
siang hari di rumah baek
nark menggeliat dan membuka matanya perlahan. dengam malas dia bangkit untuk ke kamar mandi. ia melihat hyung-hyungnya masih tertidur pulas. ia pun sama. namun kantung kemihnya seakan mau meledak.
setelah dari kamar mandi ia turun ke bawah, sangat sepi.
ia beralih ke taman belakang rumah, ia mengangkat mengakat tangannya untuk meregangkan ototnya.
"sudah babgun sayang" sapa yora di belakang mark.
"eh mom. kaget aku, iya mom. sebenarnya masih mengantuk tapa males tidur lagi" mark berjalan ke sebuah ayunan besar di halaman belakang rumah baek.
"mau mom buatkan coklat panas?" tawar yora seraya mengusap lembut rambut mark.
"boleh mom, gomawo mom" mark memeluk yora. yah walaupun baek anaknya yora tetapi mark dan lucas yang paling maja dengannya. bahkan ibu mereka sendiri sampai tidak habis fikir dengan anak-anak mereka.
for you informetion
yng bersahabat bukan hanaya anak-anak saja. jauh sebelum kai and the geng lahir, ibu dan ayah mereka sudah lebih dulu bersahabat. begitupun ibunya aera juga, namun setelah menikah mereka pindah ke kota lain. bahkan para orang tua mereka memiliki sebuah kafe yng di namai best friend.
kafe itu mereka bangun bersama saat awal-awal mereka kuliah. kafe itu sudah menjadi titik temu untuk mereka dan di teruskan oleh anak-anak mereka saat ini. oleh karena itu, anak-anak mereka saling dekat dan saling melengkapi seperti mereka dahulu. merek hanya cuman dekat dengan yora. jika mereka ke rumah irtu kai, lucas dan mark, serta taemin mereka juga seperti masuk ke rumah sendiri.
"coklat panasnya datang my prince mark" ujar yora. mark tersenyum bahagia seperti bayi yang di suguhkan susu oleh ibunya.
"thanks mom" mark dan yora menikmati coklat panas dan cemilan yang di bawakan yira. mereka berbincang-bincang serta sesekali tertawa bersama.
"tadi mama kamu nelpon, nanyain kamu nak" kata yora seraya memakan cemilan buatan aera tadi sebelum berangkat kerja.
"ya ampun aku lupa ngabarin mama" mark baru ingat bahwa dia semalam mau menelpon mamanya tetapi kelupaan.
"iya. sudah mom kasih tau bahwa kalian nginap di sini. mom juga kabarin mamanya lucas"
"huft syukurlah. aku sangat takut mama akan mengamuk karna aku tidak pulang" mark lega dan kembali menikmati coklatnya.
lucas dan taemin sudah bangun turun kebawah. mereka mendengar suara yora dan mark. mereka pun menghampiri mark dan yora.
"good morning mom" ujar lucas yang berlari ke arah yora.
"morning ndasmu. ini udah siang" sela mark.
"ya kan paginya kita, siang" balas lucas.
"udah ah jangan mulai deh kalian" tegur taemin. "mom aku mau dong macaronenya. masiha ada gak" tanya taemin.
"ada di dapur. mau mom ambilkan?" tawar yora.
"aku ambil sendiri aja. mom bersantailah di sini" taemin berlalu ke dapur. ia membawa beberapa macarone dan secangkir kopi. maklumlah ya. anggap aje rumah sendiri.
"kok cuman satu?" tanya lukas ketika melihat taemin kembali hanya membawa secangkir kopi dan sepiring macarone.
"lah kan aku minumnya sendiri masak ia buat 5" taemin meletakkan macarone.
"astaganaga hyung. tega bnget sih" lucas terluhat sangat kesal. yora tersenyum melihat tingkah anak-anaknya.
"ya sudah mom buatkan ya. mau kopi atau coklat?" tawar yora.
"emang mom yang terbaik. aku mau coklat aja mom" kucas tersenyum bahagia. memamerkan deretan giginya.
"oke boy. tunggu sebentar" yora pergi membuatkan coklat panas untuk lucas.
"hello boy. sudah bangun" tanya yora kepada baek,taehyong dan kai.
"hello mom. mom lagi ngapain?" tanya taehyong.
"coklat panas, apa kalian mau?" tawar yora.
"boleh mom, thanks mom" jawab kai.
"yang lain sedang di taman belakang" ujar yora. mereka mengangguk dan menyusul.
"hello gas. sudah kentutkah kalian hari ini" sapa baek.
"gue mah gak cuman kentut doang. boker juga gue tadi. euh abis semua" lanjut kai.
"lo pada ngomongin boker kaya lagi ngomong apa gitu. jiji gue" taemin menggidikkan bahunya geli.
mereka asyik beradu argumen yang tidak jelas. tanpa mereka ketahui aera sedang berditi di dekat mereka untuk mengantarkan minum.
"ehmm. maaf, ini minuman sama cemilannya, tadi mom ada telpon" mereka menoleh ke aera. mark dan lucas langsung tebar pesona.
"eh ada mbak tzuyu. sini mbak gabung" celetuk lucas dengan nyengir gak jelas.
"hah?" aera gelagapan. entah kenapa lagi-lagi dia mati kutu jika di hadapan sahabat kakaknya.
"sini gak usah malu-malu" baek menimpali. aera meletakkan nampan dan duduk di samping kai dan baek. ia hanya diam saja.
"boleh aku bertanya?" tanaya taehyong.
"heuh? oh si..silahkan" jawab aera gelagapan.
"berapa umurmu?"
"aku desember ini 22 tahun" aera tersenyum. sangat manis sampai membuat hati kai yang hanya bisa bergetar ketika melihat soojung, kita juga bergetar hebat ketika melihat senyuman aera. entah apa yang membuat dirinya menjadi seperti ini.
"ohh nuna toh" ujar mark.
"panggil aera saja biar lebih nyaman" aera kembali memamerkan senyum manisnya.
"baiklah kalau begitu" lucas tak henti-hentinya memuji kecantikan alami aera. ia bahkan berkali kali mengusap dadanya agar tenang.
lama-kelamaan aera menjadi sedikit nyaman dengam mereka. ia sudah berani tertawa lepas ketika lucas membuat lelucon. sangan cantik.
jam menunjukkan pukul 4 sore. kai dan taemin pamit. maklumlah kan babang sudah tidak jomblo lagi.
"mom aku sama kai pamit ya. nanti kami balik lagi kok" taemin pamit seraya memeluk yora dan di susul kai.
"mom, kata mama dia akan kesini bersama nuna" kata kai.
"benarkah. wahh mom kangen banget sama mama kamu dn juga kaeun. ya sudah mom mau belanja dulu. kalian hati-hati mengemudi ya" ujar yora kegirangan "luc, mark ayo temanin mom belanja" sambungnya memanggil lucas dan mark untuk menemaninya. ia suka ketika belanja di temani lucas dan mark.
"okr mom. otw" saut mark dan lucas bersamaan.
*****
berasambung
happy reading guys 💕