
BUDAYAKAN UNTUK SELALU TINGGALIN JEJAK. LIKE, KOMEN, ADN VOTE. RED BITANG LIMA JUAG BOLEH BANGET.
SELAMAT MEMBACA.
****
Di sekolah, Ara terliht seperti biasa ceria dan bersemangat.
Vira dan Cerri menghampiri Ara yang sedang makan di kantin.
" Kapten, kekantin engga aja-aja,"protes Vira. " oh iya, kemaren lo pergi kemana sama si Mr klimis ?" tanya vira. sambil duduk di sebalah Ara dan Cerri duduk di depan Ara.
"Udah gue bilang, urusan Ibu negara kalian berdua tidak boleh tau." jelas Ara, sambil terus makan bakso yang di pesan.
" Kita berdua doang?" protes Cerri.
"Kaliam semua, tidak ada yang boleh tau,! jelas Ara.
"Ih.... kapten, main rahasia-rahasian segala." protes Vira.
"Untuk sekarang belom, entar kalau udah tepat waktunya gue kasih tau ke kalian berdua." jelas Ara.
"Beneran? janji yah, awas kalau bohong !" Ancam Cerri.
"Hey, boleh gabung ?" Alex datang menghampiri Mereka.
"Hemmm boleh." Alex duduk di sebelah Ara, karena Ara duduk di kursi panjang, dan Ara duduk di tengah, jadi, masiha ada ruang di kanan dan kiri Ara yang bisa di tempati Vira dan Alex.
"Hey, kalain temen-temen nya Ara'kan ?" tanya Alex ramah kepada Vira dan Cerri.
" iya, ello cowok yang kamren kan ?" tanya Cerri.
"Iya, maaf ya soal kemaren, gue keceplosan." jelas Alex.
"oh, tidak apa-apa ko." jawab vira.
"Nama kalian siapa ?" tanya Alex lagi.
"Gue, vira, dan ini Cerri trus kalau ini...?
"Gue sudah tau kalau yang ini" jelas Alex menujuk Ara.
"Udah kenalan maksud nya ?" tanya Cerri.
"Iya, udah kenalan, tapi sebelum kenalan gue juga udah tau siapa Ara." jelas Alex.
" Ohhh... ko lo tau Ara tidak tau kita berdua ?" perotes Cerri.
" Gue tau kalian, tapi belum tau pasti nama kalaian." jelas Alex.
" oh gitu, Eh kapten ko ello diam aja, ?" tanya cerri
" Terus gue harus ngapain ?, kalian kan lagi proses kenalan, dan gue udah kenal jadi gue beri waktu kalian buat kenalan." jelas Ara.
"Iya yah."
" Ara, nanti pulang sekolah lo kemana ? tanya Alex.
"Gue biasanya sama temen-temen gue ngumpul di bengkel." jelas Ara.
" Mau gue anter?"
"Tidak usah, gue sama yanga lain biasa naik bis bareng-bareng." tolak Ara dengan halus.
" Tidak apa-apa, kalian bertiga gue anter ke sana." masih berusaha.
" Tidak usah, kalau lo mau kesana datang saja langsung ke bengkel." tolak Ara lagi.
" Tapi ?
"Alex kita kan tidak cuma ber tiga, kita berjumlah sembilan orang, kalau lo mau nganter yah kita semua harus lo anterin juga. tapi sayang mobil lo cuma muat empat orang," Jelas Vira, membantu Ara yang terlihat tidak nyaman karena Alex teru saja memaksa nya.
" Oh gutu. Baiklah lain kalia saja." jawab Alex, sedikit kecewa.
"Kling..
notif pesan di ponsel Ara berbunyi. sebuah pesan dari seseorang yang tertulis nana Embek.
Sambil tersenyum Ara membaca pesan itu. "Jaga'in hati gue yah, kayak nya ada yang mau ngerebut Hati gue." isi pesan dari orang yang yang bernama Embek.
"Embek, siapa dia, ko namanya kayak kambaing ?" tanya Alex.
Ara langsung menutup ponsel nya dan menoleh ke arah Alex.
" Apa'an si lo, lancang banget liat-liat isi pesan orang, ini prifasi jadi jangan lancang anda !" bentak Ara, lalu pergi meninggalkan Alex di ikuti Cerri dan Vira yang ikut pergi menyusul Ara.
