
*alasanku tetap bertahan adalah kamu dan kalian*
kai menjemput soojung sedangkan taemin menjemput sulli. mereka berencana untuk double date. mereka ingin ke sebuah festival, soojung dan sulli yang menyarankannya.
kai dan taemin mengiyakan saja. toh sesekali suasan baru kan gak apa-apa.
mereka menikmati berbagai makanan dan wahana yang ada di sana. mereka bersenang-senang. kai dan taemin bahagia melihat senyuman gadia mereka. sangat indah.
"lu tau. pas pertama gue nyatain suka sama sulli gue takut banget dia nolak gue. eh ternyata dia mau, sumpah gue seneng banget. apalagi dia sangat penyayang. bahkan gue bisa mati rasanya kalau gak ketemu dia sehari aja" taemin menceritakan kisahnya denga sulli panjang lebar. kai hanaya mendengar. ia bahagia sahabatnya itu bahagia.
kai melihat soojung. betapa bahagianya dia menemukan gadis seerti soojung. ia tidak pernh menuntut apapun dari kai. ia tak pernah meminta untuk di belikan ini itu. tidak sma seperti perempuan lain yang pernah dekat dengannya.
soojung sangat sederhana. ia tidak pernah menampakkan dirinya, atau pamer. ia bahkan tidak pernah membawa nama orang tuanya dalam hal apapun.
kai tersenyum. taemin memerhatikan kai dan menyenggol lengan kai.
"udah gak usah gitu juga ngeliatinnya. bukan elu doang yang punya pacar" ledek taemin. kai hanya tersenyum. mereka pun akhirnya memutuskan untuk mampir ke sebuah toko kopi yang baru di buka. tempatnya sagat unik dan nyaman. dengan jendela kaca yang menjuntai tinggi. serta suasana yang tenang.
"kayaknya kafenya baru buka deh" ujar sulli.
"iya kayaknya. enak banget tempatnya. kapan-kapan kita ajak yang lain juga" sambung soojung
mereka memesan 2 americano dan 2 latte. tak lama kemudian pesanan pun datang. mereka menikmati kopi sembari berbincang. sungguh mereka membuat orang yang melihatnya iri. pasalnya mereka sangat menawan. kai dan taemin yang tampannya kelewatan. dn sulli dan soojung bak primadona.
sedang asik berbincang tidak sengaja taemin melihat aera keluar dari salah stu pintu di dalam kafe itu.
"aera-ya" panggil taemin. kai dan yg lain melihat ke arah orng yg di panggil taemin.
"oh oppa" aera menghampiri mereka. ia menunduk sopan kepada sulli dan soojung
"sedang apa di sini?" tanya taemin
"aku sedang mengurus beberapa hal. dan sekarang mau pulang" jelas aera.
"kau kerja disini?" tanya kai
"aku pengelola kafe ini" aera tersenyum. dan tanpa di komando seperti ada aliran listrik yang menerobos jantung kai. ia sebisa mungkin bersikap biasa saja.
"wah. kau pemiliknya? wah sungguh hebat ya nona aera kita" puji taemin "oh iya kenali ini sulli pacarku dan ini soojung pacar aera" soojung dan sulli mengangguk dan tersenyum ke arah aera.
tanpa aera sadari, ada sedikit rasa aneh di dalam hatinya. ia seperti merasa kecewa namun tidak tau kecewa untuk apa.
"oh halo saya aera. salam kenal" aera memperkenalkan dirinya.
"ini aera adiknya baek"
"oh iya, aku harus cepat pulang. mom menelponku tadi untuk membantunya. oppa tidak pulang?" ujar aera
"oh benarkah?. kalau gitu kita pulang bareng aja" tawar taemin.
"apa tidak merepotkan?" aera merasa tidak enak.
"tentu tidak. kan kita searah. lagian kita juga mau ke rumah mom"
"baiklah. sulli dan soojung ikut ke rumah ya" tawar aera. sulli dan soojung mengangguk dan tersenyum.
selama perjalanan ketiga perempuan cantik ini asik berbincang. memang wanita cepet akrab. sesekali mereka tertawa terbahak-bahak. entah apa yang mereka ceritakan.
*****
sesampai do rumah baek, mereka melihat sudah terparkir beberapa mobil.
