two heart

two heart
episode 7



di kampus soojung telah menunggu kai di tempat ia tadi pagi di antar kai. namun dia tidak sendiri melainkan bersama sulli sahabatnya.


"apa gak apa-apa aku ikut nebeng?" tanya sulli tidak enak.


"gwenchana. berhentilah bertanya nyonya sulli" ujar soojung dan memeluk pinggang sahabatnya itu.


dari jauh soojung melihat mobil kai. dan melambaikan tangan ke arah mobil itu. kai tersenyum bahagia melihat kekasihnya. saat kai sudah berada di deoan soojung ia keluar dr mobil.


"oppa" sapa soojung yang langsung di peluk oleh kai. sulli **** senyumnya melihat orang di hadapannya ini. penghuni kampus yang lewat di depan meleka sontak kaget. melihat si babang tampan memeluk soojung. ada yang iri, senang dan ada juga yang kesal melihat keduanya.


soojung melepas pelukan kai. ia sangat malu di perhatikan seperti itu.


"oppaaa, apaan sih. enggak tau tempat tau gak?" soojung menundulkan kepanya malu.


"weoo. biar mereka tau wanita cantik ini milikku" ujar kai tanpa dosa.


"au ah. oh iya oppa. kenalin ini sulli sahabat aku" sulli berbungkung.


"anyonghaseo sulliimnida" ujar sulli.


"anyonghaseo, kaiimnida" ujar kai dan ikut menunduk.


"eum. oppa boleh gak kalo kita antar sulli dulu. soalnya tadi supirnya ngabarin bahwa mobilnya bermasalah" soojung sedikit ragu. kai tersenyum dan mengacak rambut soojung


"tentu dong sayang. sahabat kamu juga sahabat aku. iya enggak sulli" ujar kai dan menatap sulli yang gelagapan di pandng kai"


"i..iiya sanbe" ujar sulli terbata-bata.


"oh iya gimana kalo sulli ikut parti aja sama anak-anak di rumahku" saran kai. sulli dan soojung saling menatap.


"party?" ujar soojung bingung.


"yah party. aku mau memberi tahumu tadi tapi tidak sempat. ya udah sulli jangan menolak" ujar kai dan membuka pintu untuk soojung dan sulli.


mereka pun akhirnya menuju ke apartemen kai.


*****


di apartemen kai sudah ada geng tamvan. mereka sedang persiapan untuk party nanti malam. baek dan lucas masih sibuk dengan barang-barang yang sudah di belanjakan. sedangkan yang lain sedang memperaiapkan alat untuk bbq nanti malam.


"wahh jeng baek sama jeng lucas rajin beud yah" ujar kai ketika melihat baek dan lucas rempong dengan belanjaannya.


"eh bangke dateng. hey ada calon ipar juga" ujar baek. dan soojung menunduk malu.


taemin dan taehyong masih sibuk dengan persiapan mereka. tanpa menghiraukan sahabatnya yang berada di dapur. sedangkan mark sedang sangat sibuk. sibuk ngorok. yah mereka membiarkannya.


lucas dan bark melihat sulli. sadar di pandangi seperti itu sulli membungku menyapa lucas dan baek


"anyonghaseo. saya sulli temannya soojung. banggapsemnida" ujarnya dan kembali membungkuk.


"hallo juga sulli. aku baek dan ini lucas dan yang lagi ngorok itu mark" ujar baek memperkenalkan dirinya dan duo bocil. sulli mengangguk dan tersenyum.


"jangan sungkan-sungkan anggap aja rumah orang. eh rumah sendiri maksudnya" canda. lucas. sulli tersenyum memamerkan deretan giginya. "wahh sangat imut" pikir baek dan lucas.


mereka menghampiri taemin dan taehyong yang masih sibuk mendirikan tenda. yah kalian tau bahwa apartemen kai sangat mewah bahkan apartemennya yang terluas dengan taman dan rooftop yang sangat luas. yah maklumlah ya si babang pemilik tanahnya.


"ciyus amat masang tenda doang. kaya mau ngungkapin perasaan ke doi aje nih" celetuk lucas. taehyong dan taemin serempak menatap ke arah lucas. lucas kicep seketika. kai dan lainnya **** senyum melihatnya.


taemin mengalihkan pandangan ke arah soojung yang di rangkul kai. "oh ternyata beneran punya pacar toh" ujarnya dalam hati. kemudian ia menatap sulli dan tersenyum kearahnya. sulli mengangguk.


"hadeuh matanya si bambang tau aja ada yang bening" ujar kai.


"paan sih lu. mending bantuin kek" taemin kembali membantu taehyong. yah kalian taulah. taehyong lagi iritin suara kali ya.


acara bbq pun di mulai. mereka bernyanyi, main game dan melakukan keseruan lainnya. soojung dan sulli masih belum terbiasa dengan situasi sekarang. mereka hanya sesekali tertawa melihat tingkah bobrok the geng.


sulli terlihat gelisah. dan soojung menyadarinya dari gerak-gerik sulli yang terlihat tidak nyaman. soojung menyentuh pundak sulli lembut.


