
Melihat diki Aru menjadi kesal, tak lama kemudian aru berhenti menangis dan berucap " terima kasih..., paras...., diki !!" dengan tersenyum indah meski wajahnya penuh dengan air mata kepada paras dan diki , paras yang melihatnya menjadi semakin terpesona sampai ternganga melihat ya membuatnya tersadar betapa cantiknya aru meski sedang menangis dia tetap cantik . diki yang melihat paras seperti orang jatuh cinta , membuatnya memasang badan di depan aru berucap " kamu ngeliatin apa ha...???? " dengan ketus .
Bukannya takut , paras malah nyeletuk " aku sedang melihat bidadari , kamu itu bodoh banget udah sia - sia'in bidadari itu " yang tersenyum tanpa berkedip kepada diki karena saking terpesonanya .
Diki yang males ngeladenin paras menarik aru untuk berjalan ke kelas ( aru menggoyangkan tangannya untuk dadah ke paras yang masih bengong dengan senyum manisnya ) , Diki pun masih menarik aru ke kelas dengan kuat melewati koridor kelas tanpa memedulikan aru yang akan jatuh merasa kesal .
Lama - kelamaan diki sadar kalau genggamannya terlalu kuat kepada aru, tiba - tiba berhenti berlari . Membuat aru hampir terjatuh untung ada diki yang masih menggenggam tangan aru dengan kuat dan erat menggendongnya ( ala princes ) berucap " maafkan aku yang seperti ini jadi merepotkan mu ru !!!" ( dengan raut wajah yang sendu ) aru yang melihatnya mendadak membisu merasakan kesedihan diki . membuat aru melamun mengingat kejadian dulu pertama kali bertemu .
flashback
8 agustus 2013 jam 07.30 di kelas 2b
Bu sri masuk ke kelas dan memeriksa daftar kehadiran tertulis satu orang yang selalu gak hadir , mulai dari hari senin sampai sabtu adalah diki yang gak masuk tanpa keterangan " km kamu tahu kenapa diki gak masuk ke kelas apakah sakit atau molos ? " tanya bu sri ke reza ( suasana berubah menjadi tegang )
Dengan santai reza menjawab " gak tahu bu !!!! " dengan lantang .
" Bukankah kamu yang mau jadi km-nya tapi kenapa kamu gak bertanggung jawab !!" amuk bu sri ( yang kesal ) .
"Aku memang ingin menjadi km bu...., tapi masalahnya aku gak tahu diki yang mana bu !!!" sanggah reza yang masih belum hafal nama - nama teman sekelasnya membuat suasana kelas menjadi hening .
"Apa di antara semua murid yang ada , siapa yang kenal diki , tetangganya mungkin atau yang pernah sekelas bareng diki ada gak ??? " tanya bu sri yang menahan kesal .
Mendengar apa yang di ucapkan bu sri membuat semua murid terdiam . meski ada yang tahu juga dia takut kalau buka mulut nanti diki marah suasana bisa nambah ruwet .
"Apakah kalian tahu perilaku seperti ini ,itu gak baik dan seharusnya kalian tinggalin kebiasaan buruk ini .Nantinya kalau kalian besar nanti , masih gak peduli terus acuh - tak acuh terhadap temen sendiri maka akibatnya akan fatal. apa kalian tahu itu !!! " nasehat bu sri yang meninggikan suaranya karena kesal melihat anak didiknya , membuat semuanya membisu karena takut dan merasa bersalah .
Bu sri yang kesal pun meninggalkan kelas membuat semuanya dapat bernafas lega .
Alif berucap " za ayo pergi " ajaknya ke reza .
"Kemana ???? " tanya reza .
"Kita jemput sidiki " jawab alif dengan seyum sumringahnya .
"Gx mau ah , ( tolak reza ) lagi pula kamu gx tahu dia ada dimana ????, kalau nyasar bagaimana apa kamu mau tanggung jawab !! " tantang reza ke alif .
Dengan sedih alif mengeluh " apa salahnya kalau kita mencarinya dulu kalau ketemu ya Alhamdulillah kalau gak ya berarti kita sedang sial ( dengan sedih ) begitu aja kok pusing !!".
