
Sinar matahari menembus kaca kamarku dan membangunkanku di pagi itu. Ini sudah hari ke-3 aku berbaring di kamar dengan perut yang lapar dan badan yang lemas.
Yah ni udah hari ke\-3 aku mengurung diri dikamar akibat peristiwa pernikahan yang tidakku setujui tersebut. "Non, makan dulu nih bibi da siapin masakan kesukaan kamu" Suara bibi didepan pintu kamar yang membangunkan ku dari lamunanku "Da aku bilang berapa kali bi, aku gk mau makan!" Jawab Vallerie. Ternyata di luar kamar bukan hanya ada bibi melainkan ibu Vallerie juga berada disana.
"Sayang, buka pintunya nak ibu mau bicara sebentar." bujuk ibu Vallerie ,"Gak akan sebelum ayah dan ibu membatalkan pernikahan itu!" Kata Vallerie dengan nada kesalnya.
Tidak ingin anaknya sakit ibu Vallerie terus membujuk Vallerie untuk membuka pintu "Kita bicara dulu Vallerie, kita sama-sama bakal membujuk ayah supaya dibatalkan" Bujuk ibu Vallerie "Ibu janji?" tanya Vallerie. Dengan langkah yang berat ia membuka pintu kamar dan membiarkan bibi dan ibunya tersebut masuk.
"Ini makanan nya y nyonya" kata bibi lali keluar dari ruang kamar gadis tersebut. "Kenapa ayah memjodohkan aku ibu?" kata Vallerie dengan nada menahan nangisnya "Dengarin ibu, ayah dan ibu sedang mengalami masa kritis di perusahaan dan satu\-satunya perusahaan yang ingin membantu kita adalah keluarga Stan" kata ibu dari gadis tersebut "Yah apa kaitannya padaku bu?" potong Vallerie di sela\-sela pembicaraan ibunya.
Dengan nada berat ia kembali menjelaskan kepada putrinya itu "Keluarga Stan bakal membantu kita jika ayah dan ibu setuju untuk menikahkan kamu dengan anaknya tersebut terpaksa ayah menyetujuinya agar perusahaan kita tidak bangkrut nak.".
Setelah mendengar penjelasan ibunya ia mulai mengerti kenapa ia dijodohkan oleh ayahnya tersebut. "Jika kamu tidak suka gpp ibu akan membicarakan nya kepada ayah, kita akan mencari jalan lain untuk menangani hal itu." kata ibu Vallerie "Tapi bu...." jawab Vallerie "udah kamu makan dulu nanti baru kita bicarakanya kepada ayahmu." potong ibu vallerie.
Malam pun tiba Vallerie keluar dari kamarnya dan melihat 2 orang yang sangat dikenali nya sedang berbincang di ruang tamu, ya itu adalah kedua orang tuanya. Vallerie berjalan selangkah demi selangkah kemudian menghampiri orang tuanya tersebut dan berkata "Ayah ibu aku bakal terima pernikahan itu." kata Vallerie yang memotong pembicaraan kedua orang tuanya tersebut.
**READERS ADA KABAR NIH DARI AUTHOR,
KARENA KEADAAN SALAH SATU AUTHOR YANG LAIN JADI MUNGKIN KITA AKAN UP LEBIH LAMA NIH .
MOHON BANTUAN DOANYA YA UNTUK AUTHOR YANG LAGI SAKIT ,DAN JUGA BANTU DAN TERUS DUKUNG AUTHOR YA .
WALAUPUN AUTHOR BANYAK KESALAHAN ATAU YANG LAIN TETAP DIDUKUNG YA READERS .
STAY SAFE
BEBERAPA FOTO PEMERAN (*HANYA CONTOH***)
VALLERIE ASSLEY
ABIGAEL STAN
RAFAEL STAN
ZAYN MON
ISABEL DUCH
FANSETY SES
**JOHN WILLIAM
GIMANA READERS COCOK GK AUTHOR GK TAU LAGI BUAT SIAPA ,KALAU PEMAIN(PALSU) NYA KAYAK GINIKAN KALIAN BISA NGEHALU WKWKWK
KAYAK AUTHOR KEBANYAKAN HALU DENGAN JAEHYUN.
TADINYA AUTHOR MAU BUAT JAEHYUN TAPI AUTHOR BERPIKIR DENGAN BIJAK KALAU JAEHYUN PASTI GK MAU KARNA DIA BERPIKIR KALAU DIRINYA HANYA MILIK AUTHOR ( TUHKAN HALU AUTHORNYA ).
MAAF YA SEMUANYA KEBANYAKAN HALU KARNA KEBANYAKAN DIRUMAH .
JANGAN LUPA STAY AT HOME
STAY SAFE 😁😁**.