Antagonist

Antagonist
Part 14



Selamat membaca!!


*


*


*


*


*


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa Hari Kemudian.


(hari ini adalah ulang tahun sekolah Airin.)


Matahari mulai menembus gorden kamar Airin. Tetapi si Airin nya masih bergelut dengan selimutnya.


BRAK


Suara pintu dibanting. Meski suara bantingan pintu itu sangat kencang, namun Airin masih belum juga bangun.


"Bangun." Terdengar suara yang seksi, datar dan dingin dari seorang laki laki.


"Bentar lagi Ma, Airin masih ngantuk." ucap Airin. Laki laki itu mengerutkan alisnya.


"Gue bukan Mama lo." kata laki laki itu.


Saat mendengar perkataan 'Gue bukan Mama lo'. Seketika Airin bangkit dari tidurnya, matanya melotot kearah laki laki yang bicara tadi.


"Alvaro! lo kok ada di kamar gue sih!!" bentak Airin. Ternyata orang yang banting pintu sama bicara tadi adalah Alvaro.


"Bangun! Sana siap siap, bentar lagi mau masuk kelas." bukannya membalas bentakkan Airin Alvaro malah menyuruh Airin untuk bersiap siap pergi sekolah.


"Iya iya gue siap siap." Airin berjalan ke kamar mandi, sedangkan Alvaro pergi turun kebawah lagi.


Skip mereka udah di sekolah.


"Gue duluan." pamit Airin. Saat ingin membuka pintu mobil, Airin langsung dicegah Alvaro.


"Eitss bentar dulu. Nih dari Mama gue." Alvaro mengasih Airin kotak makan yang dititip oleh Mamanya.


"Wah kebetulan nih gue laper lagi." Airin menyambar kotak makan ditangan Alvaro.


"Yaudah sana turun." usir Alvaro.


Airin turun dari mobil Alvaro dan langsung berjalan kekelasnya.


Ia menelusuri koridor sambil bernyanyi nyanyi lagu yang lagi viral.


"Cause we don't need permission to dance.


Da na na na na na na, da na na na na na na, Da na na na na na na.


No we don't need permission to dance.


Da na na na na na na."


Bruk


"Aduuuhhh sakit banget nih pantat gue." jerit Airin. Baru aja mood Airin bagus udah langsung jelek aja mood nya.


"Arrggh siapa sih yang nabrak gue!!" batin Airin.


"Sorry gue gak sengaja." orang yang nabrak Airin mengulurkan tangannya, berniat membantu Airin berdiri.


Dan Airin menerima uluran tangan tersebut dengan senang hati.


"Sekali lagi gue minta maaf ya." kata orang yang nabrak Airin.


"Iya gue... " ucapan Airin terhenti matanya melotot kearah orang yang nabrak nya.


"Anjim!! demi apa di dia.... Annisa!!" batin Airin ia terkejut saat melihat orang menabraknya adalah Annisa.


"Iya gue maafin kok." ulang Airin mencoba sesantai mungkin dihadapan pemeran utama perempuan yaitu Annisa.


"Eemm gue pergi dulu ya! bye." pamit Airin. Ia langsung pergi tanpa menunggu jawaban Annisa.


******************


"Huh... untung aja gue langsung pergi bisa bisa gue pingsan kalau lama lama sama si pemeran utama perempuan itu." guman Airin. Ia menidurkan kepalanya di atas meja.


Keadaan kelas Airin lumayan rame dikarena kan siswa dan siswi kelas mungkin sedang ada di kantin atau di luar kelas.


"Lo lagi ngapain?" tanya seseorang.


Airin mengangkat kepala, matanya bertemu dengan mata orang yang bertanya dengannya.


"Ooh Arka. Gue lagi tiduran aja sambil nunggu bell masuk." jawab Airin. Kemudian ia menidurkan kepalanya lagi.


"Dari pada lo tiduran mending main aja sama gue." tawar Arka. Arka duduk dibangku depan Airin.


"Gak gue lagi gak minat main game online." tolak Airin.


"Emm gimana kalau kita prank orang aja?"


"Prank gimana?" tanya Airin. Sepertinya Airin mulai berminat dengan ide Arka.


"Jadi gini..... "


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai guys!!


Giman kabar kalian? Mudah mudahan kabar kalian baik baik aja ya!


Oh ya kalian jangan lupa protokol kesehatannya dikerjakan terus ya! and jangan lupa like, vote dan komen di bawah ya!


See you 😊😊👋👋