
" Kamu.., gak sedang akting kan ??, " sindir dimas .
" Apa aku terlihat seperti sedang akting ??, " jawab aru kesal .
Dalam mimpi reza
Reza melihat dua anak kecil ( reza dan alif kecil ) sedang bertengkar lalu datang lagi seorang anak kecil ( aru kecil yang nampak seperti anak laki - laki ) yang sedang makan es krim... , berjalan mendekati mereka dengan menatap tajam, mereka yang berjongkok dengan bodohnya , berucap " jangan nangis.., makan es krim bareng aja yuk !!!!," bujuk aru kecil, yang membuat dua anak itu terdiam, lalu di masukan es krimnya ke mulut mereka secara bergantian.... ( pertengkaran merekapun berhenti dan berubah rebutan eskrim )
( Reza yang melihatnya dari jauh perlahan - lahan menangis )
Si kecil aru kesal karena es krimnya habis menjadi menangis .
Reza kecil yang tak bisa berbahasa indonesia merasa bingung, malah ikutan nangis dengan kencang sementara itu alif kecil tak menggubrisnya berjalan pergi meninggalnya tanpa rasa bersalah .
Aru kecil berhenti menangis setelah alif kecil pergi berucap " kenapa kamu ikutan nangis ??, " ke reza kecil .
mendengar ucapan aru kecil reza kecil berhenti menangis, menatapnya Reza pun membalasnya dengan nyengir tampang bodohnya yang penuh ingus dan air mata.
Di uks
Ahmad yang menatap reza dengan antusias yang masih dalam keadaan yang sama .
Pak indra masuk..., dengan nafas terengga - engga, berteriak " sudah sadar belum...!!, sudah sadar belum...!!!, " sebelum pak indra menyelesaikan ucapannya , pak indra melihat keadaaan sekitar saat matanya melihat ke arah reza, membuatnya shock terhuyung lemas hampir terjatuh memegang kepalanya...., pak Indra mengeluh " haduh..., apa dia mati !! kalau mati bagaimana ..!! , baru pindah langsung mati..., nanti jadi berita - berita di tv !!" dengan lantang yang mendapatkan tatapan tajam dari paras dan ahmad .
Mimpi reza telah berganti
Ruang osis
Reza , diki dan aru nampak tengah asyik mengintip alif , yang sedang menggantikan reza untuk menghadiri rapat osis dari balik jendela , yang tengah asyik berdebat .
Aru bergumam " kenapa kamu ikut sih.., terus kenapa bawa tongkat segala !! " dengan nada kesal .
" Kalian ngomongin akunya..., ( dengan kesal ) gara - gara siapa aku jadi seperti ini ??, " keluh reza ke mereka berdua, Aru dan diki melirik Reza sejenak lalu kembali mengalihkan matanya, karena malas mendengar ucapan reza .
"Kalian diam..., ok..!!! aku pergi aja deh....," teriak reza kesal mengangkat tongkatnya bersiap untuk berjalan pergi tapi kemudian di tarik oleh diki, membuat reza kehilangan keseimbangan jatuh ke pangkuannya diki, spontan aru tertawa terbahak - bahak " hahahaha hahaha" dengan lantang , yang membuat dimas ( ketua osis ) menghampiri mereka berucap " kalian sedang apa ( sambil menengok ke bawah ,begitu melihat reza yang berada dalam pangkuan diki yang terduduk membuatnya ikut tertawa ) ha hahahaha " yang sukses membuat seluruh anggota yang ikut rapat mendekat melihat apa yang sedang terjadi lalu ikut tertawa bersama . Membuat diki malu menutupinya dengan tersenyum canggung , alif hanya bisa menepuk jidatnya sambil menghela nafas panjang dan reza nampak memerah mencoba menutupinya dengan tersenyum canggungnya tanpa sadar air matanya terjatuh membuat yang lainnya terkejut melihatnya .
Di lorong kelas
Diki yang sedang menarik andri membuatnya menjadi bahan sorotan .
Andri yang kesal, di tarik seperti itu berteriak " Kiki..!!, kamu tuh malu - malu'in tahu...?? , ( dengan emosional ) terus aku kesini buat ngajak kamu pindah jurusan !!! , bukannya dulu kamu ingin masuk jurusan otomotif kenapa kamu gaj jadi sih ??, aku yang bodoh aja masuk , apa lagi kamu yang pinter juga bakalan bisa ngikutin pelajaran meskipun telat juga....," ke diki yang sukses membuatnya melepaskan bajunya andri .
