AYONIMA

AYONIMA
CHAPTER 17 : KEBANGKITAN KEGELAPAN



Setelah pasukan kegelapan menyerang kerajaan untuk pertama kalinya, petinggi kegelapan yaitu utusan kegelapan mengadakan pertemuan. Dalam pertemuan tersebut terdapat 4 dosa yang sedang melangsungkan ritual untuk kebangkitan dari dewa kegelapan.


"Apakah persiapannya sudah siap" ucap george sang dosa kebencian.


"Semua sudah siap, ayo kita lakukan. Jangan membuang waktu" ucap eleanor sang dosa kesombongan.


"Oh dewa ku, jawablah panggilan kami. Jawablah panggilan hambamu ini, biarkanlah neraka melahap surga. Muncul lah" ucap frederick yang mengucapkan mantra pemanggilan.


Seketika langit menjadi gelap, hewan hewan lari ketakutan. Seketika awan berkumpul menandakan kehadiran sosok yang sangat kuat sehingga menghasilkan tekanan yang sangat luar biasa.


"Hahaha aku disini hamba ku, akhirnya kita dapat menelan bumi hahaha." Ucap dewa hermes.


"Baiklah hamba ku, apa yang kau ingin kan untuk melahap bumi" ucap dewa narsicius.


"Kami membutuhkan kekuatan dewa ku, berkahilah kami dengan kegelapan mu" ucap james sang keserakahan.


"Baiklah, akan ku kabulkan permintaan mu. Pastikan kau mempersembahkan satu juta jiwa kepada kami. Sebagai bayarannya" ucap dewa plutus.


"Terimakasih dewa ku" ucap frederick.


Seketika mereka diberkahi aura kegelapan yang meningkatkan kekuatan mereka. Sehingga mereka di penuhi dengan hasrat dosa dosa yang memanifestasikan mereka.


"Baiklah kami akan menunggu kabar baik dari kalian untuk melahap bumi, jangan gagal dan persembahkan kami satu juta jiwa" ucap dewa plutus.


"Baik dewa ku, kau jangan khawatir tentang itu" ucap james.


"Baiklah, kami akan pergi" ucap dewa kegelapan tersebut.


Seketika dewa kegelapan pergi, semuanya kembali dengan normal. Dan fredrick pun merencanakan penyerangan kedua terhadap kerajaan.


"Baiklah kita akan menggunakan kekuatan untuk menghancurkan kerajaan, karena kerajaan adalah pusat dari bumi ini" ucap frederick.


"Aku sangat setuju dengan frederick, akan ku sebarkan ketakutan yang sangat besar sehingga dapat meneror bumi ini. Hahaha" ucap eleanor.


"Aku juga sangat setuju dengan mu dan frederick" ucap james dan george.


Keesokan harinya matilda yang sedang berjaga melihat pasukan kegelapan yang sangat besar mengintai kerajaan, sehingga matilda berlari untuk melaporkan hal itu kepada penjaga yang lainnya.


"Ini sangat gawat, aku melihat kegelapan dengan jumlah yang sangat besar bersiap untuk menyerang" ucap matilda yang dilanda kepanikan.


"Ini kabar buruk. Kumpulkan penjaga gerbang, kita akan bersiap untuk bertahan kembali mempertahankan kerajaan ini." Ucap edward.


Edward pun membahas tentang strategi untuk bertahan. Issabela diperintahkan untuk menjaga luar gerbang, Matilda bertukar dengan edward, sedangkan jhon akan membantu matilda untuk menjaga luar gerbang, elvin dan gabriella akan membantu di luar gerbang.


"Apakah ada yang keberatan, akan strategiku" ucap edward dengan tegas.


"Tidak ada, strategi ini cukup bagus" ucap jhon.


"Kami juga setuju" ucap issabela, gabriella, matilda, dan elvin.


"Baiklah, kerahkan semua kekuatan kalian. Jangan sampai kegelapan menguasai kerajaan ini" ucap edward.


"Siap" ucap mereka dengan sangat lantang.


Mereka pun bersiap untuk menjalankan strategi yang dikemukakan oleh edward. Tak terasa malam pun tiba, pasukan kegelapan bersiap untuk menyerang.


"Apakah kalian siap?" Ucap frederick.


"Kami sangat siap" ucap eleanor yang di setujui oleh james dan george.


"Kalau begitu pasukan kegelapan, serang kerajaan dengan kekuatan penuh, bunuh mereka semua, serang" teriak frederick.


Seketika pasukan kegelapan menyerang kerajaan dengan kekuatan penuh, issabela yang melihat pasukan kegelapan menyerang berteriak.


"Ayo kita sambut serangan mereka dan mempertahankan kerajaan, serang" teriak isabela.


