
***Kantor***
Revfaldy sedang bergulat dengan berkas-berkas yang ada di meja nya tersebut "kenapa ini banyak sekali haishh...." Keluhnya
*plangg tiba-tiba foto vallerie yang ditaruh di meja revfaldy jatuh kebawah dan pecah ,
"pake acara jatuh lagi, sekertaris!!" Teriaknya
"iya pak" seketika sekertaris pun muncul,
"bereskan kaca itu dan taruh fotonya di meja ku" perintah revfaldy
"baik pak" jawab sekertaris sekitar 15 menit ia mengerjakan ia pun berhenti sebentar untuk minum dan matanya menatap foto vallerie ,
"vallerie lagi ngapain ya?" Tanyanya dalam hati kemudian ia pun mengambil hpnya buat menelepon seseorang.
***Gedung***
"Sabar sayang, mama akan menyelamatkan mu" ucap vallerie menahan sakit dari tusukan pisau yang ada di perutnya ,kemudian ia meraih tasnya untuk mencari hpnya tersebut akan tetapi tasnya terpental sangat jauh dari posisinya yang sekarang maka dari itu ia harus merangkak pelan-pelan untuk mengambilnya.
Daritadi suara deringan hp vallerie terus berbunyi menandakan bahwa seseorang menelepon nya sedari tadi.
******
"Halo pak, vallerie sedang dimana? Kenapa telepon saya tidak diangkat?" Tanya revfaldy khwatir
"maaf pak, tadi Bu vallerie pergi naik mobil sendiri katanya ia mau ketaman tetapi sampe sekarang belum pulang" jelas supir,
"APA!! Kenapa kamu biarin dia pergi sendiri!!" Marah revfaldy,
"maaf pak, a..a..akkuu" Belum sempat menyelesaikan kata-katanya revfaldy menutup teleponnya dan bergegas mencari vallerie di taman.
******
"Sabar sebentar lagi sayang mama akan menelepon papa buat menolong kita " ucap vallerie sambil memengangi perutnya.
Ia pun terus berusaha untuk mengambil tasnya dan akhirnya ia mendapatkan tasnya kemudian ia langsung mencari hp nya dan langsung mencari nomor revfaldy
*Telepon
Halo sayang kamu dimana? : Revfaldy
Sayang, tolong aku : vallerie
Kamu dimana? Aku kesana sekarang! : Revfaldy
Gedung.. ujung taman : vallerie
Tunggu aku jangan matikan teleponnya tunggu sampe aku kesana : revfaldy
Cepat revv aku udah tidak tahan ini menyakitkan arhkkk : vallerie
Setelah mendapat tempat yang dikatakan oleh vallerie, revfaldy pun langsung berlari pergi ke gedung tersebut dan mendapati istrinya yang sedang kesakitan akibat pisau yang tertusuk di perutnya kemudian ia pun langsung menyamperi vallerie dan menggendongnya,
"revv, tolong selamatkan bayi kita revv" mohon vallerie,
"aku mencintaimu Rev jangan pernah ninggalin aku" ucap vallerie kemudian ia pun pingsan,
"gak-gak kamu ga boleh tidur kamu harus tahan sayang." Ucap revfaldy yang melajukan mobilnya lebih cepat dan akhirnya mereka sampai di rumah sakit.
"DOKTER!! Selamatkan istri saya" teriak revfaldy yang sudah tidak melihat sekitarnya kemudian vallerie dilarikan di ruang UGD kemudian vallerie harus dioperasi.
Setelah menunggu selama berjam-jam akhirnya dokter pun keluar dan revfaldy langsung menemui dokter itu dan bertanya,
"bagaimana dok keadaan anak dan istri saya?"
"Baik-baik saja anda ga perlu khwatir tapi setelah ia siuman ia harus dirawat di rmah sakit selama beberapa hari untuk proses pemulihan karena kondisi tubuh yang lemah" jelas dokter
"baiklah dok" jawab revfaldy kemudian revfaldy pun masuk ke dalam ruangan dimana vallerie berbaring disana.
Selama berjam-jam menunggu vallerie sadar akhirnya ia pun tersadar dan ia pun mendapati bahwa suaminya tertidur di sampingnya untuk menunggunya sadar karena merasa vallerie sudah sadar revfaldy pun terbangun dari tidurnya.
"kamu uda sadar? Ada yang sakit? Ada yang gak nyaman? Kamu haus? Kamu lapar?" Tanya revfaldy sekaligus,
"gimana aku jawabnya kalau kamu tanya nya sekaligus." Ucap vallerie
"siapa yang giniin kamu?" Tanya revfaldy serius,
"aku juga gk tau dia pakai jubah tidak nampak mukanya" ucap vallerie
"aku akan cari orang itu sampai dapat." Ucap revfaldy,
"sayang baby kita ga kenapa-kenapa kan?" Tanya vallerie,
"enggak kok sayang yaudah kamu istirahat dulu jangan terlalu banyak gerak" ucap revfaldy ,setelah itu vallerie tertidur.
Setelah 30 menit tidur keluarga revfaldy dan vallerie pun datang ke rumah sakit
"bagaimana mereka gapapa kan?" Tanya seorang wanita yang merupakan ibu dari vallerie
"dia gapapa kok bu, hanya butuh istirahat yang cukup saja." Ucap revfaldy
"bagus lah kita lega dengarnya" ucap mama revfaldy ,
"aku titip vallerie sebentar ya ma soalnya ada urusan yang harus aku lakukan" ucap revfaldy,
"baiklah nak" ucap mamanya, setelah keluar dari ruangan tersebut revfaldy dipanggil oleh papanya .
"revv..tunggu.." panggil papanya
"ada apa pa?" Tanya revfaldy
"kamu masih belum kasih tau vallerie yang sebenarnya?" Tanya papanya
"belum pa, setelah vallerie membaik aku akan memberi tahu dia." Ucap revfaldy
"secepat mungkin jangan sembunyikan masalah ini darinya" ucap papanya mengigatkan
"baiklah pa kalau begitu aku permisi dulu" pamit revfaldy.