AYONIMA

AYONIMA
CHAPTER 18 : PERANG SUCI



Kehadiran cerberus menghancurkan moralitas pasukan kerajaan, matilda yang tiba tiba meloncati gerbang berusaha untuk meningkatkan moralitas pasukan yang telah jatuh dan matilda pun menantang cerberus secara langsung dengan keberaniannya.


"Kau adalah lawan ku anjing jelek, ayo maju hadapi aku" ucap matilda yang memprovokasi cerberus.


"Lihatlah, itu nona matilda. Ayo bantu nona matilda untuk menghadapi cerberus itu" moral prajurit kerajaan tersebut seketika meningkat.


Edward yang tidak sengaja melihat matilda memprovokasi cerberus sendirian berkata.


"Hei lihatlah elvin, wanita bar bar itu menghadapi cerberus sendirian" ucap edward yang sedang beradu pedang dengan musuhnya.


"Apakah tidak masalah ia menghadapi cerberus sendirian" ucap elvin yang menghempaskan james.


"Hei bung tidak baik untuk memgalihkan pandangan mu ke tempat lain, jika kau melakukan hal itu kau akan mati ditanganku hahaha" ucap george.


"Kau adalah utusan themis. apakah kau tidak malu dengan dewa mu, kau mengalihkan pandangan mu ketika berperang" ucap james.


"Kau mengenal dewa themis, siapa kau" tanya elvin kepada james.


"Aku adalah orang yang akan memenggal kepala themis, akan ku persembahkan kepala ares kepada kegelapan. Dan juga kepala mu" ucap james yang menghunuskan pedang kearah elvin.


"Kau tidak akan bisa" ucap elvin.


"Kita lihat saja" ucap james.


Mereka pun melanjutkan perang dengan sengit. Seketika terdengar terompet pasukan bala bantuan. Mereka adalah henderson utusan ares, sebastian utusan pertiwi, kelompok pembunuh dari hutan elf, nona anne, tuan william, tuan charless dan tuan henry. Kedatangan mereka pun sontak disambut oleh pasukan kerajaan dengan gembira.


"lihatlah, mereka adalah bala bantuan yang berasal dari kota, kita akan memenangkan pertarungan ini" teriak pasukan kerajaan dengan gembira.


"Pasukan, ayo kita bantu pasukan kerajaan dan bertahan. Bantu mereka yang terluka, dan habisi pasukan kegelapan. Pasukan serang" ucap nona anne dengan tegas.


"Cih, ada yang mengganggu. Eleanor, james, frederick, gunakan kekuatan kalian untuk membuka gerbang neraka. Seperti yang diberikan oleh dewa yang maha agung" ucap george.


Sontak eleanor, james, george, dan frederick mundur dan berkumpul.


"Pasukan kegelapan lindungi kami, kami akan membuka gerbang neraka" ucap eleanor.


"Oh dewa ku, berkatilah kami. Buka lah pintu keputusasaan, turunkan makhluk makhluk yang penuh dosa, turunkan lah makhluk terkutuk. Terbukalah gerbang neraka" rapal frederick.


Seketika langit pun menggelap, tanah pun bergentar, seketika tanah pun hancur, makhluk makhluk neraka muncul ke permukaan bumi. Sehingga seluruh pasukan kerajaan bergedig ketakutan karena tekanan yang dihasilkan oleh terbukanya pintu neraka.


"Selamat datang saudara saudaraku, bantulah kami untuk melahap bumi ini, terbarkan teror yang menakutkan untuk penduduk bumi. Mengamuklah saudara saudara ku" ucap james dengan bahagia.


"Astaga apa itu, mengapa makhluk itu mengeluarkan aura yang menakutkan" ucap henderson.


"Aku tidak mengetahuinya, aku akan memanggil pasukan bumi" ucap sebastian.


"Ayo sebastian, kita harus bergegas" ucap henderson.


"Oh bumi ku, aku memanggil kalian atas perintah dewi pertiwi, penuhilah panggilanku. Dan hukumlah kejahatan" ucap sebastian yang merapalkan mantra.


Sontak pohon pohon bergerak dari akarnya, dan berlari kepada pasukan neraka.


Di sisi lain, jhon yang berada di dalam kerajaan sontak merasakan bahaya yang sangat dashyat sehingga ia akan keluar dan membantu rekan rekannya menghadapi pasukan neraka.


