
Pagi yang cerah untuk memulai hari. soojung sudah siap-siap untuk berangkat ke kampus. ia turun ke bawah untuk sarapan bersama keluarganya. kebetulan su yeon dan kyungsoo masih disini.
"good mor...." soojung menyapa keluarganya sambil turun dari tangga. namun ucapannya terhenti saat melihat kai sudah ada di rumahnya, lebih tepat di meja makan rumahnya.
"loh, oppa kok ada di sini?" tanya soojung bingung. kai tersnenyum ke arahnya. soojung berjalan ke arahnya dan duduk di samping kai.
"emang gak boleh calon mantu mama ke sini?" ujar yoona. "mama yang nelpon kai kesini" lanjutnya.
"ya, bu bukan gitu. ya udah deh ayo sarapan" soojung mengalihkan pembicaraan. mereka **** senyum melihat soojung yang gelagapan.
"oh iya kai, apa kau akan menghadiri rapat hari ini?" tanya kyungsoo.
"iya hyung. kebetulan papa sedang di luar, jadi aku yang menggantikan"
"papa dengar proyek ini bekerja sama dengan Leegroup. pengusaha muda yang sangat berpengarus di bidang properti saat ini" ujar ilwo.
"benar om. dia adalah lee taemin. kami teman dekat saat sekolah dulu. dia memang sangat berbakat" ujar kai. mereka terus membicarakan pekerjaan.
"oke baiklah bapak-bapak yang terhormat. ini bukan kantor jadi berhentilah berbicara masalah pekerjaan" tegur yoona. kyungsoo, kai dan ilwo serentak diam dan kembali melanjutkan sarapan. yoona dan soojung serta su yeon **** senyum melihat para lelaki itu kicep.
setelah sarapan kai pamit untuk mengantar soojung. begitu juga soojung pamit untuk ke kampus
"om tante saya permisi dulu" kai menunduk hormat kepada yoona dan ilwo
"iya nak hati-hati mengenudi. nanti kita bertemu di kantor" ujar ilwo.
"ma, pa pergi dulu ya" soojung melambaikan tangan kepad kedua org tuanya dan masuk kemobil kai. mereka berlalu menuju kampus. dan kai langsung ke kantor.
"nanti siang aku jemput ya" kai mengusap kepala soojung lembut. senyumannya sungguh menjadi candu bagi soojung.
"iya oppa, aku pegi dulu. hati-hati mengemudi" ujar soojung.
"belajar yang rajin sayang. anyyong" kai melambaikan tangan dan berlalu.
*****
"aku bahagia memiliki kamu sayang" ujar kai lirih. ia menatap kaca spion mobilnya, terlihat soojung masih berdiri di sana. kai tersenyum bahagia l. rasanya seerti mimpi kini soojung menjadi kekasihnya.
sesampai di kantor kai langsung di sambit oleh beberapa staf kantornya. ia berjalan santai ke ruang meeting yang di sana sudah ada beberapa pengusaha, staf serta investor yang akan bekerja sama dengan Kgroup.
meeting berjalan dengan lancar dan kerjasama yang telah di sepakati antara Kgroup dan Leegroup juga berjalan dengan baik.
"terimakasih mr.lee atas kerja samanya. semoga kerjasama ini berjalan dengan baik" ujar kai seraya menjabat tangan taemin.
"tentu mr kim. saya senang bekerja sama dengan anda" mereka saling senyum dan mengakhiri rapat itu setelah sesi potret memotret.
saat ini kai dan taemin berada di ruangan kai. mereka hanya diam tanpa mengucap sepatah katapun. hingga akhirnya mata mereka saling menatap dan. Hahahahahhahahaha mereka tertawa terbahak-bahak sambil mendekat satu samalain dan berpelukan.
"apa sekarang bang tae sudah besar" ledek kai. "tentu mr kim. saya senang bekerja sama dengan anda" ujar kai mengulangi perkataan tae di ruang raat tadi. tidak lupa memperagakannya.
"hya kau mau mati" ujar taemin dan mengunci kepala tae di ketiaknya.
"hya hya. sakit woi" ujar kai menupuk-nepuk lengan taemin.
"gue gak nyangka lo bisa ngomong gitu. sok wibawa lu. sumpah nahan ngakak gue pas liat lu kaya gitu" ujar taemin.
"eleh gue mah emang dari dulu berkarisma. ganteng lagi" ujar kai dan berhasil membuat taemin ingin muntah mendengarnya.
"oh iya tae. lo kok gak ngasih tau sih kalo udah balek ke korea. klo papa gak ngasih tau mungkin gue bakalan kaget tiba-tiba elu yang kerja sma dengan Kgroup" ujar kai.
"ya kan suprisse buat babangke" ujar temin dan mendapat dengusan dari kai.
"heheh sa eu lu bekasan kentut" ujar kai sambil mencolek manja lengan temin.
"eh jijik gue ih jijik. jangan sentuh-sentuh gue. gue jijik sama elo jijik guee" ujar taemin seraya berekting seolah-oleh menghindari kai.
"lu katanya lulus taun ini ya?" tanya taemin.