"Aku...!!, gx akan pindah.., karena aku memang ingin sekolah di sini...., aku bukan anak yang pintar dan aku tidak ingin jadi pintar ( dengan nada penuh penekanan ) apalah kamu ngerti itu m...!!" terang diki penuh amarah .
" Terus kenapa dulu kamu beli buku otomotif , ngajak aku ke smk , terus kenapa kamu memenangkan lomba cerdas cermat di sekolah , bahkan sampai tingkat kabupaten juga kamu menang, apa namanya kalau kamu gak pintar dik ??, " terang andri yang membuat mika ternganga mendengar diki itu pandai ternyata .
" Kalau aku pintar aku gak bakalan sekelas dengan aru , kalau aku ke smk aku gx bakalan ketemu sama reza , aku juga gak bisa mengawasi paras , terus aku mau melakukan hal - hal yang ingin dilakukan oleh alif , aku akan melakukan semuanya termasuk juga impiannya ( dengan emosional ) . apakah kamu mengerti itu m...???, " terang diki yang keceplosan .
" Kamu gilanya....!!, alif meninggal itu bukan gara - gara kamu !!!!,( dengan perasaan kecewa ) , dia mati itu karena kecelakaan ki.... ( yang sedih ) , sadarlah ki... , kamu gx akan bisa membangkitkan alif meski kamu balik ke masa lalu, juga gx akan bisa...!!, karena itu semua hanya ada di drama ...!!, orang yang telah mati bisa bangkit kembali.., ( dengan penuh penekanan yang berusaha menyakinkan diki ) walau kamu melakukan hal - hal yang seperti dulu juga , dia gak bakalan bisa..., ( dengan menunjukkan tangannya ke atas ) sadarlah kenyataan.... !!!!, ini bukan drama atau anime ki..!!!! , yang bisa kamu ubah sesuka hati " keluh andri dengan kesal .
"Kamu bilang aku gila....!!, ( dengan suara terisak sedih mata melotot ) kamu gak tahu bagaimana rasanya merindukan seseorang karena..., ( sambil menangis ) kamu... gx pernah tahu rasanya di tinggalin...!!, hiks..hiks..hiks..., pernahkan kamu berpikir seandainya..., ( dengan suara bergetar ) seandainya saja keluarga aku gak miskin..,( dengan sedih ) dan ibuku gx jadi tkw..., mungkin saja..., ( suara yang serak dengan menahan amarahnya ) ibu dan bapakku mungkin..., masih bersama ( dengan senyum tipis penuh harapan ) , seandainya aku gak ninggalin alif mungkin...,( dengan suara serak yang terbata - bata ) dia gx akan...,hiks..hiks...," jawab diki yang menumpahkan segala emosi-nya .
" Ada aku..., ki...!!, ( dengan tersenyum pahit yang ikut merasakan kesedihan diki ) " bujuk andri yang berjalan mendekati diki dan ingin memeluknya untuk menenangkannya tapi sungguh beruntung andri , saat andri akan memeluk diki ternyata yang di peluk mika , karena mika berlari menuju ketenggah - tengah di antara andri dan diki .
Andri terkejut yang di depannya bukan diki melainkan mika langsung mendorongnya berteriak " kita bukan muhrim !!, " sontak membuat mika tertawa terbahak - bahak " hahahaha...., kalau aku sama kamu bukan muhrim, terus siapa yang boleh peluk kamu...,( dengan nada mengejek dan tersenyum sinis ) kamu suka sama Diki ya?? " tanya mika dengan polos .
Mendengar ucapan mika, sukses mengubah mood diki menjadi lebih bersinar , tangis nya berubah menjadi tawa , diki nyeletuk " hahahaha.., dia itu udah punya pacar.., udah jangan nyebarin gosip...., masuk ke kelas aja sana!!!," usir diki dengan tegas ke mika .
" diki sayang.., ( dengan suara manja mengedipkan matanya berusaha menggoda ) biar aku aku bisa nemenin dan menghiburmu.....!!!! , bukankah lebih baek kamu pindah aja ( dengan suara manja ) ???, " bujuk andri ke diki .
#makasih udah mampir ku tunggu komentarnya yah...😊😊