"Huaaaa" teriak pasukan kerajaan yang melaksanakan perintah isabela.


"Oh dewi ku berikanlah anak mu kekuatan, god blessing" ucap gabriela yang memberikan kekuatan untuk elvin.


"Terimakasih gabriela, oh dewa ku jeritkan lah teriakan perang untuk anak mu ini. War cry" teriak elvin yang merapalkan mantra.


"Tuan elvin telah memberi kita kekuatan, jangan kalah dan jangan takut. Kita diberkati oleh dewa themis" ucap gabriela yang sedang mengayunkan tombaknya.


"Maju seluruh pasukan" ucap elvin.


"Aku akan membantumu, elvin serahkan punggung mu kepada ku" ucap edward yang sedang menjaga bagian belakang elvin.


"Terimakasih tuan edward" ucap elvin.


"Dewi ku, hancurkan lah mereka dengan kekuatan mu, Ice Spear" ucap gabriela yang merapalkan mantra.


Ketika gabriela, elvin, edward, dan gabriela sedang menghabisi pasukan kegelapan. Utusan kegelapan mulai menyerang dan melakukan serangan kepada mereka.


"Siapa kau, apakah kau adalah utusan kegelapan" ucap issabela yang sedang menangkis serangan.


"Ya aku adalah frederick, lawan mu adalah aku. Akan ku persembahkan jiwa mu kepada dewa kami hahaha." Ucap frederick yang beradu senjata dengan issabela.


Di lain sisi, salah satu petinggi kegelapan menyerang gabriela yang sedang merapalkan mantra.


"Siapa kau, kau mampu menahan sihirku, kau adalah penyihir" ucap gabriela.


"Lawan mu adalah aku nona, mari kita lakukan pertarungan yang indah hingga dewa kegelapan mengambil jiwa mu, hahaha." Ucap eleanor.


Di sisi lainnya, elvin dan edward juga dihentikan oleh utusan kegelapan.


"Tuan elvin apakah kau mengenal mereka" ucap edward.


"Tidak, tapi aku merasakan kekuatan yang tidak lazim dari mereka" ucap elvin.


"Kami adalah utusan kegelapan, kami akan mengambil jiwamu untuk dipersembahkan kepada dewa kami" ucap james.


"Sejujurnya, bau kalian enak. Aku tidak bisa membayangkan betapa senangnya dewa kami mendapatkan persembahan yaitu kalian. Hahaha" ucap george.


Mereka pun saling menyerang, dan saling beradu kekuatan. Terlihat bahwa issabela, elvin, edward, dan gabriela mengalami kesulitan menghadapi mereka.


"Mengapa ia kuat sekali, ia mampu menghindari semua seranganku" ucap issabela dalam hatinya.


"Kau pasti sangat penasaran nona, kau cukup hebat. Aku tidak akan menahan diri" ucap frederick.


"Aku juga tidak akan menahan diri" ucap issabela yang mulai bertarung kembali dengan frederick.


Di sisi lain, terlihat bahwa issabela mulai terpojok dengan menghadapi eleanor.


"Kau cukup hebat nona, akan tetapi kau tidak dapat menandingiku" ucap eleanor dengan kesombongannya.


"Akan ku bungkam mulut sombong mu" ucap gabriela sembari merapalkan sihir.


Di sisi lain edward dan elvin dapat mengungguli pertarungan melawan james dan george.


"Kalian cukup hebat, kami akan mengerahkan kekuatan kami yang diberikan oleh dewa kegelapan" ucap james.


"Jangan mati begitu cepat" ucap george.


"Ayo hadapi kami" ucap edward.


"Aku akan menghabisi kalian wahai utusan kegelapan" ucap elvin dengan tenang.


Pertarungan cukup sengit. Issabela, gabriela, elvin, dan edward mulai mengalami kesulitan. Seketika ada teriakan dari hutan yang, ternyata terdapat makhluk neraka yaitu cerberus yang dikirim oleh dewa kegelapan untuk membantu pasukan kegelapan.


"Hahaha, cerberus. Terimakasih dewa ku, aku tidak akan mengecewakan kalian" teriak frederick.


Pasukan kerajaan yang melihat cerberus berlari ketakutan, dan berteriak.


"Kegelapan telah bangkit, selamatkan diri kalian" ucap prajurit kerajaan.


"Jangan gentar, pertarungan kita disaksikan oleh dewa dan dewi kita, hadapi aku cerberus" ucap matilda yang tiba tiba melompat dari dari gerbang kerajaan.


*spoiler alert


makhluk apa itu, berhati hatilah makhluk itu mulai menghancurkan benteng dan gerbang kerajaan.