"Pasukan ayo kita keluar gerbang, bantu pasukan lainnya menghentikan serangan dan mempertahankan kerajaan" ucap jhon yang berada di dalam gerbang.


Setelah ia keluar dari gerbang kerajaan, ia pun sangat terkejut. Banyak korban yang berjatuhan.


Jhon pun membantu pasukan untuk menghadapi makhluk yang menyeramkan dari neraka. Perang pun berlangsung sangat sengit, banyak korban berjatuhan dari kedua belah pihak. Seketika eleanor pun tertawa bahagia.


"hahaha, ini sangat menyenangkan hancurlah kalian wahai manusia lemah, tunduk lah kalian dengan kekuasaan kegelapan. Persembahkan darah kalian untuk dewa kegelapan hahaha" ucap eleanor.


"Hei wanita jelek, pertarungan kita belum selesai, hadapi aku" ucap gabriella yang memprovokasi eleanor.


"Wanita bodoh, kau tidak tahu kata menyerah ya, kau akan merasakan keagungan dari kegelapan" ucap eleanor terprovokasi.


"Terima ini" ucap henderson yang tiba tiba mendorong eleanor.


"Apa apaan ini, ini tidak adil. Tapi tak apa apa, jumlah pun tidak masalah, ayo hadapi aku. Akan ku tunjukan kekuatan dewa kegelapan" ucap eleanor.


"Oh dewa ku, lindungilah kami, berikanlah kami kekuatan suci, heaven shield" ucap henderson yang merapalkan kemampuannya.


"Terimakasih henderson, setidaknya ini dapat melindungi kita dalam beberapa serangan" ucap gabriela.


"Kau benar, ayo kita selesaikan ini" ucap henderson.


Mereka pun menghadapi eleanor bersama, serangan demi serangan pun dilakukan oleh henderson dan gabriela, akan tetapi nihil, eleanor tidak merasakan serangan yang dilancarkan.


"Bagaimana anak muda apakah kalian sudah putus asa? Hahaha, kalian tidak dapat menandingi ku, ini adalah berkah yang diberikan oleh dewa kegelapan, aku harus menyelesaikan ini dengan cepat" ucap eleanor dengan sombongnya.


Di sisi lain, jhon melihat bahwa banyak yang berguguran pada pasukan kerajaan, sehingga terlintas dalam otak jhon untuk mundur ke kota bersama dengan raja ruth.


"pasukan kerajaan, mundur lah kalian. tarik pasukan kalian, peperangan ini tidak akan menguntungkan kita semuanya mundur" ucap jhon.


"semuannya mundur ikuti tuan jhon disebelah sana, mundur semuanya" ucap nona issabela.


Henderson yang mendengar suara jhon dan isabela, melihat sekitar. Henderson pun terkejut dengan apa yang terjadi, banyak pasukan yang berguguran di medan perang itu.


"Mengapa hatiku sangat sakit, oh dewaku, apakah ini adalah hukuman ku karena aku terlalu lemah" rintih henderson yang menyentuh dadanya yang sakit.


"Henderson ayo bergegaslah, ayo kita mundur" ucap gabriela yang mengajak henderson mundur.


Mereka pun mundur ke kota untuk melaporkan apa yang terjadi di kerajaan. Pasukan kerajaan dipukul mundur karena moralitas pasukan yang sangat rendah yang disebabkan oleh makhluk neraka yang sangat kuat, henderson mengalami trauma yang sangat mendalam.


Sesampainya di kota mereka melaporkan apa yang terjadi kepada raja ruth dan tuan foster.


"Aku turut berduka cita atas gugurnya pasukan kerajaan, mereka akan dikenang sebagai pahlawan. Keluarga mereka akan di tanggung secara penuh oleh kerajaan nantinya" ujar raja ruth.


"Aku juga turut berduka cita" ucap tuan foster.


Di sisi lain, di kerajaan terdapat empat sosok utusan kegelapan yang menduduki singgah sana kerajaan.


"Hahaha, semudah ini menaklukan bumi, aku tak menyangka" ucap george.


"Mari kita sebarkan teror ke seluruh negri hahaha" ucap frederick.


"aku tidak sabar untuk melahap surga, ayo kita persembahkan jiwa jiwa pasukan manusia di luar sebagai persembahan untuk dewa kegelapan" ucap james.


*spoiler alert.


oh dewa ku terimalah persembahan kami