Saat Ara akan pergi dari kantin Ara melihat Barra sedang duduk di kantin bersama teman-temanya, dan ada Merreiy yang duduk di sebelah nya. Ara melihat Barra sekilas lalu pergi.
"Kenapa kebo?,, kayak lagi marah, marah karena Alex ngintip pesen dari gue apa marah liat Merriey duduk di sebelah gue?," Bertanya-tanya dalam hati. " Mau gue samperin Cerri sama Vira ngikuti dia terus, belum Merriey yang deketin gue terus ?, gue tanya lewat pesan lagi ajakali." Barra masih sibuk dengan pikirnya sendiri.
"Kenapa tidak di bales ?" Batinny.Barra semakin cemas.
"Barr ello kenapa, dari tadi diam saja ?" merri bertanya karena melihat Barra yang dari tadi benggong. namun tak ada respon dari Barra. " Barra lo kenpa ?, tanya merri lagi.
"Apa mer?, maaf gue kaga denger, maaf, gue pergi dulu," Barra langsung pergi begitu saja, Merriey terlihat kesal di buat nya.
Barra mencari Ara kesan kemari namun tak kunjung ketemu.
"Kemana si kebo ilangnya cepet banget," gumam Barra.
"Embek lo nyariin siapa." Barra terkejut karena Ara tiba-tiba saja muncul di belakang nya.
"Astaka !!, kebo bikin gue kaget aja!" ucap Barra sambil mengusap dada nya karena terkejut.
"Hehe maaf, emeng lo cari siapa fokus benget ?" tanya Ara lagi.
"Nyari'in lo lah, gue liat lo pergi sambil marah jadi gue cemas." jawab Barra jujur.
"Oh gitu, terus ?" tanya Ara.
"Terus apa nya ? tanya balik.
" Terus, sekarang udah ketemu, sekarang mau apa ?" jelas Ara.
"Terus, emm.m. engga tau ?, eh, tadi lo marah bukan gara-gara Merriey duduk di sebalah gue kan ?" tanya Barra memastikan.
"Engga, gue udah biasa liat kutil anoa ngintilin lo ?"
"Kutil anoa ?, maksud lo merreiy?"
"Siapa lagi." jawab Ara sambil manggut mangut.
"Sayang mumpung kita di tempat sepi boleh ...? tanya barra dengan nada mencurigakan, nanum ucapan nya langsung Ara potong.
"Jangan aneh-aneh, belum muhrim! tolak ara tegas menyela ucapan Barra.
" Jadi kalu udah muhrim boleh ?" meledek Ara sambil menaikan turun alis nya.
"Embek!!, jangan macem-macem deh !." protes Ara ketus.
"Iya iya bercanda kali, udah jangan manyun, entar gue hilaf kalau liat lo manyun kayak gitu." ledek Barra lagi.
Ara langsung menoleh sambil menutupi mulutnya seakan tau apa yang Barra maksud.
Barra melihat jari Ara tak ada cincin pemberian nya."Sayang di mana cincin nya ?" Barra tidak melihat cincin yang dia berikan kemaren.
"Ada ko, ini." Ara mengeluarka kalung yang terdapat bandul cincin pemberian Barra.
"Oh sukurlah gue kira ilang." jelas Barra,lega. "Sayang kapan mau kasih jawaban sama mami ?" tanya Barra.
"Emm kapan yah ?
" Ko kapan ?, gimana kalau pulang sekolah."
" Cepet baget Barr ?"
"Iya, biar kita cepet nikah, dan tinggal bersama."
" Sebenernya yang pengen kita cepet nikah nenek apa lo sih?"
" Awalnya nenek yang maksa, tapi setelah gue tau siapa yang mau dijodohin sama gue, sekarang gue yang bersemangat."
" Terus, kalau kita udah Nikah mau ngapain ?"
" Mauuu..? ucap Barra menggantung.
"Awas kalai macem-macem !" ancam Ara lagi.
Barra terkekeh melihat Ara yang terlihat ketakutan.
****
JANGA LUPA LIKE,KOMEN AND VOTE. RED BINTANG 5 NYA JUGA BOLEH.
RAMAIKAN JUGA KARYA AUTHOR YANG LAIN YANG JUDUL NYA.
1) RAHASIA SI CUPU
2) BIDYGUAR SANG IDOLA.
3) BUMI DAN LANGIT.
JANGAN LUPA JEJAK NYA,
MAKASIH, SALAM LOVE DARI AUTHOR.
💖💖💖💖💖