AYONIMA

AYONIMA
SEASON 2 CHAPTER 14 : KEAJAIBAN GABRIELA.



Elvin, sebastian, dan henderson telah berhasil mendapatkan relic yang dimaksud, mereka pun berkumpul di rumah yang berhasil ia beli beberapa waktu lalu. Mereka pun berbincang.


"Hai kawan kawan, apakabar. Sudah lama tidak bertemu, bagaimana dengan misi kalian. Apakah berjalan dengan lancar?" Ucap elvin.


"Kabar baik, vin. Kami telah menyelesaikan misi kami, san kami telah membawa relic dari dewa" ucap sebastian.


"Bagus, semoga dengan ini kita bisa membela kebenaran dengan memerangi kegelapan, hei gabriela mengapa kau sangat sedih" ucap elvin.


"Aku hanya memikirkan, aku sudah berkomunikasi dengan dewa cupid, akan tetapi aku tidak mendapatkan misi untuk mencari relic, huft" ucap gabriela.


"Jangan berkecil hati, keajaiban pasti datang. Dan kau akan mendapatkan keajaiban itu" ucap henderson.


"terimakasih henderson, kau terbaik." Ucap gabriela.


"Sama sama" ucap henderson.


Mereka pun melanjutkan perbincangan, hari semakin larut. Mereka pun memutuskan untuk makan malam bersama, makan malam tersebut disiapkan oleh sebastian. Mereka pun makan malam bersama.


"Kau memang terbaik sebastian, ini sangat enak." Ucap gabriela.


"Kau benar gabriela, ini sangat enak. Aku sangat bersyukur mengenal mu sebastian" ucap elvin.


"Ayo lanjutkan makannya, makanan se enak ini tidak boleh disia siakan." Ucap henderson


"Terimakasih teman teman, ayo dilanjutkan" ucap sebastian.


*Tok tok tok. Permisi.


Mereka pun terkejut, ada yang mengetuk kediaman mereka.


"Siapa itu, biar aku yang membukannya" ucap henderson.


Henderson pun beranjak dari tempat duduknya, henderson pun membuka pintu. Terlihat bahwa ada utusan kerajaan yang menemui mereka. Utusan tersebut memberitahukan bahwa sudah saatnya mengambil alih kerajaan kembali. Henderson pun menerima perintah tersebut dan membicarakan hal tersebut bersama rekannya.


"Tadi itu adalah utusan kerajaan, ia mendapatkan perintah untuk menyampaikan pesan kepada kita, bahwa perebutan kerajaan sudah dekat" ucap henderson.


"Baiklah, esok kita bertemu dengan tuan foster dan raja ruth" ucap elvin.


Mereka pun melanjutkan makan malamnya, selepas mereka sudah menyelesaikan makan malam, mereka pun kembali ke kamarnya masing masing untuk beristirahat.


"aku harus istirahat, aku tidak boleh iri dengan mereka" ucap gabriela.


Gabriela pun memejamkan matanya, setelah ia memejamkan mata. Ia pun bertemu dengan orang yang ia kenali.


"Sudah lama ya gabriela" ucap seseorang itu.


"Ini dimana, dan siapa kau" ucap gabriela dengan kebingungan.


"Ini aku, ezalor sang the great wise wizard" ucap ezalor.


"Astaga, sudah lama tidak bertemu" ucap gabriela dengan lega.


"Tujuan ku menemui adalah ingin menurunkan seluruh kemampuan ku kepadamu, beserta familiar familiar ku" ucap ezalor.


"Baiklah, mendekatlah" ucap ezalor.


"Baiklah" ucap gabriela.


Gabriela mendekat kepada ezalor. Ezalor pun mentransfer seluruh kekuatan dan kepemilikan familiarnya kepada gabriela. Sontak gabriela pun merasa pusing.


"Itu adalah hal yang wajar, rasa pusing itu akan hilang, sekarang kembalilah. Waktu ku sudah habis. Aku akan pergi selamanya. Selamat tinggal" ucap ezalor.


"TUAN EZALOR" teriak gabriela.


Waktu pun sudah menunjukan pagi hari, gabriela terbangun dengan terengah engah dan merasa pusing. Setelah tenang gabriela pun bersiap dan turun kebawah untuk bertemu dengan rekannya.


"apakah kau tidur dengan nyenyak gabriela" ucap elvin.


