
5 bulan kemudian
Tak terasa 5 bulan telah berlalu perut Vallerie pun kian membesar seiring berjalannya waktu
07.00 a.m.
"SAYANG!! bagun!! Daritadi dibangunin juga ga bangun-bangun" teriak vallerie dari bawah, karena merasa diteriaki calon ayah tersebut pun turun kebawah setelah turun ia pun mendapati istrinya yang sedang berada di dapur membuat sarapan sambil mengoceh.
"udah sayang jangan marah-marah terus ga baik buat babynya nanti." Ucap revfaldy menenangkan vallerie ,
"kamu yang buat aku kesal, kenapa harus susah sih kalau dibangunin? Sesusah itu apa tinggal buka mata?" Kesal vallerie *cupp setelah menyelesaikan kata-katanya, revfaldy langsung mencium vallerie,
"apa-apan sih main nyosor aja" kesalnya,
"biar diam sekalian morning kiss sayang" ucap revfaldy sambil ketawa setelah berdebat di pagi hari itu mereka pun memutuskan untuk sarapan.
*****
"Kita akan jalankan rencananya hari ini juga" ucap seorang berbaju hitam
"baiklah bos" jawab lelaki berbadan kekar tersebut ,
"tunggu sebentar lagi sayang aku akan menghancurkan keluargamu" ucap perempuan tersebut sambil tersenyum.
***Rumah revfaldy***
"Jadi hari ini harus ke kantor gitu?" Tanya vallerie dengan wajah cemberut,
"iya sayang kenapa hmm? Ga tega aku pergi? Kalau gitu aku libur aja hari ini buat temani kamu." Ucap revfaldy
"enggak-enggak kamu harus kerja buat anak kita nanti." Larang vallerie.
Akhir-akhir ini revfaldy bingung dengan sikap vallerie yang sangat sensitif sekali tapi ia selalu menuruti apa yang disuruh oleh vallerie.
"Oke aku udah siap, pokoknya mau kemana harus ijin dengan aku dulu, ingat minum vitaminnya, aku akan pulang cepat hari ini dan satu lagi kalau mau kemana-mana harus diantar oleh supir jangan naik taksi ok" ucap revfaldy panjang lebar,
"iya bawel udah sana, hati-hati dijalan sayang" ucap vallerie kemudian mencium bibir revfaldy sekilas.
***Kantor***
Katakan jadwal saya hari ini : revfaldy
Bapak akan meeting jam 9 nanti terus meeting dengan client Di kafe setelah jam makan siang dan semua berkas-berkas yang ada di meja harus bapak tandatangani : sekertaris
Baiklah aku mengerti : revfaldy
Permisi pak : sekertaris
09:00 a.m.
Selamat bekerja sama pak : revfaldy
Selamat bekerja sama juga : client
Kalau begitu saya permisi dulu : revfaldy
Baiklah pak, terima kasih : client
Setelah menyelesaikan meeting pagi ini revfaldy kembali ke kantor dan mendapati sosok perempuan yang tengah duduk di ruang tunggu.
Pak, Bu Isabel datang katanya mau cari bapak karena urusan penting : sekertaris
Baiklah, suruh dia masuk : revfaldy
Baik pak : sekertaris
Setelah sekertaris menyuruhnya masuk Isabel pun masuk kedalam ruangan revfaldy.
"Ga ada aku kangen sama kamu"jawab Isabel,
"Kalo ga ada urusan pergi dari ruangan saya, saya sibuk "kata revfaldy tegas,
Bukannya pergi Isabel malah mendekati revfaldy *plakk satu tamparan mendarat di pipi Isabel,
"aku bilang pergi dari sini ******!!!" Ucap revfaldy meninggi ,dengan kesal Isabel pun keluar dari kantor dan berteriak
"suatu hari kamu akan menjadi milikku revfaldy ingat itu hanya aku yang pantas mendapatkanmu!"
***Rumah***
Vallerie sedang menonton di ruang tamu sambil memakan cemilan di tengah-tengah menonton ada satu pesan masuk di handphone nya dari nomor yang tidak diketahui.
*Chat
0852********
Jam 01:00 aku tunggu kamu di taman jika kamu terlambat kamu akan menanggung sendiri akibatnya : Unknown
Kamu siapa? : Vallerie
Setelah mendapat SMS itu vallerie pun bersiap-siap untuk pergi ke taman karena ia sangat penasaran dengan orang tersebut.
***kantor***
"Kenapa aku merasa ga enak, apa mungkin terjadi sesuatu dengan vallerie, ahh ga mungkin kurasa aku hanya capek saja" gelisah revfaldy, setelah kegelisahan itu revfaldy pun kembali meeting dengan client Di kafe yang dekat dengan kantornya tersebut setelah selesai meeting ia pun kembali ke kantor dan menyelesaikan berkas-berkas yang tersisa.
***Taman***
Setelah sampai di taman vallerie pun kembali melihat ponselnya dan terdapat arahan dari nomor tersebut
*Room chat
Kamu sudah sampai? : Unknown
Pergi ke ujung taman disana terdapat sebuah gudang kamu masuk sendirian : Unknown
*chat end
Setelah membaca pesan tersebut vallerie pun pergi ke gudang tersebut tetapi sebelum masuk ke gudang tersebut ia mengabari revfaldy terlebih dahulu .
Kemudian ia pun masuk ke dalam gudang tersebut dan berteriak"ada orang?",
"Ternyata kamu penurut juga ya" ucap seorang yang memakai jubah hitam berdiri di belakang vallerie ,
"apa mau mu?" Tanya vallerie,
"aku? aku Mau keluarga mu hancur" ucapnya sambil ketawa,
"apa maksudmu" ucap vallerie ketakutan,
"jangan takut sayang, aku hanya ingin bermain-main dengan anak yang ada di dalam perutmu." Ucap orang tersebut sambil mengeluarkan pisau yang ada di tangannya tersebut.
"Ayo kita main- main sayang" ucap orang tersebut,
"gak-gak jangan mendekat" ucap vallerie sambil berjalan mundur dan memengangi perutnya
"kamu ga akan bisa lari dariku" ucap orang tersebut sambil tertawa puas kemudian orang tersebut pun menusuk perut vallerie
"Arkk... Sakit" ucapnya dengan memegangin perut yang tertusuk tersebut,
"ayo kita pergi" ucap orang tersebut,
"jangan pergi, tolong bantu aku dulu" ucap vallerie kesakitan, tanpa mendengar kata-katanya orang tersebut pun pergi dari gedung tersebut meninggalkan vallerie yang sedang kesakitan.