
tono menyuruh toni mengeluarkan hpnya untuk memotret reza dan aru bukanya mengambil foto toni malah merekam dan berteriak awas , reflek reza dan aru menoleh dan suasanapun berubah menjadi lebih tegang .
reza yang melihat ada siswa sma di belakang aru membawa botol kosong ingin mengayunkannya ke arah aru , reflek reza langsung berdiri menendangnya . tapi sayang bukannya terlempar tapi botolnya pecah , seketika siswa sma itu mengayunkan kembali pecahan botoh yang masih ada di tanggannya kepada reza , mengenai betis kakinya karena reza belum sempat menghindar . tono yang melihatnya pun ikut menyerang reza dengan mengayunkan batang kayu yang ia punggut di sekitar , mengenai punggung reza . di saat reza yang sedang sibuk mengambil pecahan botol melihat orang tersebut sedang mematung karena shock setelah melukai kakinya . reza dengan mudah mengambilnya , siswa sma itu kemudian berlari meninggalkan mereka karena ketakutan melihat darah keluar dari kaki reza . reza ingin terus melawan tapi melihat aru nampak ketakutan membuat reza kebinggungan raut wajahnya berubah di saat reza tengah berusaha menahan rasa sakitnya . tanpa sadar air matanya pun mengalir sambil memegang botol tersebut . reza berbisik " cepet masukan susunya jangan peduliin aku oke !!! " bujuknya ke aru , aru hanya menangguk tak menjawabnya.
toni pun berkomentar " ono ini vidionya mau di bagi'in ke fb atau ista aja " tono menghentikan aksinya mendengar vidio langsung berteriak " cepet hapus bodoh " membuat reza bisa mengatur raut wajahnya dengan nafas yang naik turun menahan rasa sakitnya berdiri tegak memegangi punggungnya sambil menodongkan botol yang pecah ke arah tono berusaha mengancamnya .
aru yang melihat reza , menanggis terisak dengan keras merasa iba dan ingin membantu tapi tak bisa membuat diki membuka matanya dengan lebar melihat reza tegah menodongkan botol pecah ke arah tono langsung khawatir berteriak " yuk kita pulang saja " ke teman - temannya membuat pertengkaran mereka terhenti " .
tono dan toni pun pergi meninggalkan mereka dan anak - anak yang lain seketika reza langsung jatuh terduduk lemas , melepas pecahan botol berucap dengan lirih " aku gx papa kok kamu tenang aja ok " yang terseyum tanpa sadar air matanya terus mengalir .
diki berteriak " kamu bilang baik - baik aja kok ada air matanya di wajahmu km dan kenapa kamu juga ikutan nanggis sih jelek kan jadi nambah jelek wakil km " dengan nada lemas .
dengan suara terbata - bata menahan rasa sakit di kakinya berucap dengan pelan " kamu minum saja susunya dulu !!!! " ke diki .
" yah bener minum susunya gih , biar kita cepet pulang !!! " bujuk aru ke diki .
dikipun meminumnya mengeluh " ini susu atau bukan sih manis dan kental banget kayak gx di kasih air gimana kalau aku nanti kena diabetes " kepada aru .
" sudah minum aja ( dengan ketus ) jangan banyak tanya !!! " jawab aru dengan marah .
reza mengeluh dengan nafas naik turun " gimana aku bisa mengendongmu diki , sementara berdiri saja susah dik !!!! " kepada diki dengan sedih , dan dikipun memuntahkan semua yang ada di perutnnya .
sementara diki masih muntah aru berjongkok di depan reza membujuknya untuk naik ke punggungnya berucap " sekarang kita gantiannya za !! " dengan suara manis. membuat reza yang menanggis mengeluh " aku gx ingin tinggal dengan ayahku ( dengan terisak ) jadi bisakah kalian untuk tak memberitahu siapapun " dengan raut muka yang sendu.
" urusan itu belakangan kamu naik aja dulu !!! " bujuk aru dan reza pun naik ke punggung aru untuk di gendong , saat aru berusaha berdiri , dia hampir terjatuh membuat reza ketakutan .
diki yang melihat aru berjalan pergi perteriak " jangan pergi !!!! " kepada mereka , seketika alif datang dengan nafas ngos - ngosan berteriak " za kamu gx papakan " dengan cemas .
" owh ada kamu temen sebangku , biarin mereka berdu'a bermesraan kamu gendong aku aja coba " goda diki yang masih mual.
alifpun terpaksa menggendong diki setelah 10 menit berlalu , aru nampak kelelahan menggendong reza keringgatnya bercucuran di wajahnya membuat reza tak tega meminta di turunkan dan luka di kaki reza belum di tutup masih terbuka membuat kepala reza merasa pusing karena kekurangan darah . sementara itu aru terjatuh karena sudah tak kuat menggendongnya , alif yang melihatnya berlari menjatuhkan diki , tak memperdulikan diki yang mengeluh menghampiri reza yang sudah pucat pasi .
saat alif akan mengambil hp reza tiba - tiba hpnya berbunyi dan kak teja yang memanggilnya .
15 menit kemudian kak teja datang membawa mobil ke tempat yang di suruh alif menemukan mereka dengan seorang perempuan yang sedang duduk di lendotin oleh reza , ada diki dan alif di sampingnnya. saat teja turun menghampiri mereka melihat kondisi adeknya yang lemas dan pucat pasi langsung mencari dimana lukanya dan langsung membalutnya dengan seragam sekolahnya langsung menggendongnya karena sangat cemas berucap " kalian pulang sendiri sajanya bisakan ??? , aku mau ke rumah sakit dulu " pergi meninggalkan mereka bertiga yang belum sempat ngomong .
#di tunggu saran dan kritiknya yah...😘😗😉