
Selamat membaca!
*
*
*
*
*
*
*
...****************...
"Eh lo ngapain ngikutin kita berdua." Kata Airin ke Alvaro yang terus mengikuti mereka hingga mereka tiba di tempat makan.
*************
"Gue gak ngikutin lo berdua." kata Alvaro.
"Terus lo ngapain di sini?! " tanya Airin.
"Gue... laper makanya gue kesini." jawabnya santai lalu pergi meninggalkan mereka berdua.
Airin mendengar jawaban dari Alvaro yang masuk akal hanya diam. Ia kembali menarik tangan Arka dan membawanya ke meja yang berisi makan pembuka.
Setelah mengambil makanan yang akan dimakan oleh mereka. Mereka duduk di salah satu meja yang kosong. Awalnya mereka makan dengan tenang sambil diselangi obrolan ringan, tiba tiba saja Alvaro datang dan duduk tepat di sebelah Airin.
Posisi duduk mereka
Alvaro - Airin -Arka
meja
kosong
"Eh lo ngapain duduk disini?" ucap Airin sedikit kesal karena Alvaro yang datang tanpa diundang ke meja mereka.
"Serah gue dong mau duduk dimana, emang ini meja punya bapak lu. Lagian lo berdua ngapain duduk di pojokkan sini nanti didatangi setan loh." ujar Alvaro panjang.
Mendengar ujaran Alvaro yang panjang membuat Airin tercengan karena ini pertama kalinya ia mendengar Alvaro berujar panjang dan juga bahasanya itu loh kayak gimana ya, intinya sekarang Airin menjadi sepcless karenanya.
Airin yang tadinya tercengan langsung tersadar saat mengingat kalimat terakhir Alvaro, lalu membalasnya.
"Memang kita lagi didatangi setan, dan setannya itu lo!" balas Airin dengan tak santai.
"Udah udah mending kamu cobain aja ini." lerai Arka, dia memyuapi Airin dengan menggunakan sendoknya.
Alvaro yang melihat Arka memyuapi Airin dengan sendok bekasnya pun menjadi panas seketika rasa amarah, cemburu dan kesal menjadi satu.
Namun sebuah ide muncul di otaknya dengan tiba tiba. Senyum miring muncul diwajahnya, setelah itu tangannya dengan sigap menukar makanannya dengan makanan milik Airin. Bahkan sendok pun juga ditukar. Airin yang melihat kejadian itu menjadi kebingungan.
"Lo ngapain sih?!"
"Heh itu makanan punya gue kok lo makan sih! " tanya Airin dengan kesal.
Dengan santai Alvaro menjawab.
"Gue mau makan punya lo, kayaknya enak."
"Kalau lo mau harusnya ngambil sendiri dong!" sentak Airin, ia sudah bad mood sekali.
"Udah udah lo makan aja nanti gue ambilin lagi atau lo mau gue ambilin sekarang?" Arka menyela perdebatan mereka.
"Gak usah, nanti bareng aja kita." Airin pun memakan makanan milik Alvaro dengan terpaksa.
*************
Skip
Airin sudah berada dikamar, tadi dia diantar oleh Arka walaupun sempat ada cekcok sebentar dengan Alvaro yang berniat untuk mengantarnya pulang.
"Huh....capek banget gue."
Airin baru saja selesai mandi, sekarang ia sedang tepar diatas kasur.
POV Airin
"Ngomong ngomong kok tingkah Alvaro tadi jadi kayak gitu sih?" batin gue.
" Tadi juga ngapain dia ngikuti gue sama Arka. Kenapa gak dekati Annisa ? Kan seharusnya di dalam novel ia menemani Annisa di taman."
"Berarti alurnya udah berubah dong?!"
"Jadi gue gak jadi mati dong!"
"Yeaahh!! harus gue rayain nih." pekik gue.
Gue langsung mengambil hp yang ada di meja.
"Ngelive malam malam enak kali."
Gue pun langsung memulai live ig, gila sih baru aja mulai udah banyak orang yang nonton.
"Hai guys!!!" sapa gue dan komentar orang orang mulai bermunculan.
"Hai kakak!"
"Kakak kok belum tidur sih?"
"Malam kakak!"
