VORDIGAEROS

VORDIGAEROS
Bab 4



...°VORDIGAEROS°...


Di sebuah Markas besar dengan bercat merah darah gelap, terdapat seorang ketua dan wakil ketua serta para pengikutnya sedang rapat disuatu ruangan.


Mereka berbicara tentang permasalahan dengan musuh mereka selain dari Gank Afrio. Yang bernama Gank Theros. Ketiga Gank tersebut adalah Gank yang tidak pernah akur dan hanya mementingkan kemenangan Gank sendiri.


Alan selaku ketua dari Gank Vordigaeros sedang memikirkan rencana yang matang supaya Gank nya dapat memenangkan pertempuran kali ini. Dan tidak merugikan warga lain.


"Bos, Gimana kalo kita undang satu orang perempuan yang terkenal kuat didalam Gank nya? Gue kenal siapa dia dan dia kenal gue juga. Dia tau gue dari-"


"Siapa namanya?" Tanya Alan, menyelak penjelasan dari temanya.


" Grechia Aviolletha Zerscha " Jawab teman Alan.


"Nama Gank nya?" Tanya Alan.


"Gank Zerscha. Ya, sesuai namanya." Jawab teman Alan yang bernama Michael.


"Hmm, gue pikirin dulu aja. Soalnya gue baru pertama kali dengar perempuan yang ber-Gank." Ucap Alan, sedikit misterius nan horor.


"Ya elah, Lan. Masa gitu aja lo gak tau sih!" Cibir Valen ~ Wakil ketua sekaligus sahabat dari Alan ~ Si ketua Gank.


"Cewek kalo ber-Gank itu, Damage nya gak nanggung. Kalo ada cewek cantik dari salah satu Gank itu, Udah gue embet dah tuh cewek." Ujar Gino menyambung, dengan senyuman menggoda serta otaknya yang memang geser dan terkenal Playboy.


" Dasar Playboy!" Ganas Alan dengan wajah sinis dan mata tajam.


"Lah, Bodo Amat. Dari pada lo, lo beku, gak punya hati, Galak, tapi kalo pintar sih, Iya." Rewel Gino meledek sekaligus mencibir Alan.


Tak ada jawaban dari Alan. Tampak suasana menjadi hening kembali. Sebagian sibuk dengan urusan mereka sendiri dan sebagian nya lagi sibuk dengan memikirkan rencana selanjutnya.


...____________...


"Lan, nanti, habis pulang sekolah kamu temenin mami ya, kerumah sakit. Soalnya sahabat mami lagi sakit. Pas banget, rumah sakitnya didaerah sini. Gak enak loh, kalo gak dijenguk. " Jelas Mami dengan wajah memelas sedikit.


"Iya, mam. Tapi jangan lama." Jawab Alan pada mami.


Setelah berbicara, Alan segera pergi ke sekolah dengan menggunakan kendaraan Mobil biru dongker. Setibanya disekolah, Alan langsung dikejutkan dengan kedatangan Bellan and the Ganknya.


"HALO AYANG BEB KU YANG TERMANIS DAN TERGANTENG SERTA CALON SUAMIKU YANG TERTAMPAN SEJAGAT BUMI! UDAH LAMA KITA GAK NGE-DATE LAGI. KAMU KANGEN GAK NGE-DATE BARENG SAMA AKU?" Bella bereteriak dengan pakaian sexsy nan bohay serta dandananya yang memah pas dan menambah kesan cantiknya dan semakin bertambah centil.


"Bisa diam gak? Awas, gue mau ke kelas." Ketus Alan tak suka dan memasang wajah dingin..


"Ihh, kok kamu gitu sih sama aku! Nanti aku marah loh sama kamu." Cemberut Bella dengan wajah yang ia imutkan.


"Dihh, sok imut lo! Muka kaya nenek lampir aia bangga!" Cibir Valen dengan teman-teman Vordigaerosnya yanga lain saat melihat kecentilan Bella.


"Dihh, gue emang imut! Dari pada lo, muka udah kayak Bebek belom mandi aja bangga! Dasar Bebek bau!" Bella membalas cibiran dari Valen yang tak kalah Ganas.


"Bacot lo, Nenek lampir. Dasae si paling Lampir, blweee ..." Valen pun langsung berlari setelag meledek Bella Si Nenek Lampir yang terkenal dengan kecentilanya yang meng-aduhai.


Jam pelajaran dimulai. Semuanya tampak serius kecuali Bella dan Valen yang asyik sekali berantemnya. Berkat keributan mereka, Guru yang mendengarnya segera menghukum Bella dan Valen diluar.


"VALEN, BELLA, BERDIRI DIDEKAT TEMBOK! JANGAN MASUK SEBELUM PELAJARAN BAPAK SELESAI!" Marah Pak Dito pada Valen dan Bella.


Alan menyaksikan hal itu. Ia senang dan tertawa sedikit akibat kelakuan Valen dan Bella yang tidak pernah akur. Sedikit merasa bahwa Valen dan Bella sangat cocok kalo disatukan tapi pasti akan menjadi ribut.