Time Flower

Time Flower
sedih



Diki yang sedang berjalan melewati orang -orang yang sedang bercerita kalau ada korban tabrak lari . Membuat diki yang mendengarnya mendadak ketakutan nafasnya tak beraturan dan mendapat telephon dari aru yang menangis " dik bagaimana ini ( dengan nada ketakutan sambil menangis ) , alif kecelakaan dan aku tak tahu harus bagaimana hiks.. hiks..." sambil terisak .


Diki pun langsung langsung duduk tersungkur lemas dan perlahan mulai menangis .


Di masa sekarang


Di lorong kelas


Bel istirahat berbunyi , semua murid berlari keluar dari kelas melewati reza yang sedang berjalan ( dengan menggeret kakinya yang muram ) tak merasa sakit , meski sudah di tabrak dari oleh beberapa siswa - siswi yang lewatinya dan tak memperdulikan meski orang tersebut " meminta maaf " reza tetap diam dalam tangisnya ( menangis tanpa bersuara ) membuat orang tersebut kesal dan menariknya berteriak " hei !!!" ( ternyata orang itu adalah reka ) membuat reza menaikkan wajahnya menatapnya dengan tajam .


Reka yang mengenalinya berteriak dengan lantang " reza !!! ,( dengan nada bahagia ) kamu kapan pulang !!" dengan tersennyum sumringahnya dengan mata yang licik .


Reza hanya menatapnya ( dalam hati reza " siapa lagi ??" ) sambil menghembuskan nafasnya karena merasa lelah dan melewati reka begitu saja , reka tak merasa kesal dan terus mengekori reza sambil bertanya " kapan pulang ??? , katanya pindah ke luar negri ??? , kamu beneran km 2b itu kan ??? , pacar rissa kan ??? ,( dengan antusias dan berjalan maju mundur di sekitar reza ) kamu keluar negeri ngapain za ??? , ( melirik dari atas ke bawah ) kakimu kenapa.... jalannya kayak gitu ??? , jangan - jangan kamu di operasinya ??? , ( mendengar pertanyaan operasi membuat reza berhenti sejenak menatap tajam reka kemudian melanjutkan jalannya tanpa menjawab satu pertanyaan pun ) kamu yang suka molos kan bareng alif , diki dan bunga ??? , apakah kamu menyukai bunga ??? , apakah kamu tahu kalau alif sudah meninggal ?? " tanyanya dengan was - was karena takut reza marah .


Reza ingin berteriak membuka mulutnya tiba - tiba tak bertenaga karena kakinya bergetar hebat tak bisa di gerakkan , wajahnya berubah pucat pasi tubuhnya berkeringat dingin , kepalanya pusing tiba -tiba jatuh tersungkur di lorong membuat yang laen menatapnya curiga kalau reka mendorong reza hingga jatuh , reza mencoba berdiri tapi tak bisa jatuh lagi . Paras yang melihatnya langsung menggendongnya membawa pergi sementara reka diam saja melihat paras dan lari ketakutan .


Sepanjang perjalanan ke uks


"Kamu mengenalnya ??? " tanya paras dengan hati - hati .


Reza tak menjawab karena sudah pingsan terlebih dahulu sementara paras yang tak tahu melanjutkan bertanya " kalau bisa jangan deket - deket dengan dia karena dia itu suka ngangguin pacar aku , apa kamu ngerti !!! " dengan ketus sementara itu reza bermimpi ketika rissa menyatakan perasaannya ..


flashback


22 desember 2012


di lorong kelas


Alif dan reza sedang berjalan bersama .


Dengan antusias penuh semangat alif berucap " renang yuk !! " kepada reza yang sedang sms ke kakaknya " minta di jemput " .


Dengan santai reza berucap " gx ah malas !! " dengan senyum kecil menahan tawa .


" Ya...., udah kalau gx mau aku ngajak ahmad aja !! " goda alif .


"Ya..., lif jangan marah dong ( sambil mengedipkan matanya berusaha menggodanya ) sekang aja tah ? , aku telephon kak teja nih " bujuk reza , melihat reza sedang menelpon, alif pun tertawa bahagia " hahaha aku juga mau sms ,kakakku juga ah hehehe ??? " yang penuh kebahagiaan .


