AYONIMA

AYONIMA
SEASON 2 CHAPTER 13 : PERJALANAN ELVIN MENCARI RELIC THEMIS.



Setelah henderson dan sebastian pergi untuk mencari relic yang diperintahkan oleh dewa dan dewinya. Elvin pun berlatih dengan nona anne dan edward. Kemampuan elvin tidak diragukan lagi, kemampuan yang ia miliki berkembang secara drastis. Sehingga nona anne dan tuan edward pun bertanya kepada elvin.


"Hei elvin, kemampuan mu sungguh bagus. Kau semakin kuat dan berkembang dari waktu ke waktu" ucap nona anne.


"Kau benar anne, kemampuan elvin sungguh luar biasa, dengan perkembangan yang konsisten kita dapat mengambil kembali kerajaan" ucap edward.


"Terimakasih nona anne dan tuan edward, aku menjadi kuat karena kalian yang melatihku, aku tidak akan tertinggal oleh pahlawan lainnya" ucap elvin.


"Bagus, aku mendengar bahwa henderson sedang menjalankan tugas untuk mencari relic dewa ares, mengapa kau tidak mencoba untuk berkomunikasi dengan dewa themis" ucap nona anne.


"Kau benar anne, aku juga mendengar bahwa sebastian juga menjalankan tugas suci dari dewi pertiwi" ucap edward.


"Mari kita sudahi latihan hari ini, kalian benar. Aku akan mencoba berkomunikasi dengan dewa themis. Terimakasih telah mengingatkan ku nona anne dan tuan edward." Ucap elvin.


"Sama sama nak, semoga berhasil" ucap anne dan edward.


Elvin pun menuju ke lokasi kuil themis sementara pada kota tersebut. Sesampainya disana dia meminta izin kepada uskup untuk berkomunikasi dengan dewa themis. Uskup yang mendengar hal itu langsung mempersilahkan elvin untuk berdoa. Kemudian elvin pun berdoa dan jatuh pingsan yang menandakan kesadarannya telah hadir di kediaman themis. sesampainya jiwa elvin di kediaman themis, elvin pun di sambut oleh dewa themis secara langsung.


"Selamat datang prajurit, ada urusan apa kau datang kesini" ucap dewa themis.


"Saya ing-" ucap elvin yang dipotong oleh dewa themis.


"Aku sudah tau mengapa kau mengunjungi aku, aku rasa kau ingin relic dan beberapa kemampuan dari ku. bukan" ucap dewa themis.


"Ya kau benar dewa ku, bisa kah kau meminjamkannya kepadaku wahai dewa ku" ucap elvin.


"Tentu saja bisa, akan tetapi kau harus di uji terlebih dahulu" ucap dewa themis.


"Baiklah, saya siap dewa ku" ucap elvin.


"Baiklah, ikuti aku" ucap dewa themis.


Elvin pun mengikuti dewa themis yang sedang menuju ke lokasi ujian yang dimaksud oleh themis. Sesampainya disana dewa themis memberikan arahan kepada elvin.


"Anak muda yang merupakan utusan ku. Disini ada tiga tahap untuk membuktikan kelayakan mu mendapatkan relic dan otoritasku, apakah kau untuk mengikuti tes ini" ucap dewa themis.


"Ya saya siap dan bersedia dewa ku" ucap elvin.


"Kau yang terbaik, baiklah masuk kedalam portal ini dan selesaikan masalah yang ada disana" ucap dewa themis.


Elvin pun memasuki portal tersebut. Elvin yang telah sampai ke lokasi yang dimaksud, elvin pun terkejut karena ia melihat masalah yang cukup rumit, sehingga elvin pun terkejut dengan apa yang ia lihat.


"Apa apaan ini, mengapa dunia ini menjadi buruk aku harus segera bertindak" ucap elvin.


"Kami juga akan membantu mu dengan kekuatan yang secukupan" ucap dewa themis.


"Terimakasih banyak wahai dewa ku" ucap elvin.


"Semoga kau berhasil menyelesaikan masalah itu" ucap themis.


