VORDIGAEROS

VORDIGAEROS
Bab 13



...°VORDIGAEROS°...


"Makanya pelan-pelan." Perintah Alan pada Lettha yang masih makan seperti cacing kelaparan.


"Gak mau! habisnya makananya enak. Lagi juga kenapa kalian gak makan? padahal kan makananya enak. kalo gak ada yang makan, mending gue aja yang makan. Tenang, gue bantuin habisin kok." Ucap Lettha panjang lebar sembari memakan apa yang ada ditanganya.


"Baekan gue." Lanjutnya dengan makanan yang memenuhi mulutnya itu.


Tiba-tiba Michael datang dan membawa kertas. Michael memberikan kertas tersebut kepada Alan dan Alan segera membacanya. "SELAMAT KEPADA GANK VORDIGAEROS YANG BARU MERAYAKAN KERJASAMA ANTAR GENK BERSAMA GENK ZERSCHA."


Tulisan tersebut memang lah berbau positif namun pasti ada arti dibalik tulisan tersebut. Alan dan Michael sempat berfikir sejenak. Apa ini dari Genk Afrio? atau dari Gank sebelah yang memang kerjasanya selalu mencari ribut.


Namun, Valen tiba-tiba memberikan sebuah kertas lagi kepada Alan. Alan pun menerimanya lagi dan membacanya. Sementara Lettha yang sudah selesai makan itu langsung membaca kertas yang diberikan oleh Michael dan Valen.


"BERSIAP DENGAN KIRIMAN KERTAS LAINYA!"


Yuna dan Clara pun tiba-tiba datang dan segera memberitahukan dengan nafas ngos-ngosan. Sejenak mengatur nafas dan mereka berdua pun memberitahu kepada Alan dkk dan Lettha.


"Gaiss, didepan kacau balau banget! Gank motor nyerang markas tiba-tiba." Seru Yuna yang membuat semuanya terkejut bukan maen.


"Lo serius?" Tanya Michael pada Yuna. Yuna pun mengangguk. Dengan cepat Alan dkk dan Lettha dkk langsung bergegas ke depan Markas.


Memang benar adanya, Gank motor sedang menyerang. Alan dkk dan Lettha dkk segera bersatu dan melawan Gank motor tersebut. Setelah menyerangnya, mereka menahan salah satu dari Gank motor tersebut untuk ditahan.


Saat mereka menginterogasikan salah satu dari gank motor tersebut, orang itu hanya diam dan tak mau berbicara. Bahkan Valen yang memang orangnya keras itu menonjok orang tersebut berkali-kali hingga babak belur.


Michael pun berkata, "Buat apa lo ngerusuhin Gank kami? Lo kalo ditanya itu jawab! Jangan diam!" Tangan Michael yang memang sudah gatal itu langsung menonjok orang itu pada baguian perutnya.


Karena merasa hal tersebut tidak juga berhasil, Lettha pun menengahinya " Lo, dari Gank mana? dan apa lo diancem sama ketua dari gank lo biar lo gak ngasih tau kami? dan juga apa lo dari Gank Afrio atau dari Gank Tiger? atau juga dari Gank Riven?"


Ternyata Lettha tau banyak beberapa Gank yang suka mencari masalah. Orang itu hanya mengangguk saja dan mereka pun mengetahuinya kalau orang itu hanya suruhan saja dan diancem untuk tidak memberitahukan kepada siapa ia memihak.


"Kalo lo ngasih tau dari siapa lo berasal, gue jamin keselamatan li ada ditangan gue!" Alan pun mengangkat suaranya. Seketika Orang itu pun langsung mau membuka suara


"Da-dari Ga-gank Ri-riven." Ucap orang itu terbata-bata.


Ohhh, ternyata dari Gank Riven bukan dari Gank Afrio. Kira dari Gank Afrio. Valen pun segera melepas kerah orang itu dan membenarkan pakaianya sebentar disaat itu juga, ia melihat Yuna yang sedang menatapnya ketakutan.


"Gak usah takut! Gue gak bakal kejam sama orang yang gue suka!" Ucap Valen langsung tanpa basa basi.


Clara pun menyenggol bahu Yuna untuk mengodenya. Dengan senyuman jahilnya memang selalu bisa membuat Yuna langsung salting. Lettha dan Megan hanya bisa berdehem keras seperti membuat kode pada Yuna. Namun karena memang Yunanya saja yang gak peka banget.


"Dihhh, apaan sih kalian. Serius napa! sekarang kan kita lagi serius nih. emang kalian mau Gank kita diserang lagi?" Yuna berusahan mengalihkan pembicaraan.


Alan hanya diam dan Michael hanya bisa memasang wajah biasa saja tanpa bereaksi. Lalu karena tidak mau berlama-lama Alan segera ijin pamit pulang karena ia tidak mau membuat Mami Velove khawatir padanya. Begitu juga dengan Lettha yang ikut dari belakang Alan.


Ya jelas dong, kan mereka tinggalnya bersama plua kamarnya juga sama.