"Kalau mencarinya gak salah , tapi kalau gak tahu tempatnya bukannya itu sia - sia . Buang - buang waktu yah..., mending kita belajar aja oke !!" tolak rissa dengan dingin .
"Sudah !!! , kamu jangan bujuk aku lagi !!!" tolak reza dengan tegas .
"Yaudah kalau kamu gx mau sih , aku cari temen yang laen aja , siapa tahu dapet ( dengan sombong )!! " jawab alif ( dalam hati alif kira - kira siapanya yang mau di ajak pergi berfikir dengan keras sampai bola matanya berputar - putar terus sampai melihat kembali ke arah reza ) kembali berucap " ru kamu mau ikutkan !!! ( dengan tersenyum manis ) " bujuk alif ke aru dengan penuh harapan .
"Owh...!!! , yah bener . nomer hp nomer hp hahahaha " ucap alif bahagia .
"Apakah ada yang punya ???? " ucap rissa yang kembali bertanya yang berubah fikiran.
"Aku punya , aku punya !!!! " ucap alif lantang dengan penuh semangat .
"Kalian itu bodoh meski dia punya nomer hpnya lagi pulakan belum tentu di angkat kalau di vond " ejek reza ( yang tak ingin ikut - ikutan dengan rencana bodoh alif ) .
Alif kembali menuju ke bangkunya mengambil hpnya untuk memanggil diki dengan antusias , hpnya berbunyi " pulsa yang anda miliki tak cukup untuk melakukan panggilan ini silahkan isi kembali pulsa anda , pulsa yang anda miliki 150 rupiah " alif pun hanya bisa tertawa membuat yang lainnya curiga .
andri yang penasaran bertanya " jangan - jangan pulsamu habisnya hahahaha " kepada alif . alif yang merasa malu pun hanya bisa tersenyum canggung bertanya " ada yang bawa hp lagi ..??? " dengan canggung membuat yang laen ketawa .
"Hahahaha kalau gak punya pulsa harusnya bilang dong lif !! " goda ayu .
" Bukannya gak punya pulsa tapi kehabisan pulsanya hehehehe " sanggah alif dengan tawa canggungnya .
"Bukankah itu sama aja hahahaha" goda andri dengan bahagia membuat seluruh kelas tertawa membuat alif malu dan berteriak " aru kamu aja yang telephone !!! " kepada aru .
Dengan polosnya aru berucap" aku gak punya hp !!! ". mendengar jawaban dari aru membuat seluruh kelas kembali tertawa sampai terpingkal - pingkal.
Andri yang tak dapat menahan tawanya nyeletuk " emang kamu hidup di era 90-an jadi gak punya hp????" .
"Apa salahnya gak punya hp , dari pada punya hp tapi gak ada pulsanya " sanggah aru yang kembali mengundang tawa . Alif yang merasa tersindir merasa marah dan kesal berteriak " za pinjam hpmu !!!"
"Aku gx bawa hp " sanggah reza .
"Orang tadi pagi aku liat kamu pegang - pegang hp dan kemaren baru ngisi pulsa di alfa 100rb terus jangan bilang pulsanya habis ya..??" mendengar ucapan Alif ,membuat seluruh kelas terkejut dengan ucapan alif .
Karena reza sedang malas berdebat , Reza berucap " kamu nya kesini aja lah , nelpon Diki nya dari belakang saja jangan dari depan kalau hp ku di sita lagi kan gawat ." yang tak rela hpnya di pinjam .
Alif pun berjalan menuju bangku reza kemudian berucap " mana hpnya ?? " sambil mengulurkan tangannya ke reza . reza tak berucap dan memberikan hpnya begitu saja ke alif .
Saat akan membuka hpnya reza , alif mengeluh "kenapa gak bisa di buka -buka ?? " .
Reza menjawab " kamu bodoh ya..., gak ngerti smartphonenya hehehe " ejeknya ke alif . Alif yang di sindir hanya bisa cengengesan dan balikin hpnya ke reza , lalu reza membuka hpnya menggunakan pola dan mengembalikannya ke alif .
Seluruh kelas menjadi tegang saat alif berusaha menelpon diki dan tersambung ke diki.
# di tunggunya sarannya 😉😘😗😙😚😍