Time Flower

Time Flower
awal persahabatan 2



Di telephone


" ha..lo...( dengan suara lemas ) " jawab diki , mendengar suara diki membuat alif cemas berteriak " kamu di mana , apakah kamu kecelakaan atau sedang sakit sekarang ???, ( dengan raut wajah yang tegang ) jangan diam aja p.a ?? " dengan lantang di telephon membuat seisi kelas ikut khawatir karena takut ketahuan guru nanti di marahin lagi .


"A..ku... di... ru...ma...h ko...k ( dengan suara lemas ) a..ku... gak... sa..ki..t ko...k tapi a...ku... u...da...h mi...nu...m o...ba...t hehehe , bi...asa... ka...la...u ha...bi...s mi...nu...m yah.... kayak gi...ni... kya...k orang teler hehehehe " jawab diki . raut wajah alif berubah sesaat ( shock dan matanya hanya bisa berkedip ) reza yang melihatnya perubahan reaksi alif takut kalau alif marah berinisiatif mengambil hpnya dari alif dan memotong pembicaraan mereka kemudian bertanya " kamu ada dimana biar nanti aku jemput ??" dengan tegas .


" he...he...he... me...ma...ng ka...mu... be...ra...ni... da...ta...ng ke...si...ni... ( tantangnya dengan suara lemas ) a..ku... a..da... di be..kas... pe...ru...ma..ha...n gx.. ja..di.. da..n di.. si..ni ban..nya..k ora...ng..nya.. lo...h la...gi... pa...da... k...o... ni...h he...he...he.. " jawab diki nada tak bertenaga ( di dalam telephon samar terdengar suara yang bertanya ke diki siapa dan diki menjawab temen sekelas hehehe ) .


"Ok , aku kesana yah kamu tungguinnya ??... , kamu jangan kemana - mana awas kalau pergi aku obrak - abrik tempat nongkrong kamu !!!!..." ancam reza serius .


" Ok hehehe ..." jawab diki dan teleponnya pun terputus " tit..tit...tit.."


telepon pun berakhir


"Lif ayo kita kebelakang sekolah !!! " ajak reza serius .


" Ngapain kalian mau ke belakang sekolah ??? " tanya aru penasaran .


" Hahaha tentu saja mereka mau bolos lah ru , bodoh banget kamu ru hahahaha " ejek andri .


" Kalau udah tahu jangan ngomong bodoh ( dengan kesal ) nanti ketahuan guru kan bisa berabe p.a .. ( bodoh ) !!" gerutu reza yang di dengar oleh seluruh kelas membuat mereka shock ( dalam hati ayu reza bisa marah juga ) .


"Gak mau ah , kamu denger sendiri kan dia lagi apa !!!! , kalau ketahuan kita terlibat bisa di d.o !!! " tolak alif khawatir .


"Padahal tadi kamu ngajak , sekarang nolak gak tahu malu !! " sindir aru ketus .


"Kok kamu jadi belain reza sih sekarang !!! ,bukan belain aku...., aku cemburu !! " keluh alif .


"Ya kan ....!!! kita one heart " goda reza .


"Ih...!!! kok one heart apa sih !!! " tolak aru mentah - mentah dengan muka anehnya .


"Hahahaha reza di tolak cah !!! " goda andri .


"Diem loh ( dengan lantang ) , mau ikut gak ?? " ajak reza ke andri .


"Aku ( sambil menunjuk tangannya ke mukanya sendiri) " jawab andri .


Reza menjawabnya dengan memangut . andri merasa senang di ajak tapi karena di pelototi oleh alif jadi ketakutan berucap " aku gak mau nanti di marahin guru " .


"Ya udah !!! kamu berdiri mari kita minta izin ke guru bk ( dengan menatap aru ) karena kita bakalan jemput si diki kalau gak mau dari belang mah " ajak aru .


"Aku gak ngajak kamu kok !!! , aku ngajak aru karena dia wakil aku " tolak reza dengan dingin .