"yups. tapi gue rasanya gak usah lulus aja deh" ijar kai,
"aneh lu. orang pengen cepet-cepet lulus. elu malah pengen gak usah lulus. sengklek beneran tu otak elu. jangan nyusahin aunty." ujar taemin dan membuat kai tersenyum. emang taemin sangat menyayangi nami ibunya kai. karena nami sangat menyayanginya seperti anaknya sendiri. setelah ibu taemin meninggal karena sakit. taemin merasakan kasih sayang ibu melalui nami.
"eum iye-iye. kaya mario teguh aje lu"
"eh btw, si baek tumben gak keliatan biasanya dia ikut elu kan?" tanya tarmin menyadari baek tidak kelihatan semenjak dia di sini.
"tau tuh anak di telpon katanya mau holide ke london, padahal jomblo sok-soan holide lagi" ujar kai.
"lu bilang baek jomblo. emang lu ada pacar?" tanya taemin menyindir.
"ya punya lah. wajah mahakarya tuhan yang sangat indah ini emangnya nampak kaya muka-muka jomblo?" celetuk kaki angkuh.
"serius? ini pacar beneran atau pacar sesaat nih. lu kan suka gitu. main bentar. kalo udah bosan lu putusin" taemin tidak kaget jika kai punya pacar. karena tidak mungkin orang seperti kai tidak memiliki wanita di sampingnya. tetapi jika pacara beneran sih taemin tidak yakin. kai tidak pernah serius dalam berhubungan.
"beneranlah. bahkan gue minta izin langsung ke babehnya" ujar kai sombong.
"anjir si bangke gak bilang-bilang yaa. lu pacaran sama soojung tapi kite pada gak tau. oke fix bangke jahad" baek tiba-tiba masuk ke ruangan kai dan di ikuti geng tampan. baek berakting seolah-olah merasa sedih yang sangat lebai.
kai dan taemin menoleh ke arah mereka. mereka kaget karena sahabat-sahabatnya tiba-tiba datang tanpa beri kabar. sebenarnya udah biasa sih mereka nyelonong masuk ke ruangan kai. orang ganteng mah bebas. tapi yang membuat merek kaget, baek yang katanya di london kenapa bisa ada di hadapan mereka.
"ngapain lu di sini. katanya holide ke london" ujar kai kaget melihat baek.
"ih babangke kenapa gitu sih. mentang-mentang ada babangtae" baek mendramatuskan ucapannya. dan mendapat jitakan dari taemin.
"hya. kau bahkan tidak menyapa orang tampan ini. apa ketampananku ini mengalihkan pandanganmu?" ujar taemin sambil merangkul baek.
"mana bisa eike lupa sama babangtae" baek memeluk tamin. sumpah taemin sangat ingin menggulung baek dan melemparnya ke bawah. duo bocil dn taehyong hanya bisa tertawa melihat situasi di depan mereka. jangan tanyakan bagaimana keadaan mark. dia tentu kesusahan bernafas karena ketawa.
"hyungggg. bogishipoyoo. dedek rindu beud sama abang" ujar lucas dan memeluk taemin. taemin memeluk lucas singkat dan melepaskannya paksa.
"jangan lama-lama ntar lu naksir lagi" ujar taemin "beneran udah besar ya duo bocil ini, nadu bogoshipo bocah" ujar taemin dan mengacak rambut lucas.
"lihat mark" ujar taehyong "sampai kapan kau akn tertawa sambil guling-gulingan kaya gitu?" lanjutnya, tentu dengan nada dinginnya.
"ohoo. taehyong kita masih saja dingin seperti dulu ya?" ujar taenin dan menepuk bahu taehyong.
"dia hanya ingin terlihat karismatik saja sih sebenarnya. aslinya mah tudududu" ujar kai sambil melirik usil ke arah taehyong.
"hya kim kai, kau ingin mati?" ujar taehyong masih dengan nada dinginnya. matanya seakan ingin mencingkel mata kai.
"baiklah baiklah. karena kita udah ngumpul gini gimana kalo taemin hyung traktir kita. gak apa kan sekali kali traktir. kan udah jadi bapak CEO" ujar lucas.
"baiklah. aku traktir. tapi kita buat parti di apartemen kai saja. karena lebih leluasa di sana" ujar taemin, dan melirik ke arah kai meminta persetujuan
"baiklah boleh sih, tapi abis pasty lu semua babtuin gue bersihin juga. lu pada kampret semua. udah ngeberantakin rumah gue, terus gue juga yang bersihin" ujar kai kesal.
"tenang aja hyung. kami pasti babtuin beresin. oh iya bagaimana kalao bbq aja?" saran mark girang.
"ide bagus. mark, lucas sama baek belanja. gue sama kai sama taehyong siapin di rumah. oke" ujar tae.
"oke kaja kita belanja" lucas sangat semangat. mereka membagi tugas. taehyong dan taemin pergi duluan ke apartemen kai. sedangkan kai akan menjemput soojung dan membawanya ke apartemen untuk ikut party.
*****
BERSAMBUNG
jangan lupa like dan comen ya chinggu. dan tambahkan sebagai favorite. terus dukung aku yaa. karena dukungan dan masukan kalian semua sangat berarti bagi aku. goomawoo, sarange, anyonggg 💕💕