Time Flower

Time Flower
alif



Aminah yang mendengarnya hanya bisa tertawa " hahahaha..., kalau diki beneran pintar.., aku bakalan nembak dia di lapangan dengan lantang.., " sindirnya ke diki .


" Ok..., aku setuju..!!, nanti jangan lupa kirimin videonya ya ??, " goda andri dengan pedenya .


" kok kamu sih yang setuju...., m.... , kan aku ya belum jawab ," keluh diki marah .


" Aku tahu kamu juga mau kan, jadi pacarnya nih cewek , Hem...,hem..., Hem..., lagi pula kalian bertiga kan banyak yang naksir . Jadi kalau nambah satu orang lagi gx papa dong ,hahaha...," goda andri .


" Owh.., jadi banyak yang naksir ma dia.., " ejek aminah dengan nada sombong .


" Ya doang...!!!, ( dengan nada bahagia ) pertama diki itu pintar.... , gx banyak ngomong...., tukang tidur dan yang paling penting dia itu kaya ,hahahaha..., " ungkap andri dengan pede.


" Hei... m... , kamu ngomong apa ??..,, ngelindurnya pergi sana dodol !!!, "teriak diki dengan marah .


"Hahaha..., kamu bilang diki itu pintar...!!! , dia itu tiap ujian di remedial , nilainya tidak lebih dari 6, terus diki bukan hanya tidur, tapi tiap hari dia liat bokep, gimana dia bisa pintar ??, terus dia suka buat gaduh di kelas.., " ejek aminah .


" Wah... , kamu jahat..., bongkar rahasia diki, di depan semua orang. Hancur sudah reputasi sahabatku hiks hiks ( dengan lebay ) !!! " jawab andri yang berpura - pura sedih .


Bukannya marah, diki malah menarik pergi andri , dengan menarik jaketnya sambil berucap " jangan dengerin omongan ember kosong ini... , lagi pula.., kalian gak kenal kan , sama ini orang . Jadi anggap aja liat penampakan hantu !! ," dengan dingin .


" Hei...!! , aku gak salah lihat kan, mereka itu saling kenal, terus dia manggilnya bukan diki melainkan Kiki, ada cerita apa ini..?? ,siapa alif sebenarnya ?? , apakah dia pacar diki lalu meninggal ," keluh mika sendiri lalu pergi meninggalkan kelas untuk mengejar diki .


Aminah mendengar keluhan mika membuatnya juga berfikir keras , dalam pikiran aminah sambil mengerutkan keningnya " kalau mereka ( diki dan andri ) dekat dan si cece ini atau ayu dia cemburu sama alif terus .... ".


Lalu teman - teman Aminah menghampirinya , siti yang kepo melihat raut wajah aminah yang ternganga, membuatnya bertanya dengan santai " kamu ngapain am ??," sambil menatap wajah aminah tepat di depan wajahnya, membuat aminah terkejut karena hampir menciumnya .


Di koridor ruang guru .


" Bentar kamu....!!!, sepertinya..., aku kenal... ( dengan berfikir keras ) owh ya..., kamu temennya cowok yang di tembak di lapangan kan ??" ucap bu ina lantang .


Dengan lesu aru menjawab " iyah... , sekarang orangnya pingsan bu..... , ( dengan suara sedih dengan raut wajah yang kebingungan ) ada di uks orangnya tapi di uks ya gak ada guru bu.., makanya saya kesini buat nyari guru yang bertanggung jawab, untuk mengantarnya ke rumah sakit . Apa ibu mau jadi guru yang mengantar ke rumah sakit ?, " dengan tatapan penuh harap .


" Ibu mau nganter,( dengan gugup ) tapi ibu guru magang...., ( yang kebingungan ) baru sehari...., ( dengan raut wajah yang sedih ) jadi ibu gak tahu prosedurnya.., " terang bu inah lemah .


Mendengar jawaban bu inah membuat aru kecewa berucap " owh... ,guru magang ya... , udah bu.., ( dengan nada penuh kekecewaan ) aku pergi mau nyari guru bener !!!... ,( dengan raut wajah kesal dan emosional ) , biar bisa bantuin temen aku, kalau disini kelamaan takutnya..., bisa berabe nih !!," dengan kasar ke bu inah .


" Kok kamu bilangnya gitu...??," tantang bu inah yang ikutan kesal dengan ucapan aru .


