ARABELLA

ARABELLA
Jam weker.



BUDAYAKAN UNTUK SELALU TINGGALIN JEJAK. LIKE, KOMEN, ADN VOTE. RED BITANG LIMA JUAG BOLEH BANGET.


SELAMAT MEMBACA.


💖💖💖💖💖💖💖


" Udah jangan berantem, pengantin baru masak udah berantem. Pesen kak yah, kunci dari kebahagiya'an menurut kakak adalah kepercay'an dan ke jujuran. Dengan kita percaya dan kita jujur dengan pasangan kita, maka, kebahagiya'an itu akan tercipta dengan sendiri nya." Ujar Cindi, dengan sendu.


"Kak Cindi menagis?, apa kak cindi teringat dengan sesorang ? "Barra melihat mata Cindi berkaca-kaca.


"Huffff, Cindi mengela nafas dan membuangnya berlahan. "Karena aku pernah mengalami nya. Semenjak itu aku troma dengan namaya hubungan yang serius, makanya di umur aku yang hampir kepala tiga aku masih sendiri."


"Yang sabar yak kak, kakak pasti mendapatkan orang yang tepat untuk Kakak," Ara meyemangati Cindi.


" Ara, kamu bisa bicara lembut juga rupanya ?."


"Bisalah, kakak aja yang tiap hari kalau ketemu bikin Ara kesel !"


"Mau tau kenapa aku sering usilin kamu ?, karena setiap kamu kesel,ngomel dan kadang marah-marah,itu semua menjadi obat penyemangat buat Kakak, makanya kakak betah di sini, padahal kakak bisa dengan mudah kredit rumah dengan gaji kakak, tapi kakak urungkan, karena ada kamu di sini.


" so sweet banget sih kak, jadi terharu Ara, jadi pengen peluk."


"Stop!, jangan peluk!, kamu tadi tidak mandi kan ?"


"Isss!, mandilah !. Mulai hari ini Arabella levien, eh bukan Arabella hermawan akan rajin mandi. karena mulai hari ini juga gue sudah ada jam weker otomatis yang bisa bangunin gue dengan paksa, bahkan walau sudah di tarok di kamar yang berbeda masih bisa masuk padahal gue tidak pernah kasih tau pin pintu aperteman gue." Sindir Ara.


" Ya udah kalau gitu Ara boleh peluk.


" Ogah, udah engga mudt lagi," Tolak Ara balik.


"Kalau engga mau ya sudah kak peluk si gantenga aja." Cindi beralih ke Barra


"Etsss...!, jangan macem-macem lo k !" cegah Ara.


" Ting.


Pintu lif terbuka.


"Bay kak cindi, Ara comel duluan," Ara dan barra keluar dari lift di ikuti Cindi yang ikut keluar, dan mereka berpisah di lobi apertemen.


"Sayang kita mau naik motor bareng gue apa Sendiri ?"


"Jangan panggil sayang Barr, nanti di denger orang."


"Iya Dekil ku sayang."


"Aku bareng sama kamu, tapi, turunin gue di Halte kedua deket Sekolah biar telihat ara naik bis." jelas Ara.


"Ok, tuan putri ."


" Oh iya, nanati gue mau ngumpul dulu sama temen-temen gue di bengkel, sekalian ngecek keadaan bengkel."


"Iya, jangan malem-malem pulang nya.


"sippp, tapi jemput gue di tempat karate yang tempo hari kamu ngikutin gue."


"Kamu tau gue ikutin ?"


"Tau. ya sudah ayok berangkat, nanti terlambat.


**


Di sekolah.


"Hiy kalian !!, baris yang bener, jangan banyak benyak bacot lo pada, gue suruh lo lari seratus kali tau rasak lo!" ledek Ara pada temen-temen nya yang sedang di hukum karema telambat.


"Kapten!, lo udah berngkat sekolah lagi?" Ceri dan vira sangan antusias, begutu juga dengan yang lain.


"iyalah Cerr, kenapa kangen yah sama gue ?, tapi sayang, gue engga," jawab Ara.


" Ahh kapten, tapi Vira kan kangen banget sama kapten, Eh.. tunggu!, tumben kapten tidak dihukum?,"


"Iyalah, karena gue udah punya jam weker yang limited edition, dan hanya gue yang punya di dunia ini, bisa gue suruh-suruh lagi.


" Jam weker apa robot, bisa di suruh-suruh ?" tanya Doni.


