
"Minggu depan kamu akan menikah" kata tersebut masih tergiang\-giang di pikiranku karena di usia ku yang baru 19 tahun ini aku sudah mau menjadi istri seorang laki\-laki yang tidak aku cintai.
Pov
Setelah ayah menyelesaikan kata-kata tersebut aku langsung bertanya "secepat itukah ayah? Aku baru 19 tahun ayah." "Ini keinginan keluarga Stan sayang, kamu mau kan?" kata ayah dengan nada lembut "baiklah, kalo emang maunya seperti itu" kata Vallerie pasrah.
Pov end
20:30 p.m.
"Sebenarnya apa maunya keluarga Stan sih! Kan mereka tau kalo aku baru umur 19 tahun kenapa harus secepat itu mau aku menikah dengan anakny?" ucap Vallerie dengan nada kesalnya.
Setelah memikirkan hal tersebut akhirnya Vallerie pun terlelap dalam mimpi nya.
Sabtu, 07:00 a.m.
Aku terbangun dari tidurku dan seperti biasa aku bergegas untuk mandi. Setelah mandi Vallerie turun kebawah untuk sarapan kepada orang tuanya.
Selangkah demi selangkah Vallerie turun ke bawah dan menuju ke dapur dan mendapati kedua orang tuanya sudah berada di meja makan.
"Selamat pagi yah, bu." ucap Vallerie disertai senyum manisnya tersebut "selamat pagi sayang." ucap serentak ayah dan ibu vallerie "Udah sini ayo kita makan dulu." kata ayah Vallerie "Iya ayah" jawab Vallerie.
Setelah menyelesaikan sarapan mereka berkumpul di ruang tamu sambil berbincang\-bincang disertai dengan canda tawa di tengah\-tengah pembicaraan .
"Vallerie, besok Revfaldy bakal datang untuk membawa kamu menjumpai orang tuanya dan sarapan di luar." kata ayah Vallerie ditengah-tengah pembicaraan mereka "Iya nak, supaya kamu lebih cepat beradaptasi dengan keluarga Stan dan juga Revfaldy." sambung ibu "Emmm.. Baiklah yah, bu." jawab Vallerie.
"Bu, nanti siang Fansety dan John mau datang ke rumah buat main\-main bu, boleh kan bu? " ijin Vallerie kepada ibunya "Ya boleh donk ibu juga rindu sekali sama mereka, nanti siang ibu bakal buat makanan enak buat kalian." jawab ibu mengizinkannya "Baiklah bu, aku ke atas dulu ya bu." ucap Vallerie.
Vallerie pun berjalan menuju kamarnya dan membaringkan tubuhnya ke kasur yang empuk tersebut.
11.00 a.m.
JV2
Guys kalian jadi datang kan? :'vallerie'
Jadi donk:) :'John'
Iya vall :'Fansety'
Aku tunggu jam 2 ya guys. :'vallerie'
Oke :'John'
Sip👌 :'Fansety'
Chat end
02:00 p.m.
"Non, teman-teman nya udah datang itu" panggil bibi diluar pintu kamar "Suruh mereka naik aja bi" ucap ku didalam kamar.
Setelah itu mereka naik dan langsung masuk ke kamar ku "Eh, om sama tante ke mana?" tanya Fansety "Iyah nih aku ga liat mereka tadi di bawah." sambung John .
"Paling dikamar nya." ucapku santai "Gila ya ga siang ga malam gas terus" ucap Fansety disertai tawa.
Setelah Fansety menyelesaikan kata-katanya tersebut aku langsung mendaratkan jariku ke perutnya dan langsung mencubit nya dengan kuat.
"Aduh, sakit Vallerie." ucap Fansety menahan rasa sakitnya "Rasain siapa suruh otaknya mesum!" kata Vallerie kemudian melepaskan cubitan nya itu.
Kami berbincang-bincang kemudian aku berbicara dengan serius yang membuat perhatian mereka langsung menuju ke arah ku .
"aku dijodohkan, dan minggu depan sudah mau menikah." ucap ku serius ."APA!" ucap mereka serentak.
**BERSAMBUNG......
ðŸ¤ðŸ¤ *UDA KAYAK DI SINETRON AJA YA***....