TREASURE SEIZES HAPPINESS

TREASURE SEIZES HAPPINESS
~MAFIA



‍‍‍‍08:00 a.m.


Kini vallerie tengah menyantap sarapanya dengan tidak selera ,


"aku kenyang" ucap vallerie


"kamu baru makan sedikit sayang" ucap revfaldy


"tapi aku kenyang!" Ucap vallerie dengan sedikit keras, ya semenjak vallerie kehilangan anak pertamanya tersebut ia menjadi sangat mudah marah dan mudah tersinggung,


"haish kamu harus makan sedikit lagi biar cepat sembuh sayang" bujuk revfaldy


"rev....." Panggil vallerie


"kenapa sayang?" Tanya revfaldy


"kamuu ga bakal tinggalin aku kan?" Tanya vallerie dengan mata yang sedang menahan air matanya supaya tidak jatuh


"ga bakal la sayang, kamu tau kan aku sayang kali sama kamu jadi ga mungkin aku tinggalin kamu baby" ucap revfaldy sambil mengelus rambut vallerie, sontak vallerie pun langsung memeluk revfaldy dengan erat.


"maaf sayang maaf aku ga bisa jaga anak kita dengan baik" ucap vallerie sambil menangis di pelukan revfaldy


"gapapa sayang mungkin kita belum dizinkan buat jadi orang tua" ucap revfaldy menenagkan vallerie


"yauda kamu habiskan dulu ya makanannya" ucap revfaldy


"iya" jawab vallerie


"sebentar lagi mama dan papa juga bakal datang" ucap revfaldy


"mama dan papa pasti kecewa sama aku" ucap vallerie sambil menundukkan kepalanya


"Jagan pikir macam-macam sayang" ucap revfaldy.


Disaat mereka tengah berbicara tiba-tiba revfaldy mendapat sebuah telepon dari anak buahnya *kringggg


"ah sayang tunggu sebentar aku akan mengangkat telepon di luar" ucap revfaldy


"oke" jawab vallerie kemudian revfaldy pun keluar dari krmar menuju keluar


*Call


Bos, aku sudah menemukanya : anak buah


Siapa dia? : Revfaldy


Seorang perempuan mungkin tuan dan nyonya juga kenal dengan perempuan tersebut, namanya aurel : anak buah


Aurel! Baiklah aku akan menangkapnya sendiri, terimakasih atas infonya : revfaldy


Baiklah bos : anak buah


*Call end


Revfaldy pun kembali masuk kedalam kamar Vallerie tersebut kemudian ia menghampiri vallerie dan bertanya ,


"sayang, kamu tau siapa yang melakukan ini?" Tanya revfaldy


"tidak" karena takut aurel bakal dimasukan ke dalam penjara vallerie pun menjawab bahwa ia tidak mengetahui siapa pelaku tersebut


"benar sayang?" Tanya revfaldy meyakinkan


"emm...iyaaa" jawab vallerie


"Aurel?" Tanya revfaldy mendadak kemudian vellerie menunduk


"iya.. gimana kamu bisa tau?" Tanya vallerie balik


"ah itu emm....sayang aku mau bilang kalau aku itu..


********


Seorang perempuan tengah duduk di ruang tamu dengan rasa takut ,


"apa yang aku lakukan hari itu, aku ga bakal dimaafkan oleh kak revfaldy" ucap nya dengan mengacak-acak rambutnya frustasi,


"bagaimana kalau terjadi sesuatu dengan anaknya" ucapnya lagi dengan memegangi kepalanya "ahhhh bodoh!!!"


*******


"Aku seorang mafia" ucap revfaldy


"apa!! Mafia!! Kamu tau kan bahwa" belum menyelesaikan kata-katanya vallerie terlebih dahulu menangis


"lepasin aku!! Kamu pembunuh!!" Ucap vallerie dengan mendorong badan revfaldy


"dengarin dulu sayang" ucap revfaldy


"ga!!! Keluar revfaldy!!" Ucap vallerie dengan nada membentak


"kamu tenangin diri dulu tapi jangan sampai meninggalkan aku" ucap revfaldy


"keluar!!" Ucap vallerie


Flashback on~


Satu tahun yang lalu


09:00 p.m.