Elvin pun mengikuti ujian yang diberikan oleh themis. Jarak yang terhubung menyebabkan beberapa ketertinggalan. Akan tetapi elvin tidak akan pernah mengeluarkan kata menyerah. Setelah beberapa waktu, elvin pun dapat menyelesaikan ujian yang diberikan. Adapun ujian yang lainnya berupa duel satu lawan satu dengan themis.


"Aku sangat siap wahai dewaku" ucap elvin.


Serangan demi serangan dilancarkan oleh mereka yang sedang berlatih, dewa themis pun mengetahui kekuatan dan proses yang berkembang dari satu waktu ke waktu lainnya, sehingga hal tersebut menarik perhatian dari dewa themis.


"Hei nak kemampuan mu membaik, kau pasti berlatih dengan sangat keras" ucap dewa themis.


"Ya kau benar, aku mengelilingi dunia untuk memperkuat dasar yang yang telah aku miliki" ucapan elvin.


"Baiklah kau lulus, aku akan memberikan salah satu relic kepasa mu, dan sebuah otoritas" ucap sang dewa themis.


"Terimakasih dewa ku" ucap elvin


Elvin pun mengikutik arah yang ditunjukan oleh themis, elvinpun terkejut atas banyaknya artefak, relic yang dikumpulkan dan musiunkan.


"Pilihlah salah satu relic, aku mengambilnya sudah lama sekali, mereka semua adalah relic yang mempunyai kesadaran" ucap dewa themis.


Setelah mengambil apa yang ia butuhkan, dewa themis pun memanggil elvin kembali.


"Bagaimana, apakah kau menyukainya elvin?" Tanya themis.


"Wahai dewa ku, aku tidak tahu dengan cara apa aku membayarnya" ucap elvin.


"Kau hanya perlu menghentikan kegelapan" ucap dea themis.


"Baiklah aku akan melaksanakannya" ucap elvin.


Setelah elvin mendapatkan apa yang dia inginkan, dewa themis pun memberikan otoritasnya kepada elvin.


"Aku akan memberikan mu sebuah otoritas, otoritas ini merupakan jeritan dari para mayat mayat pejuang yang telah gugur. Ini sangat menguntungkan mu apabila kau dimedan perang yang menimbulkan banyak pahlawan yang berguguran." Ucap sang dewa themis.


"Terimakasih dewa ku" ucap elvin.


"Elvin, jadilah orang yang memiliki keadilan yang tinggi, kau mengemban tanggung jawab yang sangat besar, kau harus mampu untuk menjagannya" ucap dewa themis.


"Aku akan menjaganya dengan baik. Apapun kejadiannya aku akan menjaganya dengan baik. Selanjutnya aku akan menjadi orang yang sangat adil karena itu yang dibutuhkan oleh masyarakat" ucap elvin.


"Baguslah, kau telah sadar. Aku berharap kau dapat menggunakan relicnya dengan maksimal, semoga berhasil nak mengembalikan kekerajaan yang dikuasai oleh iblis neraka" ucap themis.


"Baiklah, aku akan berusaha untuk mengalahkan kegelapan dan menyegelnya ke neraka" ucap elvin.


"Anak yang baik, kembalilah dan berlatih lah" ucap themis.


Elvin pun sadar dari pingsannya, ia memperhatikan sekitarnya. Dan alangkah terkejutnya terdapat relic ares yang ia pilih di sampingnya, akan tetapi energi yang dimiliki oleh elvin sangat kacau karena ia habis berduel dengan sang themis. Setelah energinya sudah setabil, elvin merapalkan mantra kepemilikannya.


"Oh dewa ku, aku persembahkan darah ku sebagai tanda kepemilikan dari barang ini, blood mark" ucap elvin yang merapalkan mantranya.


Setelah ia merapalkan mantra, elvin pun keluar dari kuilnya untuk pergi ke markas mereka, elvin mendapatkan kabar bahwasannya sebastian dan henderson sudah selesai dan sudah berhasil menemukan relic masing masing. Sehingga melawan kegelapan sangatlah mungkin dan peluang untuk menang meningkat secara drastis. Akan tetapi terdapat satu orang yang belum mendapatkan relic dan otoritas dari dewanya, ia adalah gabriella.


"hei gabriela, kau tidak usah khawatir. kami akan membantumu mencari relic yang dimaksud. mari kita bekerja sama untuk mengambilnya" ucap sebastian.