Time Flower

Time Flower
pacar teman



Paras pun menarik tangan reza untuk membantunya berdiri ( paras ) berucap " kamu itu sungguh luar biasa ( dengan tersenyum cengengesan mengingat kejadian di peluk oleh reza ) kalau kamu tahu itu.., kamu pasti gak mau masuk sekolah besok hehehehe !!!, " ejeknya ke reza ( dalam hati paras " seharusnya aku membencinya dan gak suka sama dia , tapi entah kenapa dia begitu menyedihkan . Jadi aku tak bisa membencinya ").


" Owh cuman malu - malu in doang kan.., ( dengan santai ) aku gak meluk atau cium kamu bukan !!!, " keluh reza dengan ketus .


Mendengar kata peluk, membuat paras tersedak " em.. " dan tertegun . Spontan melepaskan genggaman tangan reza , sehingga membuat reza terjatuh .


" Hei yang bener dong !!!!, ( dengan lantang ) , nih kaki rese !!, kenapa kambuh di saat seperti ini..., nyebelin banget..!!, " keluh reza dengan nafas berat .


" Anehnya seharusnya kamu udah bisa berdiri , aku kan udah narik tanganmu dengan kuat !! " terang paras yang bingung .


" Kan tadi kamu lepasin bodoh !!! , makanya aku jatuh..., kamu sama pacarmu sama aja.., sama - sama bodohnya !!!, " keluh reza yang mencoba berdiri tapi tak bisa, ( karena kembali merasa sakit di bagian kaki sehingga resa tak bisa menggerakkannya ) dan terjatuh lagi .


" Kalau gak bisa bilang !!!, aku kan bisa bantuin kamu...., sahabat pacarku "( dengan senyum yang di paksakan )" yang berjongkok memeluk reza dengan erat kemudian merangkulnya .


Lama - kelamaan tatapan reza menjadi kosong meski matanya terbuka dia diam membisu tak berkomentar sedikitpun.


" Hei..!!!, kenapa kamu diam aja za....., yang sakit apanya...??, wajahmu kenapa jadi begini ??.., apa perlu ke rumah sakit ??, " tanya paras yang bingung dan khawatir melihat wajah reza penuh keringat begitu pula dengan tubuhnya .


Paras menjadi panik setelah melihat reza yang seperti itu , mengubah rangkulannya menjadi menggendongnya langsung berlari ke uks meski tak kuat .


Sesampainya di uks paras melihat ahmad dan aru yang .


Dengan perasaan khawatir paras berucap " ru...., ( dengan wajah sayu hampir menangis ) reza kenapa kamu seperti ini ??? " dengan tangan dan suara yang bergetar .


Mendengar ucapan paras membuat aru tersadar dari lamunannya , sontak berteriak " memangnya kenapa ??? " dengan wajah tegang yang ikut khawatir berjalan mendekati paras .


Begitu melihat keadaan reza seperti itu , aru jatuh tersungkur ke bawah, karena shock ( dalam hati aru " kenapa bisa begini " ( tertegun ) melihat reza ) maaf ... , maaf ...., maaf .. , kami tak tahu kalau kamu seperti ini..., dengan mudahnya kami membencimu hu...wa...hiks...hiks. ." keluh aru dengan lantang ke reza yang tak mendengarnya meski masih sadar juga dan paras juga ikutan menangis melihat aru nangis .


"Kenapa kalian berdua menangis !! ( dengan keras ) , cepat panggil guru ru.., kamu paras cepat taro reza di atas kasur , kasihan kamu bawanya beratkan ??, " perintah ahmad dengan cepat .


"Bukankah lebih cepat, kalau ke rumah sakit !! " teriak paras dengan marah .


"Kalau dia mati bagaimana ??, " keluh paras yang ketakutan sambil menangis dengan tubuh yang bergetar hebat .


" tenang - tenang reza gak bakalan mati !!, " bujuk ahmad untuk menenangkan paras yang ketakutan .


" bagaimana aku tak takut !!!! hiks...( dengan penuh amarah ) dia ...,dia....,dia..., seperti ini hiks..hiks..." sanggah paras lantang menambah khawatir .


" Dulu kamu satu smp dengannya kan ??? " tanya ahmad spontan .


" Aku baru kenal dia sekarang !!!, " jawab paras dengan yang ketakutan .


" Hei kenapa kamu takut.., dia gak bakalan mati..., secepat ini !!! " sanggah ahmad .


di lorong kelas ...


