
"Revfal....dy" suara Vallerie seketika memelan ketika matanya menuju ke sofa dan mengkap sepasang kekasih sedang berciuman disana dan sontak Vallerie memalingkan wajahnya, kemudian cewe tersebut beranjak dari sofa dan langsung *plakkk* .
"Gak bisa mengetuk pintu dulu sebelum masuk apa!!" Suara cewe tersebut meninggi, karena tidak terima ia ditampar Vallerie langsung menatap tajam ke arah cewe tersebut dan berkata "Ini kantor bukan rumah kalo mau berciuman ya di rumah!" Jawab vallerie tidak mau kalah "Emang kamu siapa nya Revfaldy di kantor ini?" Ucap cewe tersebut, "Aku tun..." .
Sebelum menyelesaikan perkataan nya Revfaldy terlebih dulu memotong perkataan Vallerie "Dia sepupu jauh ku." Katanya disembari senyum.
Setelah mendengar kata-kata tersebut Vallerie merasa seperti sebuah pisau yang menusuk hatinya langsung seketika itu "Ahh...saya kesini mau kasih berkas ini ke Revfaldy." Ucap Vallerie, "Oh iya makasih ya." Jawab Revfaldy, "Kalo gitu saya pergi dulu ya." Pamit Vallerie kemudian bergegas pergi dari ruangan tersebut.
01:30 p.m.
Sekarang aku sedang duduk ditaman dan menenangkan pikiranku disana dan tiba-tiba aku mendapat notif chat dari Revfaldy
*Room chat
Nanti jam 5 aku jemput : Revfaldy
Makan malam di rumahku : Revfaldy
Ok : Vallerie
*Chat end
Setelah mendapat notif itu aku bergegas pulang ke rumah sesampainya dirumah aku langsung melangkahkan kaki ku dikamar dan merebahkan badanku di kasurku kemudian aku terlelap dalam tidurku.
04:00 p.m.
Aku terbangun dari tidurku dan lansung menuju ke arah jam. "Udah jam segini!!" Ucap Vallerie terkejut dan langsung berlari ke kamar mandi ,setelah selesai mandi ia memilih baju yang akan dia pakai nanti kemudian, ia berdandan dan, kemudian ia turun ke bawah dan ia mendapat notif chat kembali dari tunangan nya tersebut
*Room Chat
15 menit lagi aku nyampe : Revfaldy
Siap-siap cepat : Revfaldy
Aku udah siap tinggal tunggu kamu : Vallerie
Setelah mendapat notif tersebut Vallerie pun duduk di ruang tamu sambil menunggu Revfaldy datang.
"Ehh, anak ibu mau kemana rapi begini?" Tanya ibu, "Ke rumah Revfaldy bu." Jawab Vallerie, tiba-tiba terdengar bunyi klakson di luar **Tinnn tinnn**.
"Bu aku pergi dulu ya." Ucap Vallerie kemudian ia segera memakai sepatunya dan bergegas keluar.
*Mobil
Aku pun masuk segera ke dalam mobil kemudian Revfaldy menancapkan gas nya. Di sepanjang perjalanan Revfaldy sedang menyiapkan kata-kata untuk meminta maaf kepada Vallerie .
"Emmm itu Vall...." Suara Revfaldy memecah keheningan itu, "Iya kenapa?" Tanya Vallerie "Masalah pagi tadi..." Belum siap menyelesaikan kata-katanya vallerie pun langsung membalas, "Ahh, itu gapapa status kita cuman hanya sekedar perjodohan jadi kamu juga bebas pacaran sama siapa saja." Jelas Vallerie.
Setelah vallerie menjelaskan hal tersebut rasanya Revfaldy merasa bersalah padahal menurutnya apa yang dikatakan Vallerie itu betul status mereka hanyalah sebuah perjodohan ,kemudian mereka pun sampe di tempat tujuan mereka.
07:00 p.m.
*Meja makan
Sekarang mereka sedang sibuk dengan makanannya masing-masing kemudian telepon Revfaldy berbunyi, karena papa Revfaldy dari dulu tidak suka pada saat makan mereka memegang telepon maka dari itu Revfaldy segera mematikan telepon tersebut ,dan terdengar kembali deringan telepon tersebut kemudian ia pun meminta ijin untuk mengangkat teleponnya.
"Pa,ma aku angkat telepon nya dulu ya." Ucap Revfaldy. Setelah mengangkat telepon kemudian Revfaldy kembali dan berkata ,"Pa, kalian lanjut kan aja makan makanan kalian aku ada urusan sebentar di kantor." Jelas Revfaldy, "Urusan apa? Kantor !!,apa ****** itu lagi?" Tanya papa nya, "Pa!!! Aku sudah bilang STOP!!! bilang dia ******!!!" Suara Revfaldy meninggi, "Emang kenyataan nya seperti itu kan? Dia kan cuman bisa habisin uang aja, sisanya gak bisa." Jelas papanya, "Papa gak kenal sama dia!! Dia itu g seperti yang papa kira!!" Kesal Revfaldy "Papa lebih tau kelakuan busuk dia daripada kamu Revfaldy!!!!" Suara papa Revfaldy meninggi. Karena kesal revfaldy pun pergi dan segera menemui pacarnya tersebut .
Sesampainya disana ia melihat pacarnya dalam keadaan baik-baik saja kemudian ia menemui pacarnya tersebut .
"Kamu gapapa kan?" Tanya Revfaldy, "Gapapa sayang aku cuman jailin kamu sebenarnya aku pengen kamu beliin tas baru keluar di mall sana." Jelas pacarnya, "Ini ga lucu Isabel." Ucap Revfaldy ,Jarang Revfaldy memanggil nama pacarnya terkecuali pada saat dia sudah sangat marah baru ia akan memanggil nama pacarnya tersebut ."Ihhh sayang....jangan marah dong" bujuk Isabel ***cupp**
BERSAMBUNG.......