
Requiem menatap pangeran yang berdiri di hadapannya, sedangkan latar belakang kerajaan yang megah terlihat di belakangnya. Pangeran itu tampak tenang, tapi Requiem bisa merasakan tekanan yang kuat dari orang itu.
"Tugasmu adalah membunuh saya, benar?" tanya pangeran dengan suara tenang.
Requiem hanya mengangguk. Dia telah diinstruksikan untuk menyelesaikan tugas ini tanpa ampun. Tidak ada ruang untuk kesalahan.
"Aku tahu mengapa mereka mengirimmu. Mereka takut padaku," kata pangeran itu. "Mereka takut pada kekuasaan saya dan takut pada apa yang bisa kugunakan dengannya."
Requiem mengamati pangeran itu dengan hati-hati. Ada sesuatu tentang keheningan dan ketenangan pangeran itu yang membuatnya merasa curiga. Tugas ini terasa terlalu mudah, terlalu sederhana.
"Tapi kau tidak perlu takut padaku, Requiem," kata pangeran itu dengan senyuman tipis. "Saya tidak akan melawanmu. Aku akan menyerahkan diri padamu."
Requiem tidak yakin. Dia telah melihat banyak trik seperti ini sebelumnya. Namun, ketika pangeran itu mengulurkan tangannya sebagai tanda menyerah, Requiem mengambil kesempatan itu dan meraih tangannya. Tiba-tiba, dia merasa terguncang oleh kekuatan magis yang kuat. Dia hampir saja kalah dalam pertarungan pikiran dan kekuatan, tetapi dia berhasil menekan kekuatan magis pangeran dengan kekuatannya sendiri.
Setelah pertempuran pikiran singkat, Requiem berhasil mengetahui bahwa pangeran itu tak bersalah dan dia telah dikhianati oleh keluarganya sendiri. Requiem merasa tergerak untuk membantu pangeran dan membantunya melarikan diri dari orang-orang yang mencari hidupnya.
Requiem dan pangeran itu memutuskan untuk bekerja sama untuk mengungkap konspirasi tersebut dan menyelamatkan kerajaan. Dengan bantuan sekutu baru yang ditemukan oleh Requiem, mereka mulai menyusup ke dalam istana kerajaan dan mengungkap banyak rahasia yang tersembunyi.
Namun, ketika mereka hampir berhasil mengungkap kebenaran, Requiem tersandung dalam pertempuran hebat melawan pengawal kerajaan yang licik dan pengejaran dari pembunuh bayaran lainnya yang juga dipesan untuk membunuh pangeran. Meskipun dalam situasi sulit itu, Requiem dan sekutu barunya berhasil menangkap pangeran dan melarikan diri dari tempat kejadian.
Setelah berhasil meloloskan diri dari kejaran, mereka bertemu dengan seorang penyihir tua yang memiliki informasi penting tentang konspirasi tersebut. Penyihir itu memberitahu mereka bahwa pangeran sebenarnya adalah korban dari permainan politik kerajaan yang lebih besar dan dia sebenarnya tidak bersalah.
Requiem dan timnya memutuskan untuk melindungi pangeran dan membantunya membongkar konspirasi itu. Mereka menyusup ke dalam istana kerajaan dan bertarung melawan pasukan pengawal kerajaan yang kuat. Dalam pertempuran itu, Requiem dan teman-temannya terpaksa mengorbankan diri untuk menyelamatkan pangeran.
Namun, dalam momen terakhir, Requiem berhasil mengeksekusi rencananya dan mengalahkan raja korup yang telah merancang konspirasi tersebut. Pangeran kemudian memerintah dengan bijaksana dan menghapuskan sistem politik yang korup di kerajaannya.
Meskipun banyak korban yang telah terjadi, Requiem merasa lega karena dia berhasil melunasi semua kesalahan masa lalunya dan membantu pangeran membuktikan kebenaran. Dia dan sekutu barunya kemudian melanjutkan petualangan mereka, siap untuk menghadapi tantangan baru yang mungkin muncul di masa depan.