
Selamat membaca!!
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
POV Airin
Bertuliskan..........
...
...
...
Jadi pacarnya Arka sehari.
****!!! siapa yang menulis dare kertas ini!!!!!
Gue sumpahin orang yang nulis ini jomblo seumur hidup!!!!
"Demi Alek siapa yang nulis kayak gini!!!" teriak gue.
"Alek? siapa alek?!?" sahut semua orang yang ada di kelas.
Lah iya siapa alek? kenapa gue manggil alek.
"Eeee gue gak tau siapa alek, tapi siapa yang nulis dare yang kayak gini!!" ujar gue.
"Gue." seru seseorang. Langsung saja mata gue mengarah ke orang yang bersuara.
Ternyata Arka gaiss 😱😱!!!
Sumpahhhhhhhh ini serius!!! gue gak nyangka bangett!!!! Tapi huwaaa gue tarik kata kata gue yang menyumpahi jomblo seumur hidup ke orang yang nulis dare ini.
Dengan gagap gue nanya ke Arka.
"K k-kenapa lo n n-nulis d dare yang k-kayak gini?"
"Gue sih lagi bosan aja, jadi gue langsung nulis asal asal dikertas dare itu." kata Arka santai.
"E eh g gue mau kekantin dulu deh mumpung masih istirahat, eemm Chika, Shena. Lo mau ikut gak?" tanya gue. Sebenarnya kekantin itu cuman alasan gue buat kabur dari permainan TOD yang udah membuat gue kena dare yang membuat gue malu sekaligus senang.
"Gak kita masih mau main." tolak mereka berdua.
Laknat banget sih teman teman Airin dulu, gak kayak teman gue yang mempunyai motto: Satu maju semua maju, satu mundur mundur semua. Kalau ada satu teman yang di kelas gue yang bolos, pasti satu kelas pada bolos semua. Sudah berulang ulang kali seluruh siswa siswi kelas gue masuk ruang bk karena saat kami bolos semua ternyata ada guru yang masuk di kelas. Tapi kami semua tidak jera karena sudah masuk ruang bk berkali kali, malah kami terus melakukannya dengan berulang ulang kali.
Sampai sampai semua guru yang ada di sekolah gue sudah angkat tangan. Kepala sekolah juga tidak bisa berbuat apa apa karena kelas gue dulu muridnya berpertasi semua. jadi kepala sekolah tidak bisa mengeluarkan kami semua dari sekolah.
"Jadi rindu deh gue sama teman teman kelas gue dulu." batin gue.
"Kalau gitu gue kekantin dulu."
Gue melangkah keluar kelas. Saat diperjalanan kekantin gue merasa seperti ada seseorang yang mengikuti. Gue menoleh kearah belakang untuk melihat orang yang terus mengikuti gue.
Namun, saat menoleh tidak ada siapa pun yang mengikuti gue. Malah koridor ini terlihat sangat sepi, dan juga... menakutkan.
Gue langsung mempercepat langkah gue menuju kantin.
POV Author
Tiba tiba saja ada seseorang yang mengejutkan Airin dari belakang.
DORR
"Aaaaaaakkhh ada zombie jelek." jerit Airin.
"Hahahahahaha." tawa orang yang mengejutkan Airin.
Sontak Airin yang mendengar tawa itu langsung membalikan badannya dengan segera.
"A-Arka?" lirih Airin.
Ternyata orang yang mengejutkan Airin adalah Arka. Dia adalah orang mengikuti Airin dari tadi.
"Hahaha lucu banget ekspesi lo tadi." kata Arka, dengan tawa rianya.
"Iiihhh ini gak ada yang lucu. Berhenti tertawa." rengek Airin.
"Kenapa lo berdua ada disini?" tanya seorang laki laki, yang membuat tawa Arka berhenti.
Arka dan Airin langsung menatap orang yang bertanya ke mereka.
"Alvaro?" guman Airin.
Alvaro terseyum melihat Airin menyebut namanya dengan perasaan bingung.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai guys!!
Gimana kabar kalian? Mudah mudahan kabar kalian baik baik aja😊.
Jangan lupa protokol kesehatannya dikerjakan ya!!
Dan kalian jangan lupa like, vote dan komen di bawah.
Ohh ya!! karena besok hari idul adha. Jadi saya mengucapkan kepada seluruh umat muslim yang ada 'Selamat hari Idul Adha 1442 H'.
See you 😊😊👋👋