
Kemudian ciuman tersebut turun ke leher, "Rev..cukuuuppp" ucapnya lirih tetapi Revfaldy seakan tuli tidak mendengar apa yang dikatakan oleh Vallerie, kancing demi kancing dibuka oleh Revfaldy.
Vallerie hanya bisa memberontak atas perlakuan yang diberikan oleh Revfaldy
"cukuppp Revv....!!!" Berontak vallerie
"ikuti saja permainanku sayang.." ucap revfaldy.
Mulut Vallerie terus mengatakan tidak tetapi tubuhnya menerima semua sentuhan yang diberikan oleh Revfaldy, sekarang mereka berdua sudah melakukan hal yang seharusnya dilakukan oleh sepasang suami istri yang tertunda di malam pernikahan mereka hari itu.
07:00 a.m.
*Hikkss hikkss, karena merasa terganggu oleh suara tangisan Revfaldy pun bangun dan mendapati Vallerie di sampingnya sedang menangis, dia pun duduk kemudian ia menyadari bahwa di tubuhnya tidak ada sehelai pun benang yang tersisa dan matanya langsung menuju ke Vallerie dan benar dugaannya ditubuh perempuan yang menangis itu juga tidak ada sehelai benang pun
"DARAH!!" Revfaldy terkejut ketika mendapati darah di kasurnya
"Vall, maaf aku tidak sengaja" lirih Revfaldy kemudian ia menarik Vallerie ke pelukan nya
"Sakit..." Ucap Vallerie kemudian mendorong tubuh kekar Revfaldy untuk menjauh
"Maaf semalam.." ucapan Revfaldy terpotong
"Lupakan aku akan kembali ke kamarku." Ucap Vallerie ,kemudian ia segera memakai pakaiannya dan kembali ke kamarnya.
***Kamar***
Vallerie hanya duduk di depan kaca dan melihat bekas yang dibuat oleh revfaldy semalam, kemudian ia berjalan membaringkan tubuhnya di kasur
"Kenapa aku harus sedih dia adalah suamiku sudah sepantasnya kita melakukannya, aku ga boleh kelewatan dan aku harus turun untuk membuat sarapan." Pikirnya ,kemudian ia pun beranjak dari kasurnya untuk turun kebawah untuk membuat sarapan.
***Meja makan***
Kita pun sarapan bersama
"Val, maaf semalam aku minum terlalu banyak karena Isabel selingkuh." Ucapnya dengan penuh penyesalan
"gapapa itu juga hak kamu." Balas Vallerie
"nanti malam jam 7 siap-siap aku akan membawamu ke suatu tempat." Jelas Revfaldy
"Hah!! Iya-iya" balasnya
"Aku pergi kerja dulu." Pamit revfaldy
*cupp satu ciuman mendarat di kening Vallerie
"apa yang dilakukan dia barusan" aku mematung akibat perlakuan Revfaldy.
***Kantor***
Pak nona Isabel ada di dalam : Sekertaris
Katanya ada hal penting yang perlu dibicarakan sama bapak : Sekertaris
Kemudian Revfaldy pun masuk ke dalam dan benar saja ia mendapati sesosok perempuan yang telah diputusinnya semalam.
Sayang semalam kamu salah paham : Isabel
Kita sudah putus : Revfaldy
Dia itu : Isabel
Apa? Kakak kamu? Sampai pegangan tangan? Sudah sekarang kamu keluar!! : Revfaldy
Kamu kok berubah sih apa gara-gara ****** itu!! : Isabel
Kamu yang ****** KELUAR!!! : Revfaldy
Dengan kesal Isabel pun keluar dari ruangan tersebut
"Sekertaris" teriak Revfaldy
"iya pak?" Jawab sekertaris
"jika Isabel datang lagi jangan kasih dia masuk ke dalam." Perintah Revfaldy
"siap pak." Ucap sekertaris.
06:00 p.m.
Sekarang Vallerie sedang siap-siap karena pagi tadi suaminya mau mengajaknya pergi setelah selesai siap-siap ia pun turun kebawah menanti kepulangan suaminya.
Setelah menunggu akhirnya Revfaldy pun pulang kemudian ia pun bersiap-siap dan mereka pun pergi ke tempat tersebut.
***Taman***
"Udah sampai belum?" Tanya Vallerie
"Sudah kamu ikuti saja." Jawab Revfaldy
Sesampainya disana Vallerie mendapati tempat yang sudah dihiasai sangat cantik .
"ini apa?" Ucapnya kagum
"Val ,pas pertama kali kita dijodohkan dan entah kenapa rasa ini terus berlanjut, aku cinta sama kamu Val kamu mau kan terima aku?" Tanyanya
Tiba-tiba terdengar suara teriakan dari sekitar mereka "terima terima terima"
"iya aku terima" ucap Vallerie sambil menahan tangisannya kemudian ia memeluk Revfaldy
"aku akan menghancurkan rumah tangga mu Vallerie!! Tunggu saja!!"............