"Kakak kok cantik banget sih."
"Spill skincare nya dong kak."
"Hai cantik."
"Kulit kakak putih banget sih!"
"Tidur kak udah malam."
"Kakak gemoy banget sih."
"Gemes banget!"
"Malam guys, gue lagi gak ngantuk nih. Karena gabut jadinya gue ngelive deh."
"Nyanyi kak nyanyi."
"Iya kak nyanyi udah lama kakak gak nyanyi."
" Nyanyi kak."
"Kalian mau lagu apa?"
"Bentar gue ambil gitar dulu." gue mengambil gitar yang ber motif galaksi yang tergantung di dinding kamar.
"Wihh gitar kakak lucu banget!"
"Beli dimana sih itu."
"Mahal pasti."
"Spill harganya kak."
"Harganya eemm... kalau gak salah harganya 2,5 jt aja deh."
"Gila sih mahal banget!"
"Gitar nya memang bagus sih."
"Pantas harganya mahal, orang gitarnya bagus."
"Nyanyi langsung kak."
"Bentar bentar gue mau mikir bentar."
"Lagu Dandelion di sini ada gak ya?" batin gue.
"Udahlah langsung nyanyi aja deh."
Dandelions - cover by Airin
Maybe It's the way you say my name
Maybe It's the way you play your game
But It's so good i've never known anybody like you
But it's so good I've never dreamed of nobody like you
And I've heard of a love that comes once in a lifetime
'Cause I'm in a field of dandelions
Wishing on every one that you'll be mine, mine
And I see forever in your eyes
I feel okay when I see you smile, smile
Wishing on dandelions all of the time
Praying to god that one day you'll be mine
Wishing on dandelions all the time
all of the time...
Saat dipertengahan lagu tiba tiba saja Alvaro dkk dan Arka bergabung dilive gue.
I think that you are the one for me
Cause it gets so hard to breathe
When you're looking at me I've never felt so alive and free
When you're looking at me I've never felt so happy
And I've heard of a love that comes once in a lifetime
And I'm pretty sure that you are that love of mine
'Cause I'm in a field of dandelions
Wishing on every one that you'll be mine, mine
And I see forever in your eyes
I feel okay when I see you smile, smile
Wishing on dandelions all of the time
Praying to god the one day you'll be mine
Wishing on dandelions all the time
All the time...
Dandelions, into the wind you go won't you let my darling know
Dandelions, into the wind you go Won't you let my darling know that
I'm in a field of dandelions
Wishing on every one that you'll be mine, mine
And I see forever in your eyes
I feel okay when I see you smile, smile
Wishing on dandelions all of the time
Praying to god that one day you'll be mine
Wishing on dandelions all of the time
All of the time...
"I'm in field of dandelions
Wishing on every one that you'll be mine, mine."
Lagu diakhiri dengan petikan gitar.
"Oke guys udah dulu ya soalnya gue udah ngantuk mau tidur dulu."
"See you next time, guys." tutup gue dan diakhiri dengan lambaian tangan.
ting
ting
ting
ting
suara pesan masuk dari hp gue.
"Siapa sih?"
Alvaro
Tdr udah mom.
Arka
Kok lo belum tidur...
+62-83XX-XXX-XXX.
Hai baby ...
Pesan pertama yang gue buka yaitu Alvaro
Alvaro
Tdr udah mlm
23:49
^^^Me^^^
^^^Lah udah balik dingin lagi lo?^^^
^^^√√^^^
^^^23:49^^^
Setelahnya gue pun membuka pesan Arka.
Arka
Kok lo belum tidur, udah malam loh.
23:50
^^^Me^^^
^^^Iya, iya ini udah mau tidur kok.^^^
^^^√√^^^
^^^23:50^^^
Eh, btw pesan satu lagi dari siapa sih.
+62-83XX-XXX....
Hai baby...
Do you miss me?
23:50
^^^Me^^^
^^^?^^^
^^^√√^^^
^^^23:51^^^
...****************...
Hai guys!!
Jangan lupa vote, like dan komen di bawah ini.
Sorry ya guys karena belakangan hari ini aku agi sibuk, dan baru up sekarang.
Makasih ya yang masih stay di cerita ini.
See you guys 😊😊👋👋