Time Flower

Time Flower
amarah 4



Pak indra yang baru sampai di ruang guru berteriak " bu...bar udah bel.., kenapa gx masuk ke kelas malah kumpul disini ( dengan kesal ) dan kamu yang tadi pingsan kan ( yang ketus ), kenapa ada di sini apa kakimu baik - baik saja??, " reza yang mendengarnya berubah cengengesan menutupi emosinya .


" Pak !! , dia mau nuntut saya pak !! " keluh dimas ke pak indra .


"Bagaimana mungkin dia nuntut kamu !! ( dengan lantang ) orang dia ini abis pingsan ( yang tak percaya ), tapi matanya gx merem bikin jantungan aja !! ( wajahnya berubah tersenyum lega ) , syukurlah masih hidup kalau mati kan brabe baru sehari baru pindah , langsung buat masalah jadi ingat sama alumni 2 tahun lalu, dia itu kelas tiga tapi adiknya kesini pake speaker sekolah buat bilang ningsih...bla..bla..bla" keluh pak indra .


Diki yang mengingatnya tertawa sedangkan reza tersenyum tipis , aru yang keceplosan berucap " itu diki pak !!, " membuat seluruh orang yang berada di sana terdiam menatap diki dan diki hanya tersenyum canggung .


Dengan terbata - bata pak indra bertanya " maksudmu diki yang itu ? ( sambil menunjuk kearah diki ), " aru dengan polosnya mengangguk sambil menutup mulutnya .


" Kamu..., kamu...!!, ( menunjuk kearah aru dengan kesal ) , juga ikut pak !!, " bela diki .


" Seingat bapak orangnya itu.., cuman 2 . Laki - laki semua gx da perempuannya ??," sanggah pak indra .


Dimas yang mendengarnya pun tertawa mengeluh " hahahaha.., ternyata kalian luar biasa..., dimanapun kalian ada, selalu bikin ulah..., makannya pak !!, pisahkan aja mereka..., jangan biarin mereka ber-empat berkumpul pak!!, Bu..!!, " .


" Bunga kamu beneran ikutan ??, " tanya paras yang penasaran .


" Dia gak ikut kok !!, ( raut wajah paras berubah bahagia ) cuman dia juga ada di sana , dia di atas tembok belakang sekolah , saat kita berdua berlari pulang ( membuat raut wajah paras berubah cemberut ) ". sanggah reza .


" Bunga kamu bisa manjat tembok ??, " tanya paras yang tak percaya tapi aru hanya tersenyum canggung tak menjawabnya .


" Jadi diki kamu adiknya teja ?? " tanya pak Wakasek penasaran .


" Bukan.., pak..!!, " sanggah diki cengengesan .


" Terus siapa dong ?? " tanya pak rian yang ikut penasaran, karena kejadian itu ulangan agamanya jadi terganggu , membuat beberapa guru menjadi kesal karena mengganggu waktu belajar disekolah termasuk Wakasek yang di marahin oleh pak kepala sekolah .


Reza yang mendengarnya raut wajahnya berubah memerah ,( dalam hati Reza " kalau bukan dia yang menggunakan speaker sekolah melainkan Diki " ) .


" Han chen ye.., pak adik dari kak teja !!, " jawab diki lantang.


" hehehe.., iya pak..,( dengan tertawa terpaksa ) aku adiknya teja tapi.., bukan aku..., pak !!, yang menggunakan speaker , itu diki pak !! " sanggah reza .


" Enak aja..., kamu nyalahin aku za...., orang yang ngajak bolos kan , itu kamu... , bener kan aru ?? " bela diki .


" Iyah..., aku yang ngajak tapi kan.., aku gx nyuruh kamu pake speaker sekolah !!," sanggah reza .


" Ya biar cepat lah..., nyari si ningsih itu..., aku kira gak jadi makanya aku keluar lagi dari ruangan itu . Eh .., ternyata bikin hebohnya hahaha..!!, " ucap diki dengan tertawa lebar untuk menutupi rasa canggungnya .


Tiba - tiba ahmad nyeletuk " makanya reza di usir oleh kakaknya ke china gara - gara ini..., kalau aku punya ade kayak gitu juga bakalan malulah..," .


Semua guru yang mendengarnya menjadi geram dan ingin menghukum diki dan reza .


" Diki dan chen chen kesini yang lainnya bubar " perintah Wakasek .


