
Saat Alvin menahan rasa sakitnya, Nancy yang sedang asyik melihat exchange box memutar badannya. Dia terkejut melihat kondisi Alvin yang kesakitan.
Nancy langsung bergegas menghampiri Alvin.
"Alvin, apa yang terjadi?" Teriak Nancy dengan panik.
Kemudian Nancy melihat kearah dadanya dan menemukan suntikan yang masih melekat disana.
Nancy buru-buru melepaskan suntikan tersebut.
Setengah jam telah berlalu setelah Alvin menahan rasa sakit. Kemudian dia pingsan tak sadarkan diri.
*****
Saat Alvin terbangun, dia merasakan empuk dan hangat di kepalanya. Ketika dia membuka matanya, dia terkejut karena melihat Nancy.
Kemudian dia menutup matanya lagi, untuk menikmati kenyamanan tersebut.
"Sampai kapan kamu mau berbaring disini Alvin?" Bisik Nancy.
Alvin terkejut mendengar suara tersebut. Dia tidak menyangka bahwa dirinya telah diketahui oleh Nancy.
"Uhh... Maaf kepalaku masih terasa sakit." Jawab Alvin sambil menepuk-nepuk kepalanya.
"Apa yang terjadi denganmu? Kamu kejang-kejang seperti epilepsi." Tanya Nancy.
"Aku menggunakan serum evolusi. Ngomong-ngomong sudah berapa lama aku pingsan?" Tanya Alvin kembali.
"Kamu kejang-kejang setengah jam dan pingsan selama dua jam." Jawab Nancy.
"Huh, selama itu? Maafkan aku, pasti melelahkan karena kamu memberikan 'bantal yang empuk'." Goda Alvin sambil tersenyum.
"Ti...tidak masalah." Jawab Nancy tersipu.
Nancy kemudian berdiri dan bergegas ke arah exchange box dengan pipi yang merah. Sampai saat ini, James, Richard dan Julian belum memutuskan apapun dari pertukaran batu evolusi.
Setelah terbangun, Alvin mengepalkan tangannya dan melihat perubahan pada tubuhnya. Dia merasakan otot-ototnya mengembang sedikit lebih besar dari sebelumnya.
Ada pula bulir-bulir kehitaman seperti kotoran di beberapa bagian tubuh. Alvin merasa sedikit tidak nyaman dengan hal tersebut.
Untungnya di ruangan tersebut ada kamar mandi. Alvin membilas tubuhnya dengan air hangat yang dia simpan di cincin penyimpanan dan meletakkan beberapa liter air untuk dapat dipergunakan nanti.
Setelah berpakaian kembali, Alvin kembali ke ruangan sebelumnya.
"Apa kalian masih belum menemukan skill yang kalian inginkan?" Tanya Alvin tiba-tiba.
Mereka berbalik dan menggeleng bersama.
Alvin menghela nafas dan ikut menggeleng.
"Kak James, dengan gaya bertarungmu yang suka menyerang dari depan, lebih baik mencari skill yang meningkatkan kekuatan, seperti 'mengamuk' atau 'penghancur batu'."
"Kak Richard, kamu lebih suka menyelinap dan membunuh dengan cepat. Aku sarankan membeli skill 'langkah ringan' atau 'menghilangkan nafas'."
James dan Richard langsung melihat ke arah skill yang ditawarkan oleh Alvin. Mata mereka berbinar saat melihat keterangan mengenai skill-skill tersebut.
Ini lah skill yang mereka cari.
"Walaupun itu skill murah, tapi setidaknya cocok dengan gaya bertarung kalian." Lanjut Alvin.
Setelah mendengarkan saran Alvin, James memilih 'penghancur batu' sebagai skillnya, skill ini menambah kekuatan 2x lipat selama 5 menit.
Sedangkan Richard memilih skill 'langkah ringan', skill ini mampu mempercepat gerakannya hingga beberapa kali lipat, tergantung konsumsi stamina si pengguna. Durasi dan kecepatan yang diinginkan sangat bergantung pada stamina yang dimiliki.
Nancy dan Julian menatap Alvin untuk mendengarkan saran darinya. Namun Alvin tidak memiliki apapun saran karena pengalaman tempur yang kurang dan tidak ada bakat pada mereka.
"Kak Alvin, skill apa yang harus aku beli?" Tanya Julian dengan semangat.
Alvin merenung sejenak. Kemudian tersenyum.