"Bu,yah aku mau pergi ke supermarket sebentar" ucap vallerie


"udah malam nak" ucap ibu dari perempuan tersebut


"hanya sebentar" ucap vallerie kemudian ia pun pergi ke supermarket sendirian ketika dalam perjalanan pulang vallerie merasa ada yang mengikutinya ia pun sedikit berlari kemudian dari belakang ada yang membekap mulutnya vallerie sempat memberontak tetapi kekuatan nya lebih kuat dari vallerie dan vallerie pun dibawa ke sebuah gudang,


"hai manis" ucap seorang laki-laki yang memiliki badan yang besar dan vallerie pun melihat sekeliling banyak sekali mayat-mayat disekelilingnya ,


"kamu mau ngapain!!" Teriak vallerie


"bermain-main denganmu sayang" ucap laki-laki tersebut lalu mengambil pisau menggores kan di belakang kuping vallerie dan membuatnya mengeluarkan banyak darah kemudian ia pun menjilat darah tersebut "manis" ucap laki-laki tersebut sambil tertawa keras


"apa yang kamu lakukan!!" Teriak vallerie sambil menahan kesakitan


"Tolong-tolong" teriak vallerie meminta pertolongan ,


"percuma kamu teriak sayang tidak akan ada yang meolongmu" ucap laki-laki tersebut


"ayo kita bermain sayang" ucap laki-laki tersebut mendekatkan wajahnya pada saat mendekatkan mukanya tiba-tiba seseorang datang dan menendang laki-laki tersebut ternyata laki-laki tersebut sudah mengikuti saat vallerie tengah ditangkap ,


"siapa kamu! Jangan urusi masalahku baji***n" ucap laki-laki tersebut


"baji***n? Kurasa nama tersebut lebih bagus dikasih kepadamu" ucap laki-laki misterius tersebut kemudian mereka saling menyerang dan vallerie hanya bisa menangis dan akhirnya laki-laki yang menculik vallerie tersebut mati dengan tusukan pisau di lehernya ,


"selamat tinggal baji***n" ucap laki-laki misterius tersebut sambil tertawa kemudian laki-laki misterius tersebut mendekat kepada vallerie dan vallerie pun sedikit menjauhkan mukanya ,


"aku tidak tertarik dengan tubuh wanita sepertimu, ayo aku antar kamu pulang" ucap laki-laki misterius tersebut sambil membuka ikatan tali di tubuh vallerie kemudian vallerie pun diantar pulang oleh laki-laki misterius tersebut,


"luka kamu dalam ayo masuk biar aku obati" ucap vallerie ,


"aku sejenis dengan orang tadi jadi jangan dekat-dekat dengan aku bisa aja aku melakukan hal tadi padamu, obati saja lukamu" ucap laki-laki tersebut lalu berjalan meninggalkan vallerie kemudian vallerie pun masuk ke dalam rumahnya ,


"Bu,yah aku pulang" ucap vallerie "udah pulang, eh kamu kenapa??" Tanya ibu vallerie khwatir


"gapapa ma, ma tolong obati" ucap vallerie


"baiklah tunggu sebentar" ucap ibu vallerie kemudian ibu vallerie mengambil kotak P3K dan mengobati luka vallerie


"siapa yang lakuin ini kepadamu?" Tanya ayah vallerie marah


"aku diculik tadi yah, tapi aku ditolong sama seorang laki-laki tapi aku tidak tau dia siapa karena dia memakai masker untuk menutupi mulutnya dan memakai baju serba hitam" ucap vallerie


"jangan terlalu sering keluar lagi, jangan sampai bertemu orang seperti tadi lagi" ucap ayah nya tersebut,


"tapi pa kenapa dia memakan darahku pa?" Tanya vallerie


"ah, dia mafia sayang" jawab ayah vallerie


"yauda Bu,yah aku mau mau tidur" ucap vallerie meninggalkan kedua orang tuanya tersebut.


*flashback off


Sekitar 30 menit setelah revfaldy keluar dari ruangan vallerie tiba-tiba mama revfaldy datang dan masuk ke dalam,


"vall, kamu kenapa kok nangis?" tanya mertuanya dengan khwatir,


"ma...revaldy udah bohongin aku" ucap vallerie menangis sambil memeluk ibu mertuanya tersebut ,


"kamu tenang dulu ceritakan semuanya ke mama" ucap mertuanya menenangkan kemudian vallerie menceritakan semuanya,


"sayang, revfaldy sebenarnya sudah jarang berhubungan dengan hal tersebut lagi karena ia tau kamu benci dengan mafia, tapi dia akhir-akhir ini dia masih berhubungan dengan mafia karena kamu ya, buat lindungi kamu" jelas mertuanya tersebut,


"maaf ma aku udah salah sangka dengan revfaldy" ucap vallerie,


"bukan sama mama minta maaf nya sayang nanti sama revfaldy aja ya sekarang kamu minum dulu jangan pikir terlalu banyak" ucap mertuanya tersebut.