilai dapat bagus". ejek Zevan.


"oke siap tuan saya akan kerjakan dengan baik". ucap Salwa sambil tersenyum.


saya percaya kamu pasti bisa mengerjakan ini dengan baik Salwa, kamu sudah cantik dan sangat pintar. batin Zevan.


Salwa pun melakukan pekerjaannya di sofa.


Zevan pun bekerja sambil melirik Salwa.


tiba-tiba sekertaris Fino datang.


Fino sangatlah kaget melihat ada gadis yang di tolongnya kemaren.


"permisi tuan , Lo kamu salwa kan?". ucap Fino yang kaget melihat Salwa.


"tuan Fino ya? senang sekali bertemu dengan tuan lagi". ucap Salwa.


Zevan bingung.


"kalian saling kenal?". tanya Zevan.


mereka mengangguk bersama.


mereka kenal dimana ya , terus mereka kenapa bisa akrab begitu , sedangkan sama aku Salwa tidak pernah akrab , bercanda saja tidak pernah. batin Zevan.


"oh ya tuan saya sangat senang sekali bertemu tuan Fino ". ucap Salwa.


"iya saya juga salwa ". ucap Fino dengan senyum.


"baik tuan". ucap Salwa dan Fino.


tuan Zevan kenapa ya , kenapa kelihatan marah seperti itu. batin Salwa.


Didalam ruangan sangat hening tidak ada yang bicara.


Saatnya makan siang , seperti biasa makanan yang selalu datang di siang hari untuk Zevan datang.


"tuan saya permisi untuk makan siang di kantin". ucap Fino.


"hmm". singkat padat dan jelas kata-kata yang di lontarkan Zevan.


"eee,,tuan Fino saya ikut tuan ya , saya kan juga harus memenuhi janji saya kepada tuan waktu itu". ucap Salwa.


"tunggu, kalian mau kemana?". tanya Zevan sambil cemberut.


"makanlah tuan bagaimana sih". ucap Salwa.


"harus berdua? saya ikut ". ucap zevan.


"tuan kan sudah punya makanan sendiri ". ucap Salwa terheran-heran.


"kalau kalain berduaan yang ketiga setan Lo". ucap zevan.


"kalau tuan ikut , berarti tuan setan dong". ucap Salwa.


"kenapa sih selalu membantah , saya mau ikut saya tidak mau kalau makan sendiri". ucap zevan .


tuan Zevan kenapa ya kok sikap nya aneh begitu sama Salwa, Salwa itu siapa tuan Zevan ya. batin Fino.


mereka melangkah menuju kantin .


mereka duduk dan memesan makanan .


"oh iya tuan Fino , sesuai janji saya , saya akan teraktir tuan fino". ucap Salwa.


"masih ingat saja kamu sal". ucap Fino.


"eh janji apa ya? kok saya tidak di traktir?". ucap zevan nerobos pembicaraan.


"tuan kenapa sih nerobos terus pembicaraan saya". ucap Salwa.


"begini tuan, kemaren Salwa jatuh di selokan , terus saya bawa Salwa ke rumah sakit ". jelas Fino.


"bararti gadis yang Lo temui itu Salwa?". ucap Zevan.


"iya tuan". ucap Fino.


berarti yang di sanjung Salwa tuan baik itu Fino. batin Zevan .


bersambung...


#ikutin terus ya😍😍😍😍🤗🤗🤗🤗