TREASURE SEIZES HAPPINESS

TREASURE SEIZES HAPPINESS
~HARAPAN YANG HILANG



 


"Sebenarnya.." ,kringgg terdengar suara deringan HP Ravfaldy


 


*Call*


Bos dikantor ada sedikit masalah : Sekertaris


Kenapa lagi? : Revfaldy


Pacar bos udah nunggu lama disini : Sekertaris


Ngapain dia ke kantor : Revfaldy


Katanya mau cari bos : Sekertaris


Saya segera kesana sekarang : Revfaldy


*Call end*


"Kenapa?" Tanya Vallerie karena penasaran dengan apa yang terjadi "Ada masalah dikantor sekarang aku harus kembali ke kantor." Jawab Revfaldy.


Setelah mendapat jawaban dari Revfaldy mereka segera bergegas untuk pulang "Aku antar kamu pulang dulu." Kata Revfaldy, "ah..iya" jawab Vallerie.


 


Setelah menempuh jalan yang cukup lama mereka sampe didepan rumah Vallerie. Setelah menurunkan Vallerier ,Revfaldy langsung menancapkan gas nya dan langsung menuju ke kantor nya tersebut tanpa berpamitan terlebih dahulu kepada Vallerie.


"Dia kenapa sih kok ga pamit dulu?" Ucap Vallerie dalam hati.


 


*Kantor*


Revfaldy berjalan menuju ke dalam kantor dan segera bergegas untuk masuk ke ruangan nya tersebut dan setelah ia membuka pintu ia sudah mendapati sesosok wanita yang sangat ia cintai sudah berada di dalam dengan wajah cemberut.


"Kamu kemana aja sih daritadi aku tungguin tau." Ucap cewe tersebut dengan nada kesal, "Tadi ada urusan sebentar sayang, kenapa hmm?" Tanya Revfaldy, "Di mall tadi ada tas keluaran baru aku pengen beli dan sebagai tanda permintaan maaf kamu ke aku karna sudah lama nungguin kamu." Jelas cewe itu lagi, "Baiklah, sekarang kita pergi ya." Ajak Revfaldy, "Makasih sayang" ucap cewe itu *cupp* sebuah ciuman mendarat dipipi Revfaldy ,"Ayo jalan." Ajak cewe itu.


*Pov*


Apa yang ingin dibilang Revfaldy ke aku ya? Kok aku penasaran sih dengan ucapannya tadi terus kenapa tadi dia terburu-buru ingin pergi apa dia emang ada urusan yang sangat penting? Eh..apain juga aku pikirin dia orang ga penting kok itu kan urusan dia bukan urusan ku.


*Pov end*


21:00 p.m.


*Room chat*


Guys aku masih belum siap : Vallerie


Ya kamu mau g mau harus siap : Fansety


Tapi kan nih beda : Vallerie


Jangan banyak pikir jalani aja dulu : John


Setuju tumben pintar @john : Fansety


Sejak kapan aku bodo ha! : John


Da lah kalian bikin tambah pusing : Vallerie


Yauda la aku nge game dulu : John


*Chat end*


07:00 a.m.


Hari ini aku terbangun oleh karena adanya gangguan dari cahaya sinar matahari yang menembus kaca ku setelah aku bangun seperti biasa aku melakukan ritual mandi dan setelahnya aku bergegas turun ke bawah untuk sarapan dengan kedua orang tua ku.


Karena hari ini tidak memiliki acara apapun aku hanya memakai baju kaos dan celana pendek karena menurutku baju tersebut sangat nyaman dipake dibanding baju-baju yang ribet menurutku.


09.00 a.m.


*Room chat*


Siap-siap aku akan menjemputmu : Revfaldy


Mau kemana? : Vallerie


10 menit lagi aku sampe : Revfaldy


Iya aku siap-siap : Vallerie


*Chat end*


 


Aku segera bergegas kembali ke kamar dan bersiap-siap setelah selesai bersiap-siap aku turun kebawah dan sudah mendapati Revfaldy disana sedang berbincang-bincang dengan ayah dan ibu ku disana.


"Ayo, aku udah siap. Yah,Bu aku pergi dulu ya." Pamit Vallerie,"Ya nak" balas ayah Vallerie. Setelah pamit mereka bergegas untuk pergi.


*Perjalanan


"Kita mau pergi kemana?" Tanya Vallerie "Jalan-jalan sekalian ada yang ingin aku bicarakan kepadamu." Jawab Revfaldy "Oke" jawab Vallerie.


 


30 menit kemudian mereka sampai di sebuah taman dan mereka berjalan\-jalan disana.


"Vall, aku sudah punya pacar." Ucap Revfaldy ***deg deg deg*** Vallerie terdiam setelah mendengar penjelasan dari Revfaldy. "Jangan terlalu berharap kepadaku karena kita hanya sebatas dijodohkan tanpa ada rasa cinta sama sekali" ucap Revfaldy.


 


 


Kali ini ucapan yang dilontarkan oleh Revfaldy benar-benar membuat hati Vallerie sakit karena sebelumnya Vallerie sudah perlahan-lahan membuka hati untuk Revfaldy dan ternyata tidak sesuai yang diharapkan olehnya.


 


Setelah mendengar penjelasan mereka pun berjalan-jalan sebentar dan Revfaldy mengajak Vallerie untuk pulang.


"Val, ayo pulang udah mau sore nih." Ajak Revfaldy, "Emmm... Kamu pulang aja dulu aku masih mau disini sendiri nanti aku pulang aja sendiri." Jawab Vallerie "baiklah jangan terlalu malam pulang nanti om cariin." Jelas Revfaldy.,"Iya" jawab vallerie.


 


Setelah itu Revfaldy menyalakan mobilnya dan bergegas pulang sedangkan vallerie hanya duduk di kursi yang disediakan oleh taman dan menangis disana karena apa yang ia harapkan ga sesuai yang ia inginkan.


 


 


Desela-sela ia menangis ada seorang yang mengusap kepalanya dan berkata "Kamu kenapa nangis?", Ketika Vallerie menaikan kepalanya dan melihat ke atas ternyata itu adalah....


 


BERSAMBUNG***...........