Dengan perasaan yang kebingungan dan gugup bu inah ( dlm hati bu inah " ku bantu atau tidaknya tapi kalau tidak , aku gx pantas jadi guru tapi kalau di bantu , nanti guru pembimbingnya gimana ) , bu inah pun mengambil mengejar aru yang sudah masuk dan berucap dengan lantang " assalamuaikum bu.... ( air matanya jatuh ) tolongin temen saya bu hiks...hiks..hiks.. dia pingsan dan belum bangun - bangun , bagaimana ini bu..., hiks..., hiks..., hiks..., kalau dia meninggal bagaimana bu...???, " dengan menangis tersedu - sedu membuat siswa dan seluruh guru yang sedang makan , duduk , ngobrol dan siap - siap untuk mengajar di kelas menjadi ternganga dan membeku . suasana di ruang guru jadi senyap , kebetulan ada pak indra di sana melihat muridnya menangis tersedu - sedu berjalan mendekatinya ...


Pak rian berucap " memang siapa yang pingsan sampai meninggal ????, " dengan lantang yang mendapatkan tatapan seluruh ruangan .


" Temanku pak ...!!! , ( dengan gugup dan tergesa - gesa ngomongnya ) tadi dia pingsan di lapangan setelah lari lalu sudah sadar kurang lebih 20 menitan, dia balik lagi di gendong sama orang laen , saat itu matanya masih terbuka, saat di panggil - panggil dia diam aja bukankah, itu yang namanya pingsan lalu mau matinya pak ?? " dengan lantang yang penuh emosional .


Mendengar itu pak indra langsung bergegas berlari berucap " ada di mana ...?? " ke aru .


" UKS pak !!, " celetuk aru yang nampak berubah raut wajahnya menjadi lebih segar sedikit, pamit ke guru - guru yang ada di ruang guru .


aru yang melihat bu inah berucap" bu... balikin hp aku ??? " dengan ketus .


" Bukankah ibu bilang iya ,tapi ibu bilang ke guru pembimbing ibu, dulu lalu nganter ke rumah sakit, tapi kamu udah pergi , terus kenapa kamu ada di sini ...??,( dengan raut wajah yang kesal ) " terang bu inah ke aru yang tak menggubrisnya malah mengulurkan tangannya meminta hpnya .


" Udah jangan berisik !!!, ( dengan ketus) cepat balikin hp aku bu....!!!, " sanggah aru kasar .


" Kok kamu ngomongnya gitu....!!," ucap bu inah kecewa .


" YA.., aku gini karena mau cepet - cepet telephone ibunya...., ( yang emosional ) , karena ibunya gak ada di sini, apa ibu gak ngerti itu...!!," bela aru dengan ketus .


" Kalau kamu minta baik - baik juga bisa kan..." terang bu eny .


"Gak ada waktu.., buat bersikap baik di saat genting seperti ini bu....!!," sanggah aru dengan ketus .


" Bukannya kamu nangis - nangis minta di tolongin, tapi udah di tolongin malah seperti kacang lupa sama kulitnya...!!," ungkap Bu inah yang marah .


Aru yang shock mendengar ucapan bu inah hanya terdiam membisu tak dapat berkata - kata karena membeku.


" Hei...!!, kok kamu diem sih....!!," teriak dimas yang ikutan kesal .


Aru yang bingung berucap " aku harus bilang apa ?...., ( dengan tak berekspresi ) apakah aku harus minta maaf......, ( dengan suara bergetar sambil menangis ) hiks...,hiks...., aku hanya takut dia meninggal seperti temanku...,( dengan nafas dan tubuhnya bergetar ) kamu tahu tidak..., ( dengan suara tak bertenaga ) aku sudah berlari dengan sangat kencang ( tatapan aru kosong menerawang jauh ), buat bertemu dia.... , kalau saja dia...., hiks..,hiks..., ( perlahan air matanya jatuh ) mungkin saja masih hidup..., dan bermain masih bersama kami..... , sekarang dia sudah....., hiks...,hiks...,hiks... ( semua orang yang mendengarnya tertegun dan simpati melihat aru ) aku udah berusaha datang secepat mungkin untuk ke rumah sakit.., ( dengan tersenyum miris) tapi apa...., ( dengan mata melotot yang penuh kecewa) aku bahkan gx sempat berbicara dengannya....., ( dengan lantang ) , apa aku salah..!!, kalau aku takut itu terjadi lagi....!!, ( yang nampak frustasi ) , apa aku salah menjadi seperti ini...!!, hiks...,hiks...,hiks....,hiks...," terang aru meluapkan emosinya .


*makasih udah mampir dan love you😚😚*