"Ehemm ! suar dehem mengejutkan Ara.


"Allah huakbarr !" Ara terkejut.


"Dekil!, lo nagapin disini ? mau gue hukum juga !, tanya Barra.


"Engga lah !, guekan engga telat hari ini !"


" Kalai gitu masuk kekelas! jangan klayapan bentarlagi guru dateng, atau mau gue hukum bareng sama mereka!?" tegas Barra.


" Kalian hormat yang bener, kalau tidak Lari seratus kali!" ancam Barra.


"Lah, kenapa jadi sama ancemanya dengan Kapten?,"


"Cerri!,, diam, jangan banyak tanya !" bentak Barra.


" Aisss, dasar kiyler nayak aja enga boleh." sahut Cerri.


******


Jam istirahat Ara Cerri dan Vira sedang makan bersama di kantin, sedangkan doni, Kuntet dan lainya duduk di bangku lain yang berseblahan denga mereka.


"Hay Ara." Alex datang menghapiri mereka bertiga.


"Hay Alex,,,." Cerri menjawab sapa'an Alex.


Alex tersenyum, lalu duduk di sebelah Ara.


"Ara, beberapa hari ini lo tidak masuk yah ?, gue tidak pernah liat ?"


"Iya, gue lagi ada urusan keluarga." jawab Ara datar.


"Kebetulan banget yah bisa bareng sama Barra, Barra Apsen lo juga Apsen, lo brangkat di juaga berangkat." Ujar Alex.


"Mungkin cuma kebetukan." Ara masih menjawab dengan datar.


"Ara, lo masih marah yah sama gue ?, Maaf yah so'al kemaren, gue tidak sengaja."


"Hemm, tidak apa-apa, lupakan. lo ngapain kemari, mau makan, kenapa tidak pesan?," tanya Ara bertubi-tubi.


"Tidak, gue kesini cuma mau nyamperi lo. Oh iya kalianpulang sekolah lo kemana?," tanya Alex.


"Gue sibuk, gue mau ke bengkel, abis itu latiha karate sampek malem dan pulang nya di jemput sama sopir." Jelas Ara. yang di maksut sopir adalah Barra.


"Oh, gue kira lo tidak sibuk, gue mau ajak lo nonton Drakor, lo sukakan ?


"Idih Drakor, Ara lo ajak nonton Drakor ?, kaga salah ?." Tanya Vira.


"Maksud lo ver, Ara tidak suka Drakor ?


"Ya engga , emang bener kaga salah maksud Gue hehehe."


"Oh gue kira, Ya sudah kapan-kapan kita nonton bareng, gue yang beli tiket nya buat kalian.


"Beneran Lex, serius?... Asikkkkk ! Vira, Ara kita nonton bioskob gratis." Cerri antusias mendengar ajakan Alex.


"Gue engga janji, gue males," Jawab ara.


"Yah Kapten, kenapa gitu sih, Enggaseru lo." keluh Vira.


"Kenapa?, apa karena temen-temen cowok lo tidak ikut ?, ya sudah, kalian semua boleh ikut. Nanati kita nonton di Bioskob milik keluarga gue, gue kasih gratis buat kalin semua," Alek masih berusaha mencari perhatian Ara.


"Beneran Lex, lo serius mau ajakin kita juga," Giliran Al yang antusias, di ikuti doni, Anan dan lainya.


"Kapten mau yah, yah yah yah ?" Kuntet mendesak Ara untuk ikut.


Ara melihat Barra yang duduk tak jau darinya. Barra mengangkat kedua bahunya tanda terserah.


"Iya iya gue ikut, tapi liat entar, untuk kapan nya gue tidak bisa janji, akhir-akhir ini gue sibuk banget." kilah Ara.


"Tidak Apa, yang penting lo mau," Ujar Alex.


💖💖💖💖💖


JANGA LUPA LIKE,KOMEN AND VOTE. RED BINTANG 5 NYA JUGA BOLEH.


RAMAIKAN JUGA KARYA AUTHOR YANG LAIN YANG JUDUL NYA.


1) RAHASIA SI CUPU


2) BODYGUARD SANG IDOLA.


3) BUMI DAN LANGIT.


ATAU TINGGAK KLIK PROFIL AUTHOR.


DAN JANGAN LUPA JEJAK NYA,


MAKASIH, SALAM LOVE DARI AUTHOR.


💖💖💖💖💖