
Selamat membaca!!
*
*
*
*
*
*
*
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
POV Airin
Gue mengambil asal beberapa pakaian yang asa dilemari, dan menaruhnya ditepi kasur.
Pakaian yang diambil gue ada empat lembar+dengan sepatu.
"Apa gue coba dulu semuanya?" pikir gue.
"Kayaknya gue coba aja deh biar tau mana yang nyaman sama bagus." putus gue.
Percobaan pertama.
Abaikan paper bag yang dipegangnya.
Percobaan kedua.
"Emm kayaknya gue pake yang ini aja deh.(Percobaan kedua.)"
Gue mengecas hp dulu, lalu nyiapin barang barang yang akan gue bawa. Seperti tisu, dompet yang berisi uang cash dan kartu keredit, tak lupa gue membawa sedikit camilan dan minum jika gue laper dijalan.
"Siap siap udah, apa lagi ya?" Pikir gue bingung.
"Kayaknya udah semua deh. Kalau gitu gue mau mandi dulu."
Gue pun berjalan kearah kamar mandi, tidak lupa mengunci pintu terlebih dahulu. Takutnya ada orang tiba tiba masuk kamar gue waktu gue lagi mandi.
~A few moments later~
POV Author
Airin dan Arka telah pergi beberapa saat yang lalu. Arka mengajak Airin pergi ke bioskop, tiketnya sudah dibeli Arka lewat online. Kerena film yang akan mereka tonton masih lama mulainya Airin dan Arka memutuskan untuk jalan jalan di mall sebentar. Saat mereka jalan jalan di mall Airin tidak dengan sengaja melihat seorang perempuan yang wajahnya terlihat familiar. Perempuan yang Airin lihatin terus tak sengaja menatap wajah Airin.
Deg
"D-dia.. k kenapa gue bisa bertemu dengan dia secepat ini?!" batin Airin.
Perempuan yang dilihat Airin adalah Annisa, si tokoh utama perempuan.
"Harusnya gue bertemu dengan Annisa waktu party sekolah, tapi kenapa gue bisa bertemu dengan Annisa si pemeran utama perempuan secepat ini?!" batinnya.
"Rin... lo kenapa?" tanya Arka bingung.
"Lo sakit?" lanjutnya.
"Gak papa kok, gue juga gak sakit."
"Gimana kalau kita nunggu di bioskop tadi aja. Di sana kita bisa mabar game free fire, gue udah mau GM loh! mau gak? atau lo gak bisa main free fire?" tanya Airin bertubi tubi. Airin sengaja mengajak Arka kembali ke bioskop agar Arka tidak melihat Annisa yang masih berdiri di depan toko roti.
laser aaaf
"Wihh!! lo main ff juga!! Sama dong gue juga udah mau GM! lo ngajak gue mabarkan? gue terima!" ujar Arka semangat.
"Yuk kita balik lagi kebioskop." kata Airin.
Mereka pun kembali lagi kebioskop, tak lupa mereka mampir ke stand minuman dinggin. Mereka membeli minuman yang berbeda, Airin membeli Boba rasa taro dan air putih, sementara Arka membeli es cappuccino dan air putih juga. Setelah membeli minuman mereka kembali melanjutkan tujuan mereka kebioskop lagi.
...****************...
Mereka berdua sudah duduk dikursi tunggu bioskop. Airin dan Arka sudah bermain ff dengan seriusnya, umpatan demi umpatan mereka lontarkan kelawan dan teman main mereka.
"*Rin, maju Rin jangan mundur!! katanya mau GM tapi gak berani maju."
"Gimana mau maju darah gue aja udah mau habis!!"
"Woi tembak lah jangan diam diam bae!"
"Iya nih! woi kang santuy! tolongin gue!!"
"Yok sini ikut gue naik mobil! Cepetan nanti keburu ada orang!"
"Kita ke kota tua aja atau gak ke peak. Nanti kita berburu ubur ubur eh maksudnya berburu orang orang yang ada di sana!"
"Semangat semangat kita ratakan semuanya!!"
Seperti itulah ocehan mereka berdua, sampai akhirnya mereka berhenti dikarenakan filmnya sudah mau dimulai.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai guys!!
Gimana kabar kalian? mudah mudahan kabar kalian baik baik aja ya!
Jangan lupa protokol kesehatannya dikerjakan ya! and jangan lupa like, vote dan komen di bawah ya!
See you 😊😊👋👋