
di kelas 2 ipa 3
" itu tadi adalah contoh gx baik buat kalian jangan di tiru !! mengerti gx!! " nasehat bu eni dengan lantang .
" tapi bu kalau di sinetron itu menarik ko !!! " jawab aminah yang berada di luar kelas kemudian berjalan masuk dengan cenge - ngesan yang memecahkan suasana hening .
" jangan cuman berdiri di depan pintu cepet masuk !!! " perintah bu eniyang kesal .
" bu...!! ( dengan sedih ) aku bisa di ngambil laptop punya akunya... ?? " tanya aru dengan lirih .
" owh jadi ini punya kamu...., kamu tahu ini semua isinya gx ada yang bener...( dengan kesal ) ibu fikir ini punya diki !! " ucap bu eni gamblang .
" gx kok bu..., itu punyaku ..." jawab aru dengan manis yang membuat aminah takjub dengan perubahan bunga yang pandai beradaptasi dengan situasi .
" ru kamu kok berbohong sih..., itukan punya anak baru kenapa jadi punya kamu ?? " celetuk siti dengan polosnya .
" siti..!! , kamu bisa gx tutup mulutmu!!! " ancam aminah dengan kesal ( dalam hati aminah kalau bunga ngamuk bisa bahaya . " ) ku harus mencegahnyq
" kamu belum tahunya..., ( dengan lirikan tajam terseyum sinis ) kalau barang punya reza ya itu berarti punya kami bersama jadi jangan khawatir ok ??? " bela aru .
" kira - kira apakah kamu tahu siapa yang menyatakan cintan di sini ?? " tanya bu eni yang penasaran ( dalam hati bu eni " ini orang sungguh berani kalau aku sih gx berani sperti ini ) .
" aku gx tahu bu...!!! " jawab aru jujur .
" terus kamu tau siapa yang di tembak ?? " tanya bu eni yang masih penasaran .
" bu kalau di tembak mati dong hahaha " canda aminah yang membuat semuanya tertawa .
" ya benernya am..., kalau di tembak bahaya yah.. hehehe !!! , jangan mau di tembak yah " canda aru dengan suara bergetar yang berusaha menyembunyikan perasaanya .
" kalian berdua...., sudah telat becanda mulu...., terus jangan - jangan kamu orang yang ada di video ininya...!! tuntut bu eni yang berusaha mengingat wajah aru karena seperti pernah lihat di mana gitu......
aru melirik ke kiri dan ke kanan mengeluh " kalian fikir itu aku....( sambil menunjuk ke arah wajahnya dengan tergangga ) , aku bahkan gx tahu , kapan vidio itu di buat " .
" terus kenapa kamu mau ngambil laptopnya kalau bukan kamu...!!, yang ada di vidio ini... " tuntut bu guru yang masih penasaran .
dengan menahan amarah aru berucap " aku hanya ingin tahu siapa yang merekamnya ?? " .
" yang pasti ini vidio di rekam saat reza belum pindah..., dan ini itu vidio kenang - kenanggan yang di kirim oleh salah satu dari kami bertiga" terang aru .
" jadi kamu beneran kenal sama reza !! " tanya mira yang mengebu - gebu .
dengan berat hati aru menjawab " iyah " .
" terus kenapa kamu bilang gx kenal " tamya siti
" rahasia " jawab aru
" berarti kamu kenal dong dengan orang yang tadi kesini "" tanya mira penasaran .
" siapa yang kesini " tanya aru penasaran.
" bentar deh kamu murid perempuan yang memukul ketua osis bukan sih ? " tanya bu guru yang telah mengamati dari tadi .
seruruh kelas terkejut mendengar aru barani memukul orang di depan banyak orang .
" hehehe bukan bu...!! ( yang malu ) , mana mungkin bu... aku kan anak baik - baik ( degan seyum menggoda ) " sanggah aru .
" iya bu dia ini anak baik bangget !!! " bela aminah .
" kok kamu belain bunga sih " tuntut siti kesal .
" iyah bener itu kamu yang datang ke ruang guru sambil menanggis bukan karena takut temannya meninngal ( membuat aru menjadi tegang ) , terus mukul dimas karena dia bilang kamu...!! " ucap bu guru yang terpotong oleh aru dengan wajah kesalnya aru bertanya " kamu apa bu..., apa ibu juga mau bilang seperti dimas !!! " yang bersabar menahan amarahnya .
#maaf upnya dikit aku mau bilang
" ru kamu gx perlu marah !! kalau kamu gx melakukannya !! " sindir
" aku marah karena ( yang ingin memukul orang tapi gx jadi ) dia memfitnah temenku yang sudah meninggal seharusnya aku mukulin dimas berkali - kali ( dengan seyum meremekan ) biar jadi contoh kalau ada yang berani nyebarin tentang dia..., dia akan bernasib sama " ancam aru yang membuat suasana menjadi hening .
" apa kamu preman !! , kamu bukan preman kamu itu cantik baik dan terpelajar tahulah kekesaran gx menyelesaikan masalah " nasehat bu guru .
" tapi paling tidak emosiku mereda " bela aru .