"sepertinya lagi rame tuh di dalam" ujar kai.
mereka masuk ke dalam dan di sambut oleh pemandangan yang emaizing beud dah pokoknya.
pasalnya di sna sudah ada ortunya kai, lucas, mark dan taehyong. mereka sedang berbincang bincang di ruang keluarga sambil menonton tv.
"kok rame?" tanya kai dengan wjah kagetnya. soojung merasa kaki dn tangannya mati rasam ia tidak tau bahwa akan seramai ini. dan ada mama dan papanya kai juga. ia merasa mau pingsan.
"oppa aku sangat takut. aku belum memperkenalkan diriku kepada ortumu" soojung menggengam erat kemeja kai.
"tenanglah sayang, ada aku. kaubtidak perlu takut. aku sudah menceritakannya kepada mereka" jelas kai. dan berhasil membuat soojung mencibit lengannya.
"auh, sakit sayang" kai mengusap lengannya.
mereka tidk sadar bahwa orang-orang di sn melihat mereka.
"oke baoklah anak muda. tidak usah pamer kemesraan di depan umum ya, tolong" ujar mamanya kai. yah mamanya kai memang sangat humoris. ia kerap kali seperti kakak kai ketimbang ibunya.
"jangan membuat calon menantu kita malu dong nam" tegur yora sang ibu peri yang baik hati lembut nan anggun.
mereka pun ikut bergabung bersama. kecuali sulli dan soojung. mereka bersama dengan aera pergi ke dapur untuk menyiapkan cemilan.
"aku sangat malu" ujar soojung dan terduduk di lantai dapur. sulli dan aera terkekeh meluhat soojung.
"sudahlah, nanti juga terbiasa" ujar sulli menenangkan soojung.
"kau sangat santai sulli. aku rasanya mau pingsan tadi"
"aku juga degdekan sih. tapi its oke. mereka sangan ramah, jadi aku bisa menyesuaikan diri" sulli membantu soojung bangun dan aera memberikan segelas air putih kepada soojung.
"goomawo" soojung meneguk habis air yang di berokan aera.
mereka membuat macarone dan cake andalan aera. mereka juga membuat coklat panas, teh, kopi dan jus.
"baiklah. soojung kau pasti bisa" aera menguatkan soojung yang masih gemeteran.
"oke aku pasti bisa" soojung menggepalkan tangannya.
"hwaiting" seru mereka bersamaan. mereka pun menyajikan hasil buatan mereka dan mendapat banyak pujian.
"wah ini sangat enak. kalian memang berbakat" ujar mamanya lucas.
para ibu-ibu dan para gadis asik berbincang di halaman belakang. sedangkan para orang tua dan para lelaki, kecuali mark dan lucas sedang membicarak tentang bisnis. yah namanya juga orang sok sibuk ya. mau di manapum pasti yang di omongin tetap masalah kantor.
sedangkan duo bocil ikut nimbrung bersama emak-emak. gak bisa jauh dari ketek emak kayaknya nih.
waktu terus berjalan hingga akhirnya satu persatu dari mereka panit pulang. kecuali para anak-anaknya. mereka menutuskan untuk menginap lagi.
kai dan taemin mengantarkan kekasihnya masing-masingbdan kembali lagi ke rumah baek.
"pokoknya minggu depan harus nginap di rumah mama ya semua. mama gak mau tau. kalau sampe gak datang awas aja" ancam nami mamanya kai.
"baiklah ibu suri. laksanakan" jawab mereka serempak. semua tertawa bahagia.
baek tiba-tiba menjauh dari ruang tamu dan pergi ke kamar tamu. aera yang melihatnya pun langsung menyusul dengan membawa beberapa obat.
"apa sakitnya datang lagi?" tanya aera seraya memberikan air dan obat untuk baek.
baek hanya mengangguk dan membaringkan tubuhnya ke kasur. aera memeriksa nadi baek. ia lalu memeriksa tekanan darah dan sebagainya.
"oppa terlalu lelah. sekarang istirahatlah. jangan banyak berfikir" aera menyelimuti baek dan keluar dari kamar.
*****
bersambung
happy reading 💕
terimakasih sudah membaca novel ini, love you all 💞