
"Aku sudah putuskan untuk tidak mencintai revfaldy walau sudah terjerat dalam pernikahan nanti." Ucap Vallerie dalam hati
04:30 a.m.
Aku bangun dari tempat tidurku dan langsung siap-siap untuk mandi setelah selesai mandi aku memakai pakaian sederhana terlebih dahulu untuk menunggu penata rias ku datang.
Aku duduk di ranjang sambil memainkan ponselku dan terdengar ketukan pintu dari kamarku ternyata penata riasku sudah datang dan aku segera menyuruh mereka masuk dan mereka langsung merias ku.
07:00 a.m.
Aku sudah selesai merias diri dan memakai gaun pengantin dan langsung menuju ke tempat pemberkatan disana sudah ada banyak para pengunjung yang menghadiri pernikahanku dan revfaldy.
Aku pun langsung berjalan menuju ke atas kemudian revfaldy berada disampingku dan sama-sama mengucapkan janji.
"Tuan revfaldy apakah kamu bakal menerima nyonya vallerie sebagai istri kamu dalam keadaan suka maupun duka, sakit,dan merawatnya?" Ucap pendeta, "Aku bersedia" jawab revfaldy, "Nyonya vallerie apakah kamu bakal menerima tuan revfaldy sebagai suamimu walaupun dalam suka maupun duka, sakit, miskin dan akan menua bersamanya?" Ucap pendeta, "Aku..." Ucap vallerie terputus karena tiba-tiba Isabel memotongnya, "Aku tidak sudi pacarku direbut sama perempuan murahan" dan seketika semua mata tertuju kepada Isabel, "Kamu apa-apan tiba-tiba datang kesini membuat kekacauan!!" Suara papa revfaldy meninggi "Dia pacar aku om ya aku berhak lah datang siapa coba yang bakal tega liat pacarnya nikah dengan orang lain?" Kesal Isabel.
Sebelum suasana semakin kacau revfaldy langsung menarik tangan Isabel keluar dari gedung tersebut kemudian membawanya keluar setelah keluar Isabel langsung menampar revfaldy dengan keras *plakk* "Kamu kok tega sih permainin perasaan ku kayak begini" ucap Isabel sambil menangis, "Aku bisa jelasin sayang, aku dijodohkan oleh papaku karena masalah perusahaan aku tidak mencintai dia." Jelas revfaldy ,"Tapi.." ucap Isabel terpotong *cupp* sebuah ciuman mendarat di bibirnya ,"Tunggu aku besok aku akan ke apartemen mu dan kita bakal belanja sepuasnya oke?" Bujuk revfaldy, "Oke" jawab Isabel lalu ia memeluk revfaldy dan kemudian pergi pulang ke apartemen nya.
Revfaldy pun kemudian masuk ke dalam dan kembali melanjutkan pernikahan nya yang sempat tertunda tadi setelah mengucapkan pemberkatan mereka saling menukar cincin kemudian mereka berciuman lalu mereka menerima tamu sampai malam.
10.00 p.m.
Acara telah selesai kemudian revfaldy akan berpamitan dengan orangtuanya dan orang tua vallerie untuk pulang ke rumahnya "Pa,ma aku mau bawa vallerie pulang dulu ya." Pamit revfaldy ,"Barang-barang ku bagaimana?" Tanya Vallerie, "Udah diantar kok tadi." Jelas ibu vallerie, "Rev, pelan-pelan ya baru pertama kali ingat." Ucap ayah revfaldy dan disembari tawa setelah mendengar perkataan ayahnya seketika muka vallerie memerah kemudian mereka pulang ke rumah mereka.
Sesampainya dirumah vallerie kagum dengan rumah mereka karena sangat besar "Kita disini tinggal berdua saja? Rumahnya terlalu besar." Ucap vallerie, "Ada bibi nanti." Jawab revfaldy, kemudian mereka masuk ke dalam rumah dan revfaldy menunjukan semua isi rumah mereka kemudian mereka sampai di kamar mereka.