"Kamu belum bisa menggunakan skill apapun Julian, lebih baik sekarang fokus jadi lebih kuat. Gunakan saja pil yang kakak berikan tadi." Ucap Alvin.
Julian sedih setelah mendengar saran Alvin. Semua anak laki-laki sangat ingin menjadi kuat dan memiliki kekuatan super. Itulah yang selalu dia pikirkan.
"Hmmm... Untuk Nancy, aku memberikan dua pilihan, 'pemotong daging' atau 'pemanah dasar', dengan kemampuan pemotong daging membuat lengan menjadi lebih kuat, lebih mudah menebas zombie. Disamping itu, kemampuan pemotong daging juga akan berguna untuk memasak."
Nancy berpikir sejenak dan mematung, butuh beberapa menit baginya untuk memutuskan itu. Dia pun tidak terburu-buru karena skill ini yang akan menentukan tujuan dirinya dimasa depan.
Kemudian Alvin melihat skill untuk dirinya sendiri. Dengan sisa kurang dari 600 batu evolusi, dia harus mendapatkan skill yang berguna. Alvin akan mengambil skill yang berhubungan dengan zombie.
Butuh waktu lama bagi Alvin untuk mencari skill yang dia inginkan.
Pada akhirnya Alvin memutuskan untuk mengambil skill 'penglihatan sensitif'.
'Sensitive Sight : kemampuan ini memperkuat indra penglihatan, penciuman dan pendengaran. Skill ini terbagi menjadi skill pasif dan aktif. Skill pasif memiliki kemampuan merasakan bahaya sejauh 10 meter. Skill aktif dapat diaktifkan sehingga pengguna dapat merasakan apapun disekitarnya. Skill aktif tergantung dari jumlah energi milik pengguna.
Inilah skill terbaik yang bisa Alvin dapatkan dengan sisa batu evolusinya. Walaupun dia belum paham dengan energi, Alvin cukup puas dengan skill pasif dari sensitive sight.
Setelah mendapatkan kertas skill, Alvin langsung merobek kertas tersebut.
Dalam beberapa detik keluar cahaya dari kertas itu dan masuk ke dalam kepala Alvin.
Seketika Alvin merasakan seluruh indranya menjadi sangat sensitif. Pergerakan zombie-zombie disekitar kantor polisi terdengar jelas olehnya. Dirinya tidak menyangka bahwa kemampuan skill ini begitu menakjubkan.
Alvin duduk kembali di sudut ruangan untuk berbicara dengan sistem, dia penasaran dengan perubahannya saat ini.
'Sistem buka status'
Nama : Alvin Delamo
Usia : 23
Kekuatan : 64,17
Kecepatan : 68,31
Stamina : 60,10
Vitalitas : 59,66
Energi : 18 *baru
Evolusi : Manusia Evolusi Tahap I
(Peringatan!! syarat evolusi kedua : memiliki serum evolusi tahap 2)
Inventory sistem : 2 tiket gacha *baru
[Shop] --- [Skill] [Super Ai] *baru
[Shop] --- [Item] [Equipment] : Terkunci (terbuka setelah evolusi tahap 2)
Roulette : Terkunci (terbuka setelah evolusi tahap 2)
Alvin tercengang melihat statusnya. Dengan serum evolusi dan berburu selama beberapa hari ini, dia mendapatkan lebih dari 25 attribute.
Ada juga attribute baru, yaitu energi. Ini merupakan attribute yang akan digunakan saat mengaktifkan skill.
'Setidaknya itu harus dicoba, semoga energi bisa ditingkatkan dengan batu evolusi.' gumam Alvin.
Ada juga penambahan satu tiket gacha yang bisa digunakan saat Alvin menjadi manusia evolusi tahap II.
Sekarang menu shop juga tersedia pada sistem. Saat Alvin membuka menu Skill dan super Ai, dia terkejut sampai berdiri dari tempat duduknya.
Skill-skill dan Super Ai yang dijual dari sistem setengah kali lebih murah daripada yang dijual oleh exchange box.
'Sial'. gumam Alvin.
Alvin mengutuk dalam hati. Dia menyesal saat melihat harga skill 'Sensitive Sight' yang hanya setengah harga itu.
Baginya mengumpulkan batu evolusi memang mudah, tetapi tetap saja menyia-nyiakan batu evolusi membuat Alvin kesal.
'Sistem, kenapa tidak memberitahukan dari awal kalau harganya segini murah?' tanya Alvin kesal.
[.....]
[Host tidak bertanya]