A REAL DREAM

A REAL DREAM
Izin ke jepang



Hwan hee dan Ha jin menikmati waktu berdua, mereka masih berdua di dalam apartemen nya.


"Sayang, aku mau bicara sesuatu sama kamu." Hwan hee sambil mengelus kepala Ha jin saat sedang di sofa berbaring di tubuhnya.


"Ngomong aja, aku denger kok." Jawab Ha jin sedang scroll pada layar ponsel nya.


"Aku ada mini konser,"


"Iya aku tahu, kemaren kan dengar dari seo min kalau kalian mau mini konser."


Hwan hee mendorong tubuh Ha jin pelan agar bisa bangun dan menatapnya.


"Kita memang ada mini konser dan itu bukan di Korea."


"Iya- Hah? Kemana memangnya?" Ha jin terkejut dengan ucapan tunangan nya, bisa-bisa nya seperti itu padahal mereka baru saja merasa baikan.


"Grup kita akan pergi ke Jepang."


"Terus, aku gimana? Apa aku ikut aja?" Tanya Ha jin dan berharap dirinya boleh ikut.


"Itu masalahnya, aku membicarakan ini sekalian izin sama kamu bahwa aku akan pergi hanya semua member tidak membawa keluarga ataupun pasangan."


Ha jin langsung meletakkan ponsel nya yang sejak tadi ia genggam dan mengalihkan pandangan nya dari Hwan hee.


"Sayang, kalau kamu rindu kita bisa video call. Eomma juga dan appa merindukan kamu supaya kamu menginap saja disana selama aku pergi."


Ha jin tidak mau menatap Hwan hee hanya diam, ternyata sedang menangis tidak bersuara. Hwan hee mengetahui itu langsung memeluknya, ia mencium kening Ha jin.


"Sayang aku minta maaf, kali ini benar-benar tidak bisa aku dan member lain membantah. Karena ini juga termasuk fanmeet dengan fans Jepang."


"Aku tidak pa-pa, kamu siapkan saja apa yang akan dibawa." Ucapnya sambil sedikit sesenggukan.


"Semuanya sudah siap di dorm,"


"Memangnya kapan kamu berangkat?"


"Kita jalan aja sekarang ya, kamu jangan sedih lagi."


"Kamu tidak menjawab pertanyaan ku." Ha jin menatap Hwan hee dengan mata berair miliknya.


"Nanti malam sudah harus di bandara." Jawaban Hwan hee pelan membuat Ha jin kembali menangis dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


"Sayang jangan menangis lagi, aku jadi tidak tega meninggalkan kamu disini tanpaku."


Ha jin menolak saat tangan Hwan hee menyentuhnya, ia hanya merasa kaget saat dirinya baru merasa nyaman dengan Hwan hee dan sekarang malah akan meninggalkan dirinya.


"Tidak usah mengantarku, aku bisa pulang sendiri nanti sore. Kamu juga harus sudah bersiap ke bandara 'kan?"


"Sayang,"


"Jangan lupa tetap hubungi aku, kalau sudah waktunya tampil juga bilang sama aku. Kalau kamu tidak bisa untuk selalu menghubungi aku, katakan pada teman-teman kamu biar mereka yang memberikan informasi."


Ha jin lebih terlihat cerewet karena akan berpisah dengan Hwan hee.


"Nanti aku bilang sama Hyeong kalau kamu akan ke rumah, kamu menginap saja di rumah selama aku ke jepang." Ha jin mengangguk setuju jika dirinya akan tinggal di rumah Hwan hee sementara selama berada di jepang.


"Janji akan baik-baik saja dan kembali dengan selamat."


Ha jin memeluk Hwan hee tiba-tiba, ia merasa akan merindukan Hwan hee.


"Tumben banget kamu peluk aku duluan gini, apa ada maunya ya minta oleh-oleh pulangnya. Kamu mau minta apa?" Tanya Hwan hee membalas pelukan Ha jin sambil sesekali mencium keningnya.


"Aku cuma mau kamu baik-baik aja, aku gak butuh apa-apa."


"Bisa banget ngomong nya gitu, biasanya butuh sesuatu yang lumayan untuk oleh-oleh."


"Kenapa sih kamu, aku cuma khawatir tahu gak. Kalau kamu pulang cepat dari sana padahal aku mau kita segera menikah, tapi kamu sepertinya gak mau nikah cepat, baiklah tidak masalah."


Hwan hee terkejut dan menatap lagi Ha jin.


"Kamu sadar 'kan?"


"Kamu kira aku mabuk? Aku gak ada minum apa-apa dari semalam kamu kan tahu." Ha jin mengerucutkan bibirnya karena Hwan hee mengira dirinya sedang tidak sadar.


"Hey bukan gitu maksud aku, tapi ucapan kamu tadi?"


"Kamu gak mau? Oke aku tarik-


"Eh apaan, gak ada tarik-tarik, kita akan segera menikah." Hwan hee mengecup bibir Ha jin.


Ha jin tersenyum menatap wajah Hwan hee yang terlihat sangat bahagia, karena Ha jin menginginkan pernikahan mereka dilangsungkan setelah pulang dari jepang.


Setelah beberapa saat saling menatap dan tersenyum Hwan hee menyentuh wajah Ha jin dan mendekatkan dirinya pada Ha jin, menciumnya dengan lembut dan Ha jin juga membalas ciuman nya.


Semakin dalam dan memperdalam, Hwan hee membawa Ha jin untuk berdiri dan memojokkan nya ke dinding, ciuman mereka semakin panas dan membuat Hwan hee semakin menggila. Hwan hee mengangkat kaos Ha jin dan melemparnya lalu menyisakan tank top, mereka berjalan menuju kamar sambil terus berciuman, namun tiba-tiba Ha jin menghentikan perlakuan Hwan hee saat hendak membuka kaos miliknya.


"Sayang, aku hanya ingin melakukan nya setelah kita menikah." Ha jin menatap Hwan hee sambil mengelus wajah tampan itu dengan lembut.


Hwan hee mengangguk namun sambil mencium tangan Ha jin sampai ke lengan.


"Akan aku buat kamu tidak bisa jalan selama beberapa hari setelah menikah, untuk kali ini kamu lolos sayang, tapi tidak dengan bibir dan juga benda kenyal ini."


Hwan hee kembali meraup bibir Ha jin tidak begitu rakus namun juga tidak lembut, setelah beberapa menit mereka memilih untuk menyelesaikan nya dan tersenyum lalu berpelukan.


"Belum juga menikah tapi udah begini, gimana kalau sudah menikah. Kamu tidak lihat bibir aku sebentar lagi bengkak gara-gara kamu mulai ganas tadi." Ha jin menunjukkan bibirnya dan Hwan hanya terkekeh.


"Bukannya seperti itu jadi terlihat makin seksi, dan aku menyukainya."


"I really love you, Song Ha Jin, my fiance, I will always love you forever." Hwan hee mengucapkan itu tulus dari hati nya, ia sungguh sangat mencintai Ha jin melebihi dirinya sendiri.


"I also love you more Lee Hwan Hee, now and forever." Ha jin juga mulai mencintai Hwan hee, ia merasa nyaman di dekat Hwan hee yang selalu memperlakukan dirinya sangat lembut hingga dirinya tidak ingat jika sebenarnya Calandra, dan tidak menanyakan kemana perginya jiwa Ha jin asli.


Mereka berpelukan seperti tidak ingin melepas satu sama lain, padahal kalau misalnya othor bakalan pengap atau risih, tapi untungnya Ha jin jadi dia suka.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘


IG : @istimariellaahmad98


See you...