" Enak aja duduk ...!!!, kamu ikut aja sama bapak kita jalan - jalan ke ruangannya kepsek !! " ajak pak Wakasek ke reza dan diki .


Diki mengeluh " mengapa hanya kita berdua...,bukannya bertiga ya.., pak ??, " dengan kesal .


" kalian bertiga..., yang bikin ulah ??," tanya aminah dan ahmad yang penasaran ke Diki . Sementara paras masih berusaha menahan amarahnya dengan menggenggam erat tangan aru.


" Udah.., jangan banyak bicara cukup kalian berdua saja , ayo ikut !! " perintah Wakasek .


Aru dan paras pun meninggalkan ruangan guru yang di hadang oleh diki, diki yang kesal pun menyindir aru dengan berucap " enak aja pergi ?... , kayak ayam yang tak punya dosa !!, " membuat paras marah dan kesal .


" Kamu itu memang salah !!!, malah nyalahin orang !!, " yang berusaha membela aru .


" Ya..., kalau pacarmu ini gak bongkar rahasia , ya kita bakalan tetep aman ( dengan ketus ) !!, selama gx ada yang tahu.., ( dengan nada yang penuh penekanan ) " keluh diki .


" Kan pacarnya paras!!!.., ( dengan hati - hati melirik ke diki ) kan temanmu dik ??," sanggah aminah santai .


" Mau ku kasih tahu sebuah rahasia kalau....,( dengan berbisik tajam ) teman perempuanku itu... !!," yang mendapat lirikan tajam dari reza dengan mengerak - gerakan kepalanya ke kiri dan ke kanan , sementara wajah aru telah berubah warna dan menjadi gugup . Sementara ahmad , aminah dan paras melirik tajam ke diki dengan rasa penasaran .


Saat reza dan pak wakasek lewat Diki pun mengikutinya, meninggalkan mereka semua .


dengan nada menggoda diki berucap " seharusnya kamu tahukan siapa temen itu !!!, " sambil melirik tajam dengan seyum manisnya .


" Diam kamu dik !!! , rahasia itu lebih baik di tutupin sehingga tak meninggalkan jejak, " saran reza .


" Jadi kamu juga akan nutupin semua rahasia , kalau kamu saat tinggal dengan ayahmu ??.., " tantang diki .


Dengan tertawa kecil reza berucap " hahahaha...., aku tak punya rahasia ..," dengan santai .


Tiba - tiba diki berteriak berucap " apakah kamu bodoh ??, ( dengan lantang ), aku memang tak bisa bahasa mandarin !!, tapi aku bisa bisa bahasa inggris , apa kamu lupa itu !! ," dengan penuh amarah .


Dengan santai reza menjawab " iyah aku tahu itu.., " tak takut diki marah , sementara pak Wakasek merasa kesal tak di hargai oleh mereka ingin berucap baru mau membuka mulutnya , diki terlebih dulu menyela dengan penuh amarah berucap " kenapa ayahmu bilang kamu pingsan setelah berlari,( dengan mata memerah menahan kesal ) kamu sakitkan....!! , alif ke china juga gara - gara ini kan ( dengan perasaan sedih dan kecewa) jawab dong jangan diam aja !!, ( diki pun kembali menaikkan suaranya ) sama seperti dulu saat aru menyatakan cinta ke kamu..,( dengan menghembuskan nafasnya sambil menunjuk - nunjuk di badan reza ) kamu dengan bodohnya diam aja , padahal kamu juga suka kan sama dia??, ( raut wajah reza berubah saat mendengar ucapan diki karena terkejut ) , kamu mau tahu kenapa aku tahu karena aku berada diluar kelas dengan alm alif , apa susahnya.., kalau kamu menjawab ya.., kalau udah di jawab kan udah selesai !!, ".


Dengan sedih perlahan air matanya jatuh berucap " aku harus bilang apa..?? , karena semua ucapanmu itu benar (, dengan lirih ) baik alif atau aru itu semua salahku !!, apa kamu puas !!, " yang menyalahkan dirinya sendiri .


Wakasek yang mendengarkan , merasa sedih dan iba untuk mereka berdua .


" Apa kamu menyesal mengenalku dik ?? " tanya reza dengan lirih .


" apa aku..., terlihat menyesal !!, " jawab diki dengan kesal .


#makasih buat semuanya yang telah mendukung dan menyukai karyaku ..😁😁😁