"ada apa? apa kau tidak nyaman?" bisik soojung


"hah. engga kok. aku cuman belum terbiasa aja" sulki tersenyum. "btw aku mau ke toilet. di mana ya toiletnya" lanjutnya.


"ada di dekat dapur. kamu ke dapur aja nanti keliatan kok toiletnya. atau mau aku temanin?" tawar soojung.


"ah gak apa kok. aku bisa sebdiri aja. bentar ya" soojung berlalu ke kamar mandi.


"eh bro bentar ya. gue mau boker dulu" ujar taemin dan berlalu begitu saja.


"yah si bekasan kentut ngomongin boker. gue lagi makan anjir" pekik baek. taemin hanya tersenyum meledek dan berlalu.


sulli masih berada di kamar mandi, sulli menangis. namun tidak ada yang tau bahwa dia menangis. sulli membekap mulutnya erat agar suara tangisnya tidak terdengar ke luar.


hatinya sangat perih, rasanya ia ingin berteriak dan menangis sejadi-jadinya. taemin berdiri di depan pintu toilet. ia enggan untuk mengetuk pintu. ia tau bahwa sulli sedang menangis. seberapapun ia menahan suara tangisnya namun taemin min bisa mendengan samar-samar suara sulli.


hati taemin ikut teriris. ingin ia menerobos masuk ke sana dan memeluk erat sulli. nanun ia tidak memiliki keberanian. suara air keran menyadarkan taemin. ia langsung pergi dari depan pintu toilet dan kembali ikut bergabung dengan sahabat-sahabatnya.


"hyung apa kau tertidur di toilet?" tanya lucas. taemin hanya tersenyum dan mengambil soda yanv ada di tangan mark dan meminum semuanya sekali teguk.


mark memaku melihat sida yang baru saja ia buka di rampas oleh taemin.


"ahh hyungg aku belum meminumnya sama sekali" rengek mark. taemin hanya tersenyum dan mengacak rambut mark.


sulli kembali dengan mata yang sedikit memerah namun dia berhasil menyembunyikannya, tentu tidak dengan soojung dan taemin. soojung telang bersahabat lama dengan sulli. soojung memegang tangan sulli.


"gwenchana?" tanya soojung tanpa suara.


"na gwenchana" jawab sulli tanpa suara juga. ia memaksakan senyumnya, soojung menggenggam tangan sulli kuat.


"weo?" lirihnya.


"gwenchana" sulli tersenyum ke arah soojung. soojung mengangguk tetapi perasaannya tidak enak.


party berlangsung hingga tengah malam. untunglah soojung telah di berikan izzin setelah kai menelpon papanya. sedangkan sulli. ia tinggal sendiri, dan sopirnya hanya datang ketika di minta sulli saja. karena biasanya ia berangkat sendiri.


"sayang udah ngantuk ya?" tanya kai melihat soojung yang tak henti-hentinya menguap.


"hem. lumayan" ukar soojung dan kembali menguap setelahnya.


"mau aku antar pulang sekarang?" tanya kai seraya mengusap lembut kepala soojung.


"apakah tidak apa-apa meninggalkn temanmu?. ini acara kalian. aku tunggu sampai selesai" ujar soojung dan tersenyum.


sulli hanya diam sedari tadi. ia hanya membuka suaranya jika di tanya. seterusnya dia hanya diam.


"sulliya, apa kau sudah nengantuk?" tanya soojung.


"belum sih, kenapa?" tanya sulli.


"kau hanya diam dari tadi. apa kau bosan. atau mau pulang sekarang?" soojung memegang bahu sulki pelan.


"aku akan menelpon sopirku. kau mau pulang sekalian?" tawar sulli.


"tidak apa-apa kita beda arah. kau pulanglah dulu nanti aku di antar kai oppa"


"baiklah. aku sebentar aku telpon ajushi dulu"


setelah beberapa kali menelpon tidak ada jawaban dari sopir sulli.


"masih tidak di angkat?" tanya soojung.


"hem. mungkin ajushi sudah tidur. tidak apa-apa aku naik taksi saja" ujar sulli.


"ini sudah larut apa tidak apa-apa?" tanya soojung khawatir. "mau pulang bareng aja? enggak apa-apa beda arah" soojung khawatir. ia merasa tidak enak karena ia berada di sini karena soojung dan kai.


"soojung benar ini sudah larut, aku bisa mengantarmu terlebih dahulu bersama soojung" ujar kai.


"aku bis...." belum sempat sulli menyelesaikan ucapannya taemin bicara.


"biar aku yang mengantarkannya" tawar taemin dan soojung mengangguk. sulli kaget mendapat tawaran itu dari taemin.


"iya benar biar taemin oppa yang mengantarkanmu" ujar soojung lega. "kamsahamida oppa. sulli pulanglah dengan taemin oppa" lanjutnya.


sulli mengangguk dan bangkit mengikuti taemin yang sudah berjalan lebih dulu.


"hah aku lega. kaja oppa antarkan aku pulang" ajak soojung dan kai mengangguk.


BERSAMBUNG


jangan lupa like dan comen ya chinggu. dan tambahkan sebagai favorite. terus dukung aku yaa. karena dukungan dan masukan kalian semua sangat berarti bagi aku. goomawoo, sarange, anyonggg 💕💕