
BUDAYAKAN UNTUK SELALU TINGGALIN JEJAK. LIKE, KOMEN, ADN VOTE. RED BITANG LIMA JUAG BOLEH BANGET.
HAPPYH REDING.... 😘😘😘
"Barra kenapa sih lo kayak gini sama gue?, Bar perlu lo tahu, gue sayang sama lo," gumam Meriey.
"Mer, lo bicara dengan siapa?, tegur teman meriey.
"Tidak ada," Jawab Meriey lalu pergi menuju kelas nya.
"Dasar aneh." grutu teman sekelas Meriey.
******
Malam harinya di supermarket milik Barra.
" Malam semua."Sapa ceri kepada anak buah Barra.
"Malam mbak, ado yang biso kito bantu? " Tanya Andes.
"Ado lah, kito mao caro Ibo Aro."Jawab Vira yang mengikuti logat Palembang Andes.
"Ver, lo terkesan ngeledek." sahut Ceri.
"Abis dia ngomongnya pake logat Palembang yah gue ikutin." Jawab Veri.
"Yah engga semua kata pake huruf O mbak, jadi aneh." sahut mail.
"Iya yah, maaf yah, bercanda." jawab Vira. Kalau gitu ajari gue bahasa Palembang." pinta Vira.
"Lo kesini mau belajar Bahasa atau mau ketemu kapten dan Mister killer."Tanya Ceri Ketus.
"Kalau bisa dua-duanya." jawab Vira.
"Rakus lo." omel Ceri.
"Eh, ada Engga Barra sama cewek yang bersama nya? " tannya Ceri lagi.
" Bos Barra tidak ada, kita tidak tau Bos kesini atau tidak, dia jarang kesini." Jawab Mail.
"Kita sudah janjin." jelas Vira.
"Oh, embak nya sudah janjian, kalau begitu tunggu saja, mungkin sebentar lagi." Jawab Mail.
"Ya suda, kita tunggu di sana, Cer lo ambil eskrim." Pinta Vira.
"Embak bayar kan, nanti kayak kemarin malam emba tidak bayar." Tanya Mail.
"Yang bayar nanati Mister klimis." Jawab Vira.
"Mister klimis?, siapo dio?" tanya Andes.
"Nanti lo juga tau, Sana Cer ambil eskrim, gue yang ambil cemilanya." Pinta Vira lagi.
Ceri dan Vira asik menikmati cemilan dan Es crim yang mereka ambil dari supermarket milik Barra.
"Enak nih makan es crim sama cemilan." Tegur Ara yang barusaja datang.
"Eh kapten, maaf kapten abis lo lama sih, jadi kita nunggu sambil makan." Jawab Ceri.
" Hay Barra." Sapa Vera, " Eh Kalian jadikan menjawab pertanyaan kita?." Tanya vira.
" Pertanyaan yang mana." Tannya Ara sambil berjalan menuju ruang kerja Barra.
"Jangan pura-pura amnesia lagi." jawab Vira ketus.
"Andes, belikan gue bakso, sama sate, Masing-masing dua porsi." pinta Ara.
"Jangan dua, tapi empat." imbuh Ceri.
"Siapa yang bayar?." Tanya Ara ketus.
"Lo lah." Jawab Ceri dan Vira.
"Enak saja, ogah gue." tolak Ara.
"Kalau gitu , Mister klimis yang bayar." ucap Ceri.
"Mister Klimis, bayari makan gue yah!." ucap Vira sedikit berteriak.
"Iya," jawab Barra.
"Tuhkan, Barra mau." Jelas Ceri kepada Ara.
"Lo berdua lama-lama ngelunjak yah." Omel Ara.
" Sekali-kalia tidak apa-apa, kapten." Jawab Vira.
"Ya sudah yuk kita bicara di ruang kerja Barra," Ajak Ara.
Di ruang kerja Barra.
"Kapten, sebenar lo sama si klimis ada hubungan apa sih? " tannya Vira.
"Kapten Ara, pake jalan pintas, engga usah pake muter-muter." Vira menyela ucapan Ara yang bertele.