"Tidak begitu, aku mendapat keajaiban. Aku bertemu dengan tuan ezalor, ia memberikan seluruh ilmunya dan familiarnya. Dan ia pun pamit untuk pergi selama lamanya" ucap gabriela dengan nada yang cukup sedih.


"Jangan bersedih. Ceritakan lah nanti dengan tuan foster dan raja ruth tentang apa yang kau alami" ucap sebastian.


"Kau benar, ayo kita pergi. Aku akan mencoba sihir baruku" ucap gabriela.


"Ayo" ucap mereka


"Teleportation" ucap gabriela yang merapalkan mantra.


Dengan cepat, mereka sudah berada di tempat kediaman walikota dan sang raja. mereka pun mengetuk pintu tersebut. Setelah mereka mengetuk pintu, pelayan walikota pun membukakan pintu dan mempersilahkan mereka masuk. Setelah mereka masuk, merekapun berdiskusi mengenai perebutan kerajaan kembali.


"Jadi bagaimana rencana mu rajaku, aku siap meminjamkan kekuatan mu untuk merebut kembali kerajaan" ucap tuan foster.


"Baiklah, rencanaku merebut kerajaan dengan sistem penyerbuan atau serangan dadakan, bagaimana menurut kalian" ucap raja ruth.


"Itu ide bagus, jadi mereka tidak dapat memperhitungkan serangan kita" ucap elvin.


"Baiklah kita akan melakukan penyerangan tiga hari lagi, mohon persiapkan diri kalian. Bubar" ucap sang raja.


"Panjang umur dan sehat selalu sang raja dan kerajaan" ucap tuan foster, elvin, gabriela, sebastian, dan henderson secara bersamaan.


Mereka pun bubar dari kediaman tuan foster, sang raja pun memanggil kesatrianya dan tuan foster juga melakukan hal yang sama. Setelah mereka berdiskusi akhirnya mereka menyetujui rencana sang raja.


Elvin pun menghampiri charless untuk berlatih, gabriela mendatangi edward untuk berlatih, henderson mendatangi nona anne untuk berlatih, dan sebastian mendatangi jhon dan riki untuk berlatih. Sehari telah berlalu, mereka menunjukan perkembangannya secara signifikan, di hari ke dua mereka mempersiapkan persenjataan yang akan digunakan. Dan hari penyergapan pun tiba. Seluruh komponen telah mempersiapkan dengan matang. Raja ruth pun keluar dan menyampaikan pidatonya dihadapan seluruh pasukan yang merupakan pergabungan antara pasukan kota dan pasukan kerajaan yang dipimpinnya.


"selamat pagi semuanya" sapa raja ruth.


"Selamat pagi" teriak seluruh pasukan dengan serentak.


"Hari ini adalah hari yang kita telah tunggu, pada hari ini kita akan merebut kembali rumah kita yang diambil oleh kegelapan. Hari ini kita akan membalaskan dendam kepada mereka atas gugurnya rekan, keluarga, kekasih, dan lain lain. Aku sangat memohon. Pinjamkan kekuatan kalian satu kali lagi, izinkan kita merebut kembali kekerajaan, kita harus menunjukan kekuatan kerajaan tidak hancur dan lemah, ayo kita lakukan penyerbuan. Pasukan ku maju" ucap raja ruth yang membangkitkan semangat.


Tuan foster pun juga maju untuk memberikan pidatonya.


"Pasukan ku, hari ini kita akan membantu pasukan kerajaan dalam merebut kerajaan kembali, karena ini adalah tujuan kita berjuang. Kita tunjukan bahwa kekuatan kota pinggiran tidak selemah yang mereka katakan, mulai sekarang mengamuklah, hancurkan mereka yang mendapat berkah kegelapan. Pukul mundur pasukan kegelapan kembali ke neraka, semangatlah pasukan ku" ucap tuan foster selaku walikota dengan menggebu gebu.


Mereka pun berangkat ke kerajaan untuk berperang dengan kegelapan. Moment ini telah ditunggu oleh segala pihak. Pihak kegelapan menunggu untuk melihat keputusasaan yang terpancar oleh pasukan kerajaan, pasukan kerajaan menunggu untuk merebut kembali kerajaan yang jatuh, para utusan dewa menunggu untuk menghancurkan pasukan kegelapan yang menjadi ancaman surga. Peeang terbesar dalam sejarah ayonima pun akan terjadi. Akankah pasukan kerajaan dapat mengambil alih kerajaannya kembali?. Saksikan kelanjutannya di season tiga, karena season tiga adalah season terakhir dari novel ini.