ARABELLA

ARABELLA
BA RA



BUDAYAKAN UNTUK SELALU TINGGALIN JEJAK. LIKE, KOMEN, ADN VOTE. RED BITANG LIMA JUAG BOLEH BANGET.


SELAMAT MEMBACA.


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Malam hari nya, Barra yang sedang menunggu Ara selesai latihan, Barra tak berniat masuk karena dia tahu tidak akan di perboleh kan masuk. setelah beberapa menit menunggu, Ara keluar dari tempat latihan.


"Embek, yuk kita pulang," Ajak Ara ke Barra.


"Kita mampir ke supermarket dulu." pinta Barra.


"Mau ngapain, apa ada yang mau lo beli ?.


"Tidak ada, Yuk berangkat, setelah dari sana kita makan malam, lo belum makan malem kan ? tanya Barra.


" Iya belom, kita makan dulu yah, gue dah laper." pinta Ara.


"Kita makan di sana, di depan supermarket banyak orang jualan makanan, lo pasti suka."


"Ok, yang penting makan." jawab Ara.


Setelah menempuh perjalanan hampir Lima belas menit, mereka sampai di supermarket yang lumayan besar, dan bertuliskan BA❀RA Market.


"Embek, kenapa kita ke supermarket ini, di dekat Apertemen kan ada?, kenapa kita jauh-jauh kesini ?" tanya Ara.


"Siapa yang mau belanja ?, oh iya, lo bilang laperkan, lo mau makan apa ?.


"Bakso dua porsi, dan sate dua porsi." jawab Ara.


"Oh ya sudah, gue minta karyawan untuk membeli nya.


" Lo engga makan ?.


" Nah itu tadi tida sekalian punya gue ?.


"Engga, itu semua punya gue, lo pesen sendiri."


"Astaga, lo makannya banyak amat, engga takut gendut, entar kalau gendut gue engga bisa gendong lo gimana ?." goda Barra.


"Itu belun seberapa, biasanya bisa tiga atau empat kali lipat, lo lihat kan gue masih segini-gini aja."


"Astaga, itu perut terbuat dari apa, banyak banget makan nya?." keluh Barra.


"Jangan ngeluh, apa lo engga sanggup kasih gue makan?,"


"Enak saja, lo mau makan sebayak apapun gue beliin, jangan kuwatir. Ya sudah yuk masuk.".Ajak Barra.


Ara mengikuti Barra masuk ke dalam supermarket. Setibanya di dalam.


"Cantik !, Belikan gue bakso empat porsi dan sate juga empat, nanti antar ke ruangan, dan bawaka juga minuman rasa jeruk dan cemilan." jelas Barra ke pada karyawan yang dia panggil Cantik.


" Eh, ayang bos, Baik ayang bos segera Cantik carikan. Ayang bos, tumben kemari bawa cewek, hayo siapa ?, Cantik cemburu lo." ujar Karyawan yang bernama Cantik Alias Ayu.


"Cantik, mulai sekarang kamu tidak boleh pangil Ayang bos lagi, pangil Bos saja." pinta Barra.


"Lah kenapa, apa karena Ayang bos udah punya calon ibu bos ?, Kalo gitu Cantik pangil mas bos tidak ada penolaka titik. Ya sudah Cantik berangkat. Permisi Cantik mau lewat." Karywan itu melwati Ara begitu saja, dengan sedikit tidak suka melihat Ara bersama bos nya.


"Embek, kenapa lo pangil dia Cantik ?.


"Nama nya Ayu, tapi, dia tidak mau di panggil Ayu, maunya Cantik." ujar Barra.


"Idih sok kecantikan, nama sama orangnya tidak singkron." sahut Ara.


"Cemburu yah, engga usah cemburu, gue tidak tertarik denga nya, gue kan udah ada elo."


"Ih, Pak Bos, Jangan pacaram di sini, kita berempat jomblo loh pak. jangan bikin kita iri." sahut karyawan cowo yang bernama Mail.


"Kaliam pacaran aja berempat, Kan pas kalian udah jadi dua pasang." ledek Barra.


"Masa Allah pak bos, Aku igun waras, masak iya aku kon pacaran karo kiye wong, aku laki-laki tulun loh, pak bos aja ngawur." sahut Jupri, dengan logat Jawa ngapak nya.