"Kita itu, Anu..?
"Kapten ARABELLA....?!" Mereka berdua geram karen Ara masih saja bertele.
"Kita sudah menikah, " Barra yang barusaja masuk langsung meyela pembicaraan merka.
"Apa!!, Ceri dan Vira terkejut dengan penuturan Barra.
"Lo tidak asal bicara kan?" Tanya Vira.
"Tidak, nih bukti nya, cincin dan foto pernikahan sederhan kita." Jelas Barra.
"Embek!, tadikan kita sudah sepekat kalau kita akan rahasia ini dulu kenapa lo bocorin sih." Omel Ara.
" Tida apa-apa, seperti nya mereka bisa jaga rahasia, yah kalau dia ember kemana-mana lokan ahli dalam bermain katana." Jawab Barra.
" Gila lo, mau lo tebas leher gue." Sahut Vira.
" Kalau lo engga ember, engga bakal misah tuh kepala." Ancam Ara.
"Beres kapten, pasukan vira dan Ceri akan jaga rahasia," Jawab Vira.
" Selamat yah kapten atas pernikahan nya. Eh, tunggu kalian menikah karena di jodoh kan? " tanya Ceri.
"Awal nya iya, tapi setelah Barra memberi tau siapa dia ternyata di pacar masa kecil gue yang pernah gue ceritakan sama lo berdua." Jelas Ara.
"Jadi dia anak penakut itu?,"Tanya Ceri.
"Iya, ternyata dia udah tau kalau ini gue, jadi dia selama ini jahat, kejam dan sadis sama gue karen mau caper saja sama gue," Jelas Ara lagi.
"Dia udah tau kalau lo pacar masakecinya dan lo tidak tau?, parah lo emang," Tegas Vira.
"Yah mana gue tau, dulu aja dia cupu, penakut, Lah sekarang dia berubah baget," Jawab Ara.
"Beruabah apa nya?" Tanya Ceri sedikit curiga.
"Pastinya Mister klimis jadi lebih ganteng dan keren." Jawab Vira.
" Ya iyalah, sumi siapa dulu." Jawab Ara.
" Sudah hentikan ocehan kalian, makan sudah datang dan lekas makan, setelah itu kalian berdua bantuin pantau barang yang baru saja datang di gudang dan lo Kebo, periksa pembukuan." Printah Barra.
"Dan Lo?, " Tanya mereka bertiga bersama'an.
"Nunggin kasir, anak-anak pada kesana semua, tinggal Andes yang ada di toko." Jawab Barra.
"Oooooo, Siap bos," jawab merek berdua. " Tapi jangan lupa bayaran kita yah bos." Pinta Vira.
"Kerja aja belom mintak bayaran." Sahut Ara.
"Ya Iyalah anak-anak Somplak aja bantuin di bengkel lo bayar, masak kita engga sih." Jawab vira.
"Iya, nanati gue bayar,..? sahut Barra.
"Gitu dong Baru...?
" Gue bayar pake Do'a." Ara menyela ucapan Vira.
"What.. Do'a!," sahut merek berdua.
"Bagus sih kalau pake Do'a, tapi bukan cuma Do'a saja tapi pake, ini.. " Ceri memberi isarat mengunakan jarinya.
"Nah yang lo makan apa tidak pake duit belinya?" tanya Ara.
"Ini beda," jawab Vira.
"Sudah makan saja, jangan makan sambil bicara." Tegur Barra.
Merekpun kembali fokus kemakan merek kembali setelah mendapat teguran dari Barra.
💖💖💖💖💖
JANGA LUPA LIKE,KOMEN AND VOTE. RED BINTANG 5 NYA JUGA BOLEH.
RAMAIKAN JUGA KARYA AUTHOR YANG LAIN YANG JUDUL NYA.
1) RAHASIA SI CUPU
2) BIDYGUAR SANG IDOLA.
3) BUMI DAN LANGIT.
Atau tinggal kliek Profil Author dan jangan lupa tingalin jejek nya.
MAKASIH, SALAM LOVE DARI AUTHOR.
💖💖💖💖💖💖