"Ini kamar kamu kalau kamar aku ada disebelah kalo butuh apa-apa tinggal ketuk pintu kamarku saja." Jelas revfaldy, "kita gak sekamar?" Tanya vallerie penasaran, "Jadi mau sekamar? Aku gak yakin bakal menahan diriku." Ucap revfaldy dan langsung dibalas anggukan cepat dari vallerie, yang kemudian langsung masuk ke kamarnya tersebut karena kelakuannya tersebut revfaldy hanya tersenyum dan langsung masuk ke kamarnya.
07:00 a.m.
Aku terbangun dari tidurku dan langsung bergegas mandi setelah selesai mandi aku memakai dress putih polos yang ada di lemariku kemudian aku keluar dari kamarku dan turun kebawah dan membuat sarapan untuk pagi ini karena revfaldy belum sempat mencari pembantu maka untuk beberapa hari vallerie lah yang memasak di dapur.
Setelah selesai memasak karena revfaldy belum bangun vallerie memutuskan untuk pergi ke kamar revfaldy dan membangunkannya *tokk tokk* ketuk vallerie berkali-kali karena tidak ada balasan vallerie memutuskan untuk segera masuk kemudian, ia mendapati revfaldy masih berada di alam mimpinya.
"Emmm..Revv bangun sarapan sudah siap." Ucap vallerie kemudian, menggoyang-goyangkan tangan revfaldy untuk membangunnya "Lima menit lagi." Balas revfaldy kemudian revfaldy menarik tangan vallerie sehingga membuatnya terjatuh didalam dada bidang tersebut ***degg*** jantung vallerie berdegup kencang dan kemudian ia langsung melepaskan pelukan tersebut dan segera keluar dari kamar revfaldy dan menuju dapur kembali setelah 20 menit revfaldy pun turun kemudian menuju ke dapar dan sarapan bersama.
"Aku akan pergi ke apartemen pacarku nanti dan tidak akan pulang hari ini kamu gapapa sendiri?" Tanya revfaldy, "Gapapa nanti aku juga bakal membeli barang untuk menaruh nya dikulkas." Jelas vallerie ,"Nanti aku bakal suruh supir untuk membawamu" ucap revfaldy, "Gapapa aku naik mobil sendiri kemarin mobilku sudah diantar ke rumah." Jelas vallerie, "Oke la." Ucap revfaldy.
Saat tengah berjalan-jalan vallerie dikejutkan oleh seseorang di belakangnya. "Vallerie?" Panggil orang tersebut ,"Iya?" Jawab vallerie dengan bingung, "Ini aku Zayn yang ditaman itu" ucap zayn, "Oh Zayn apa kabar? Udah lama gak jumpa jadi gak ingat" ucap vallerie, "Baik kok, kamu bagaimana?" Tanya zayn ,"Ya seperti biasa."
Jawab vallerie kemudian mereka berbincang-bincang dan berjalan-jalan di sekeliling taman.
05:00 p.m.
Karena merasa hari sudah mulai gelap vallerie permisi pamit kepada zayn kemudian ia pun bergegas pulang kerumahnya.
Sesampainya dirumah aku menata semua kebutuhan di dalam kulkas kemudian aku membuat makan malam. Setelah selesai makan aku duduk diruang tamu untuk menonton kemudian aku mendapat notif dari grup *tingg* aku pun segera membuka ponselku.
*Room chat
Bagaimana pernikahan nya? : Fansety
Semalam bagaimana @vallerie : John
As usual, nothing happened : Vallerie
APA!! : Fansety
Kita beda kamar : Vallerie
Cewe semalam siapa sih? : John
Sejak kapan kamu suka gosip? @john : fansety
Cuma nanya -_- : John
Pacarnya revfaldy : Vallerie
Pantes dia ga terima gitu : fansety
Siapa juga yang bakal terima coba : vallerie
Ini pacarnya loh : vallerie
Yasudah lah aku dipanggil nih : fansety
Oke : vallerie
2 : John
*Room chat end
Setelah selesai aku pun lanjut menonton film yang aku putar tadi .
10.00 p.m.
Karena merasa sudah mengantuk vallerie pun mematikan tv dan langsung bergegas ke kamarnya untuk bersiap-siap tidur.
07:00 a.m.
Aku terbangun dari tidurku kemudian aku bergegas mandi dan mamakai bajuku setelah selesai aku pun keluar dari kamarku dan membuat sarapan karena merasa revfaldy belum pulang aku pun hanya membuat sarapan untuk memakannya sendiri.