" Bah macemana pulak pak bos, kalau pun saya mau sama laki-laki aku juga pilih-pilihlah, tidak mau saya sama laki-laki macem mereka ." sahut Ucok, dengan logat Batak nya.


" Maksut kaw apo cok, kawkiro kito laki-laki cak mano ?" protes Andes dengan logat palembang.


"Au ah, kalian ngomong apa, yang penting awas aja kalau ada keluhan karna bahasa kalian. " Barra kesal mendengar karyawanya mengunaka bahasa daerah masing-masing.


"Ya engga lah pak, aku ya bisa ngomong indonesia sing pener, " sahut jupriy.


"Tenang pak bos, karna bahasa kito ini, mereka galak beli di pat koto, katonyo biso sekalian belajar bahasa daerah," Sahut Andes.


"Ahhhh pusing, teserah kalian." Barra pasrah mendengar ucapan mereka, Karen tidak tau artinya.


Di ruang kerja Barra.


"Ini supermareket lo, apa punya papi ?" tanya Ara.


"Punya gue lah, emang lo aja yang bisa buka usaha," jawab nya.


"Semua, termasuk bagunan? "


"Tidak termasuk bangunan, bangunan ini punya mami." jelas barra. " Sayang, lo tau tidak kenapa supermareke ini gue beri nama BA❀RA?


"Pasti, BA itu nama lo Barra, dan RA itu nama gue, Ara, kalau di sambung jadi Barra Love Ara. "


"Ah engga asik banget lo, tadinya kan Gue mau gobalin elo, malah lo tebak dengan bener." Barra sedikit kecewa karena rencana nya gagal.


"Kebaca baget tau, oh iya, lo ngajak gue kesini ngapain? mau pamer kalau lo punya usaha."


"Ko pamer sih!, apa salahnya gue nunjukin usaha sama bini sendiri, kan biar lo tau kalu suami lo ini bukan pengagguran, dan bisa nafkahi lo tanpa bantuan papi atau mami." jelas Barra.


"Oh, seperti itu,"


"Au ah!, gue mau cek pembukuan sebentat lo disini saja, mungkin sebentar lagi Cantik datang,"


" cih Cantik, masih cantikan gue, " sahut Ara.


"Lo cantik di liat dari mana kebo, dilihat dari bulan." ledek Barra.


"Ngomong apa lo, mauu gue hajar!"


"Berani pukul gue!, sini sini sini, mau sebelah mana, pipi kiri apa kanan atau kening, lebih seru kalau di bibir, tapi jangan pakai tangan atau kaki, tapi pakai..? ucapam Bara menggantung.


"Is ogah, mesum banget tu otak !." sahut Ara ketus.


Tak lama Cantik datang membawa makanan yang Ara pesan.


"Tok tok tok.


Ara beranjak untuk membuka pintu.


"Malam Mas,,,?


"Mas mas mas!, ikan mas kali," sahut Ara.


"Eh kamu, saya kira Mas bos yang buka."


"Jangan pangil mas bos, tapi bos, awas kalau panggil mas bos lagi, gue pecat lo !" Ancam Ara.


"Idih siapa lo, emang situ calon nyoya bos. " sahut Cantik.


"Sayang mana bakso nya? " Pangil Barra.


"Tuh denger, gua adalah nyoya bos tau." jelas Ara dengan tegas. " Sini makana gue!" Ara mengambil kantong kersek yang Cantik bawa.


"Lah bagian ku mana, itukan ada empat persi, kasih aku satu dong", pinta Cantik.


"Enak Aja, ini punya gue semua, lo beli sendiri." Ara langsung menutup pintu meninggalkan Cantik yang masih berdiri di depan pintu.


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


JANGA LUPA LIKE,KOMEN AND VOTE. RED BINTANG 5 NYA JUGA BOLEH.


RAMAIKAN JUGA KARYA AUTHOR YANG LAIN YANG JUDUL NYA.


1) RAHASIA SI CUPU


2) BIDYGUAR SANG IDOLA.


3) BUMI DAN LANGIT.


Atau tinggal kliek Profil Author dan jangak lupa tingalin jejek nya.


MAKASIH, SALAM LOVE DARI AUTHOR.


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–