Mereka berdua berjalan sambil memainkan hpnya masing, tiba -tiba rissa berdiri di depan mereka dengan wajah yang tampak malu-malu dengan gugup rissa berteriak " aku suka kamu...!, ( dengan lantang ) kamu mau gx jadi pacar aku.....??? ( dengan mata terbinar - binar penuh harapan ) " di hadapan semua orang .


Membuat mereka berdua mengalihkan perhatiannya kearah rissa ( alif bahagia mendengarnya bahkan dia tak bisa menahan senyum kecilnya sementara reza cuek ) semua yang ada di lorong terkejut dan heboh sendiri .


Reza berjalan melewati rissa begitu saja....,


sementara itu alif masih berdiri di hadapan rissa dengan penuh harap .


rissa yang di lewati begitu saja kesal dan berteriak " apa kamu tidak ingin jadi pacarku reza.....??( dengan muka memerah menahan malu) ".


Seketika reza terhenti dan tak percaya apa yang dikatakan rissa kepadanya dengan ternganga reza bilang " Kamu menyukai aku !!bukan alif ?? " sambil menunjukan jari kemukanya dengan geleng-geleng .


" Iyah itu kamu !! " jawab rissa .


Siswa - siswi yang ada di sana heboh berteriak " terima , terima , terima !! " dengan histeris .


Alif sudah berdiri di samping reza berbisik " terima aja kasihan kalau di tolak hehehe !! " tapi reza terdiam tak menjawab , membuat alif kesal mendorong rambut reza dengan pelan . Membuat reza menurunkan wajahnya kemudian mengangkatnya kembali .Karena reflek ingin berteriak tapi tak jadi karena bingung, melihat sekitar yang ramai ( dalam hati reza kalau ku tolak kasihan ) , reza sudah mengangkat mulutnya, tapi langsung di tutup oleh alif yang matanya melirik dengan tajam dengan penuh isarat untuk diam di tempat .


"Ya..., ia mau jadi pacar kamu !! , ( mata reza melebar mendengar ucapan busuk alif dalam hati alif merasa sedih ) tapi reza pemalu jadi dia hanya bisa memanggut saja !!, " bujuk alif dengan senyum canggung .


Dengan pelan aru bernyanyi bergumam " lupakan saja diriku bila itu bisa membuatmu


Kembali bersinar dan berpijar


Seperti dulu kala


Caci maki saja diriku


Bila itu bisa membuatmu


Kembali bersinar dan berpijar


Seperti dulu kala


Dan...bukan maksudku...bukan inginku


Melukaimu sadarkan kau di sini aku pun terluka


Melupakanmu...menemukanmu " yang di dengar oleh reza membuatnya teringat waktu kecil ada anak perempuan yang nyanyi lagu ini sambil makan es krim mulutnya belepotan.


Reza mengejar aru dengan kesal melepaskan tangan alif dengan penuh amarah, berlari bahkan dengan sengaja menabrakkan diri dengan aru supaya dapat berbicara dengan aru .


Tapi sayang , aru tak meladeninya . Berjalan begitu saja meninggalkan reza yang ingin mengeluarkan beberapa kata , lewat bibirnya tapi tak terucap hanya bisa makan angin.


Di masa sekarang


Di lorong kelas


Paras tengah asyik mengobrol sendiri dengan reza yang pingsan bertemu rina di jalan .


"Wah...!! , paras kamu baek banget ( dengan wajah yang kagum ) !! " celetuk rina .


"Kamu gendong siapa nih ? , mau dong.., aku juga mau di gendong sama kma hahaha , " goda yeni .


"Gak tahu nih siapa..., dia tadi duduk tersungkur jadi aku samperin , gak tahunya ada si bejat reka !!, saat aku samperin ke situ rekanya sudah ngilang . Mungkin dia takut sama aku hahaha!! " canda paras .


"Hahaha.., emang kamu hantu..., paras sampai reka kabur ngeliat kamu ?? " canda yeni .


Rina yang penasaran siapa yang di gendong oleh paras , berjalan mendekatinya menarik kepala reza yang terjatuh di pundak paras . membuat paras kesal berteriak " hei..!!, kalau jatuh gimana..!!, " dengan emosi karena takut reza jatuh .


# wo aini