Aru sibuk mengetik di di hpnya dengan berlari kecil karena khawatir takut sms ya tak di lihat diki , jadi aru menelpon diki sepanjang perjalanan ke ruang guru ....


saat di depan ruang guru teleponnya di angkat .


mendengar suara cewek sontak membuat aru kesal menggerutu " si bodoh tuh sedang ngapain.., sampai kamu yang ngangkat ha.....ha...!!!!!, " aminah terkejut mendengar omelan aru .


" kamu bunga aruika kan ??? " tanya aminah penasaran .


" ya..., ini aku..., aru.... , emang kenapa ??? , masalah...., ( dengan ketus ) gebetanmu mana !!!, suruh ngomong sama aku , aku gak butuh sama kamu, jadi balikin hpnya gih ke yang punya , ok !!! " omel aru dari balik telephone .


di kelas 2 ipa 3


" Hei...!! dik , apa ini bunga yang kita kenal " teriak aminah dengan lantang yang bisa di dengar oleh seluruh kelas sementara itu diki tak menjawab memilih untuk tidur di dalam kelas .


" Kamu kok marah - marah sama aku...!!, ( dengan kesal ) gi pula siapa juga yang mau jadi gebetannya diki.., tuh sorry.... ya...!!, gak level..!!!, " ucap aminah dengan sombong di balik telephone.


" Jadi kamu siapa ???, " tanya aru ketus di balik telephone .


" Ini aku aminah.., " terang aminah yang kesal di balik telephone .


" Kamu denger baik - baiknya am... , lebih baik kamu loudspeaker telephone....!!!, " terang aru di balik telephone .


" ya...," jawab aminah malas dari balik telephone .


"Udah belum ???," teriak aru di balik telephone yang sukses menarik perhatian seluruh kelas .


"Wah ini orang berani bener.., telephone teriak - teriak !!! " omel siti yang di dengar aru juga .


Mendengar suara siti aru berteriak menumpahkan semuanya " Diki....!!! , cepat bangun bego !!,( seluruh kelas shock mendengar aru memaki orang ) kamu pikir lagi tamasya apa ha...???, ( dengan kesal ) , enak aja kamu tiduran dikelas sementara Jaja pingsan di uks !!!, ambilkan tasnya...., sana !!, kalau gak nanti ku bongkar kalau kamu suka sama.....??, " ancamnya dari balik telephone siap bongkar rahasia diki .


Diki pun menyela " apa karena kamu dulu , pernah nembak jaja jadi tak tega... !!!," jawab diki di sebrang telephone .


Saat aru akan menjawab , hpnya di ambil oleh guru dan di sita membuat aru menjadi frustasi menggumam " rese tuh guru jatuh aja sono !!! ".


di kelas 2 iapa 3


" ru...ru...ru...ru..., kok diem sih !!! " teriak aminah khawatir dari balik telephone.


" hahahaha..., mungkin dia ketahuan guru kali am..., santai aja am hahahaha " jawab diki yang berpura - pura ketawa untuk menyembunyikan kesedihannya .


Di depan ruang guru


" Anak ini dari kelas mananya ???..., berani sekali nelpon di depan ruang guru...!!! , apakah kamu gak takut di hukum ( dengan mengerak - gerakan kepalanya ) ??? , " keluh bu inah yang lantang dari sebrang telephone yang bisa di dengar oleh aminah dan seluruh kelas dengan cepat aminah mematikan hpnya karena merasa takut .


dengan wajah yang berubah warna aminah menghembuskan nafas beratnya berteriak " siapa Jaja itu ...??? " bertanya ke diki lantang .


" Bukan urusanmu !!!, " jawab diki dengan ketus sambil mengambil tas yang terasa berat kemudian membukanya , membuat seluruh kelas shock dengan perbuatan diki ( dalam pikiran aminah " diki itu gila apa....??, " dengan wajah anehnya ), apa dia gak takut di salahkan kalau - kalau barangnya reza ada yang hilang , melihat di tasnya ada laptop terlintas di benaknya diki untuk membuka laptop reza tapi ada password ya.. , saat baru pertama mencoba menggunakan password dengan kode ultah aru ternyata berhasil membuka laptop reza membuat diki tersenyum bahagia berteriak " hei...!!!, mau lihat isi laptop si jaja gak ??? , " di kelas .


#makasih atas komentar n dukungannya 😚😚😚