Dengan cemberut alif berucap " aku bilangin ke ibumu kalau reza ....." sebelum alif menyelesaikan kata - katanya reza terlebih dahulu memotongnya dengan kesal berucap " hei...!!!! kamu mau bilang apa dengan ibuku ( dengan mata melotot ) awas kalau ngadu yang macem - macem lagi , gara - gara kamu ngirimin video sama foto itu ke ibu aku , jadi aku di marahin terus di bilang mau di ungsi'in ke tempat ayahku " alif yang mendengar ucapan reza seperti itu tertawa terpingkal - pingkal, sementara itu reza merasa sangat kesal . Aru yang melihatnya tak ber - ekspresi mencerna apa yang terjadi berucap " kalian bodohnya , aneh !!! " dengan wajah anehnya .


"Oke aku akan ikut " jawab aru membuat semua orang terkejut mendengarnya .


Andri berteriak " hei !!! kamu perempuan jangan ikut bahaya !! " yang mencoba membujuk aru .


"Yah aku tahu , tapi aku ingin ikut sih gimana !!" tantang aru yang bikin shock semua orang .


" Hayoo kita berangkat " ajak reza dengan terseyum.


Di halaman belakang sekolah


Tak lama kemudian alif , reza dan aru tengah ribut di bawah dinding belakang sekolah .


" Hei kalian kenapa berdiri !!!!! , jongkok dong " perintah aru dengan ketus ke alif dan reza .


Reza dan alif enggan berjongkok malah berdebat .


"Sudah ku bilang dari depan saja !!! " keluh alif .


"Kalau dari depan itu susah p.a ( bodoh ) minta izinnya , harus nyari guru yang piket dulu mending langsung di kasih bla ....bla ...bla ....bla " omelnya ke reza .


Setelah selesai ngomel reza melompat terlebih dahulu dengan secepat kilat sudah berdiri di atas tembok belakang sekolah , aru yang melihatnya pun tersenyum dan melompat - lompat tapi gak di raih tangannya oleh reza karena keburu turun terlebih dahulu alif yang mendengar suara " bruk " melihat sekeliling dan reza udah gak ada jadi ikut melompat ke atas dinding meninggalkan aru sendiri di bawah . aru yang merasakan akan di tinggal pun berteriak " hei...!!!!! jangan tinggalin aku dong ( berubah menjadi memelas )" sambil cemberut .


Dari balik tembok pun reza berteriak " ayo cepat nanti ketahuan !!!! " dengan melihat sekeliling .


"Hei....!!!!! , rere bodoh kamu ngajak cewek kok di tinggal sih ...???" keluh alif dengan ketus .


"Udah biarin aja sih ....!!!! , cepat turun nanti ketahuan pak agung bisa berabe ???? " keluh reza yang sedang kesal menunggu di balik tembok.


"Yah , makanya kamu naek lagi coba..., bantuin tuh cewek siapa tahu berguna " . bujuk alif yang kasihan melihat aru .


Reza yang terbujuk kembali memanjat tembok sambil melihat kebawah mengeluh " kenapa sih bodoh ini mau aja di ajak ikut " dengan cemberut aru yang kesal di bilang bodoh hanya bisa menahan amarahnya dengan menggigit bibirnya ( dalam hati sabar ru , sabar ru dengan nafas naik - turun , daripada belajar mending ikut mereka )


Tak lama kemudian reza sudah sampai di bawah dan berjongkok menyuruh aru naek ke pundaknya sambil mengkode - kode dengan tangannya menepuk - nepuk pundaknya ( aru tak tega menaiki reza yang bertumbuh kecil takut jatuh hanya bisa memandanginya ) tapi tampak dari jauh alif melihat pak agung datang dengan suara pelan berucap " aru cepat naek ke pundak reza karena pak agung semakin mendekat " ( dalam hati maaf aku berbohong dengan cengengesan ) . mendengar perintah alif , aru secepat kilat naek ke pundak reza yang sedang berjongkok. Reza pun berdiri secara perlahan dengan tubuh yang bergetar ( karena berusaha menahan rasa sakitnya ) berhasil berdiri dengan sempoyongan aru pun mengulurkan tangannya berhasil di raih oleh alif , kemudian tangannya digenggam erat oleh alif . aru yang merasa kesulitan untuk naek berucap dengan lirih " hehehehe aku gak bisa naik " dengan tersenyum canggung ya .


#ditunggunya komentnyaπŸ˜‰πŸ˜˜πŸ˜—πŸ˜™πŸ˜šπŸ˜Ž