VORDIGAEROS

VORDIGAEROS
Bab 10



...°VORDIGAEROS°...


Acara pun dimulai begitu saja. Setelah melakukan perjanjian pernikahan sah tersebut, kedua pasutri itu pun akhirnya sudah bergelar sebagai 'Suami istri' dalam hukum maupun agama.


Setelah acara selesai kedua pasutri itu langsung pulang begitu saja dan meninggalkan sisanya yang akan segera di urus oleh kedua orangtuanya. Karena tak ada yang mereka kenal selain kedua orangtuannya, dan teman-temanya serta guru.


Dirumah Lettha yang masih terlihat gugup mulai memasuki kamar Alan yang sekarang telah menjadi kamarnya juga. Ia menghapus Make up nya yang menurutnya itu terlalu berlebihan. Dengan cepat, Lettha segera membersihkan make up nya begitu jyga mengganti bajunya.


Ia pergi ke toilet untuk berganti pakaian sekaligus membersihkan diri. Setelah membersihkan diri, Lettha lupa untuk mengambil Handuk. Ia pun segera mengintip dari sela-sela pintu yang masih bisa menampakkan keadaan diluar.


Setelah memastikan tidak ada orang, Lettha menjulurkan tangannya keluar mencari-cari keberadaan Handuk Ungu Taro tersebut. Saat merasakan sesuatu benda yang menurutnya itu Handuk, dengan cepat Lettha mengambilnya tanpa melihat bahwa ada orang selain dirinya dikamar tersebut. Siapa lagi kalau bukan Alan si pemilik Kamar itu?


Setelah beberapa lama kemudian, Lettha pun keluar dari Walk in closet dengan berpakaian rumah. Walaupun sudah keluar, Lettha masih tidak menyadari bahwa ada Alan disana. Yang sedang duduk disofa sembari memainkan Laptopnya.


Berbeda dengan Alan, setelah selesai mengerjakan tugasnya, ia langsung masuk ke Walk in closet untuk membersihkan dirinya karena sudah merasa lengket-lengket.


Beberapa waktu kemudian, Alan keluar dan melihat Lettha yang sedang memegang Hyrdrayer. Berbeda dengan Lettha yang tidak mengetahui cara memakai pengering rambut tersebut.


Ia terus memutari Pengering rambut tersebut. Mencari-cari dimana tombolnya. Tapi tiba-tiba tangan kekar seorang pria itu langsung mengambil pengering rambut tersebut. Memencet tombolnya dan mengembalikanya kembali kepada Lettha.


Lettha tampak terkejut. Dengan pria itu yang mau membantunya. Tau saja orang sedang kesusahan. Lettha pun segera memekai Pengering rambut tersebut hingga rambutnya kering.


Tringg ....


Lettha pun membuka HP nya. Ia melihat Chetan dari Grup Ganknya itu. Tidak hanya Lettha, Alan pun sama. Kedua nya pun membuka Chetan Grup Gank mereka masing-masing.


...📲 GANK ZERSCHA...


📩 Yuna :


@Lettha lo dimana?


📩 Clara :


Emang si Lettha belom ada di sono?


📩 Yuna :


Belom! Lo dimana?


📩 Clara :


📩 Megan :


Gc woiii!!! Udah pada nunggu nih! Ketua mana nihhh! Lama banget!


📩 Asyela :


Woyy, pahamin lah ...


Ketua kan baru selesai nikahan


Kling ...


📩 Lettha :


OTWWWWW!!!


Lettha pun menutup HPnya dan segera bergegas berpakaian baju hitam khasnya dengan jaket yang berlogo 'Z' dibelakang bajunya.


Ia pun berpamitan kepada Velive dan pergi begitu saja. Setelah beberapa menit, Alan pun keluar dengan style nya yang sangat keren. Ia berpamitan kepada maminya dan pergi begitu saja.


Berselang beberapa menit, Keduanya pun sampai. Tampaknya sudah ramai dan jalanan kosong karena kedua Gank tersebut memutuskan balapan motornya di Jalanan yang terkenal sangat sepi dan jarang orang lewati.


Tak butuh waktu lama keduanya langsung mempersiapkan diri. Dan saat sudah mendengar aba-aba 'Mulai', keduanya langsung menancapkan Gas nya. Lettha pun mengebut hingga kencang begitu juga dengan Alan yang tak ingin kalah begitu saja.


Setelah berlangsung beberapa puluh menit akhirnya perlombaan dimenangkan oleh Alan yang duluan sampai finish lalu selanjutnya Lettha datang. Lettha pun mengakui kekalahanya dan mau bekerjasama dengan Gank Vordigaeros ~ Genk milik Suaminya sendiri.


"Ahhh, okey, gue akui lo jago naik motor. " Kata Lettha mengakui keahlian Alan dalam mengendarai motor.


"Jadi sekarang kita bekerjasama. Gue rasa kita harus merayakan hari perdana Genk Vordi dan Genk Zerscha bekerjasama sekaligus kemenangan dari ketua Genk kita, Gimana?" Tawar Valen ingin segera merayakan kemenangan Sahabatnya dan sekaligus hari pertama mereka bekerjasama dengan Genk Zerscha.


"BOLEHHH!" Tiba-tiba Genk Zerscha langsung menyautnya dengan antusias. Terpaksa Lettha harus mengikutinya.


"Tapi rayainnya dimana?" Tanya Clara selaku Waketu dari Ganknya. Mengenal dari sifat Clara, sepertinya Clara orangnya jutek tapi dalamnya lembut. Maybe yes, maybe not!


"Di Markas gue!" Kali ini bukan Valen yang menjawabnya tetapi Alan lah yang menjawabnya.